Usai Para Pejabat, Giliran 10 Rekanan Proyek Diperiksa Penyidik KPK di Polresta Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Kantor Lembaga Antirasua KPK
Gedung Kantor Lembaga Antirasua KPK

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melanjutkan proses pemeriksaan terkait kasus dugaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Usai memeriksa para pejabat mulai mantan Sekda hingga para Kepala Desa (Kades) dan Pj Kades, kali ini lembaga antirasuah ini giliran memanggil dan memeriksa 10 pengusaha (rekanan) yang biasa mengerjakan sejumlah proyek di Sidoarjo.

Para rekanan itu, diduga sebagai rekanan Pemkab Sidoarjo yang kerap mendapatkan pekerjaan proyek di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Pemanggilan para pengusaha ini, masih soal dugaan pengembangan kasus dugaan gratifikasi dan pengembangan kasus yang menjerat mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan telah divonis selama tiga tahun penjara dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Sidoarjo.

"Memang hari ini tim penyidik melakukan pemeriksaan sepuluh saksi (rekanan) atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Pemeriksaan dilakukan di Polresta Sidoarjo," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (24/03/2022).

Ali Fikri menyebutkan para saksi dari rekanan yang dipanggil dan diperiksa penyidik KPK di Polresta Sidoarjo itu, diantaranya 1. Jefri Suryono (Direktur PT Bumi Samudera Jedine)

2. Arifin (Wiraswasta dan Direktur PT Nelayan Tenggara)

3. Gagah Eko Wibowo (Komisaris PT Gentayu Cakra Wibowo)

4. Najib Abdurrauf Bahasuan (Direktur Utama Behaestex)

5. Christina Natalia (Pemilik Sae Family Reflexiology)

6. Ibnu Gopur (Wiraswasta dan Rekanan Kontraktor)

7. Imma Noer Fatimah (pemilik PT Noor Semangat)

8. Budi Santoso (swasta dari PT Bumi Samudera Jedine)

9. Harun Abdi Harianto (Manajer Pabrik PT Hexamitra Charcoalindo dan Manajer Keuangan PT Gresik Mustika Timur)

10. Mundjiah (karyawan PT Nelayan Tenggara).

"Sebagian datang hari ini menjalani pemeriksaan dan sebagian ada yang tidak hadir," ungkapnya.

Diketahui kasus dugaan gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap pengadaan proyek infrastruktur (fisik) di Sidoarjo yang sebelumnya menjerat mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan tiga pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Tim penyidik KPK hingga kini belum dapat menyampaikan secara menyeluruh konstruksi perkara dan sejumlah pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus sebelumnya, Saiful Ilah divonis selama tiga tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada 5 Oktober 2020. Dia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan kedua Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas putusan itu, kuasa hukum Saiful Ilah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Dalam putusan banding pada 30 November 2020, majelis hakim mengurangi hukuman Saiful Ilah menjadi dua tahun penjara. Saiful Ilah telah dinyatakan bebas per 7 Januari 2022 lalu. Zos/Hel/Waw

Berita Terbaru

Divonis 10 Tahun Penjara, Mantan Plt Bupati Sidoarjo Hudiyono Beri Perlawanan Hukum Lewat Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Mantan Plt Bupati Sidoarjo Hudiyono Beri Perlawanan Hukum Lewat Banding

Selasa, 04 Agu 2026 19:55 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak akhir persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah Dinas Pendidikan Jawa Timur menuai ketegangan. Mantan Plt Bupati…

Perkuat Literasi Perpajakan, Kanwil DJP Jatim II Gandeng Insan Media Sikapi Isu Terkini Lewat Media Gathering 2026

Perkuat Literasi Perpajakan, Kanwil DJP Jatim II Gandeng Insan Media Sikapi Isu Terkini Lewat Media Gathering 2026

Selasa, 04 Agu 2026 16:29 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 16:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar kegiatan Media Gathering dan Media…

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Si kulit bundar kembali menunjukkan sihirnya sebagai pemersatu. Di bawah hangatnya sorot lampu Lapangan Mini Soccer Ben's Arena,…

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Di tengah derasnya arus disinformasi dan konten provokatif yang beredar di ruang digital, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Kompleks Perguruan…

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembersihan berkala rupanya belum cukup untuk menyudahi persoalan tumpukan sampah di aliran sungai Kecamatan Sukodono.…