<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Republik Jatim</title>
                <atom:link href="https://republikjatim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://republikjatim.com/</link>
                <description>berita sidoarjo up to date</description>
                <lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 16:08:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://republikjatim.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Republik Jatim</title>
                    <link>https://republikjatim.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14194-dampak-ratusan-santri-di-sidoarjo-keracunan-menu-mbg-wabup-mimik-idayana-sidak-sppg-kalitengah-ancam-tutup-permanen</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14194-dampak-ratusan-santri-di-sidoarjo-keracunan-menu-mbg-wabup-mimik-idayana-sidak-sppg-kalitengah-ancam-tutup-permanen</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 16:08:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal menimpa sekitar 600 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal menimpa sekitar 600 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin serta belasan pelajar sekolah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (01/09/2026) mendapatkan perhatian serius. Para korban yang sempat dilarikan ke RSUD Notopuro serta sejumlah rumah sakit swasta lain untuk mendapatkan penanganan tim medis.</p>
<p>​Merespons insiden itu, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Mimik Idayana turun langsung menjenguk para korban di rumah sakit dan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, sebagai pihak penyedia makanan.</p>
<p>​Wabup Mimik menyampaikan permohonan maaf atas musibah itu. Selain itu, dia menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.</p>
<p>​"Kami atas nama Partai Gerindra meminta maaf atas kejadian ini. Kejadian di SPPG Kalitengah harus menjadi evaluasi total bagi seluruh SPPG di Sidoarjo. Harapannya, agar insiden berbahaya seperti ini tidak terulang kembali," ujar Mimik Idayana di lokasi sidak.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0024.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Sebagai tindak lanjut dari temuan di lapangan, langkah tegas disiapkan untuk mengusut tuntas penyebab pencemaran makanan itu. Diantaranya&nbsp;<br />mendorong investigasi BGN. Yakni &nbsp;mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) menindak tegas setiap oknum yang terbukti lalai dalam menjaga kelayakan hidangan. Selain itu juga menyiapkan sanksi dan evaluasi total. Caranya dengan mengaudit seluruh standar operasional prosedur kelayakan sajian di SPPG Kalitengah.</p>
<p>"Dalam kasus seperti ini, kami tidak ada toleransi bagi kelalaian yang mengancam keselamatan anak-anak. Kami mendorong opsi penutupan permanen bagi SPPG Kalitengah kalau insiden serupa kembali terjadi," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0025.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SIDAK - Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menggelar Sidak ke dapur SPPG Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin yang diduga sebagai pemasok menu MBG untuk ratusan santri yang keracunan massa hingga dirawat di beberapa rumah sakit, Rabu (02/09/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14193-gandeng-bri-pemkab-sidoarjo-integrasikan-layanan-digital-sekaligus-dorong-umkm-go-internasional</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14193-gandeng-bri-pemkab-sidoarjo-integrasikan-layanan-digital-sekaligus-dorong-umkm-go-internasional</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 12:26:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - &nbsp;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, Pemkab Sidoarjo bersiap menjalin sinergi strategis dengan PT Bank Rakyat Innovation (Persero) Tbk atau BRI untuk memperluas akses pembayaran digital pajak (retribusi daerah) sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>​Kepastian ini mengemuka saat Bupati Sidoarjo, Subandi menerima kunjungan jajaran pimpinan BRI yang dipimpin Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (01/09/2026).</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0020.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Pertemuan itu, membawa langkah kongkret pengintegrasian sistem digital perbankan ke dalam ranah pelayanan Pemkab Sidoarjo. Diantaranya integrasi pembayaran pajak dan retribusi. Yakni &nbsp;pemanfaatan mobile banking serta jaringan luas BRI untuk memudahkan warga membayar kewajiban daerah dengan cepat, murah dan efisien tanpa perlu mengantre.</p>
<p>"Kami perluasan layanan terpadu hingga desa yakni mengoptimalkan pelayanan satu pintu di 18 kecamatan yang nantinya bakal diperluas hingga ke tingkat desa," ujar Bupati Subandi.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0023.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Selain itu ada pemberdayaan UMKM naik kelas. Bagi Subandi, pendampingan dan pemanfaatan fasilitas perbankan bagi pelaku usaha lokal di Sidoarjo.</p>
<p>"Harapannya, agar mampu menembus pasar nasional hingga ekspor (go internasional)," pintanya.</p>
<p>​Bupati Subandi menyambut positif terobosan yang ditawarkan BRI. Menurutnya, sebagai daerah urban dengan mobilitas warga yang tinggi, Sidoarjo membutuhkan inovasi pelayanan digital yang serba praktis.</p>
<p>​"Prinsipnya kita terbuka untuk siapa saja yang ingin memberikan support terhadap sistem pelayanan pemerintah. Yang paling penting kerja sama ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat PAD Sidoarjo," tegas Subandi.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0022.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Sementara dengan koordinasi intensif antar perangkat daerah teknis dan BRI, integrasi sistem ini diharapkan dapat segera terealisasi.</p>
<p>"Semua ini, demi kemandirian fiskal dan kenyamanan warga Sidoarjo," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0021.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SINERGI - Bupati Sidoarjo Subandi menjalin sinergi strategis dengan PT Bank Rakyat Innovation (Persero) Tbk (BRI) untuk memperluas pembayaran digital pajak (retribusi daerah) dan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat pertemuan di Pendopo Delta Wiba]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Genjot Proyek Mangkrak dan Flyover Gedangan, Bupati Sidoarjo Boyong Pejabat Utama &quot;Ngantor&quot; di Dinas PUBM SDA]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14192-genjot-proyek-mangkrak-dan-flyover-gedangan-bupati-sidoarjo-boyong-pejabat-utama-ngantor-di-dinas-pubm-sda</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14192-genjot-proyek-mangkrak-dan-flyover-gedangan-bupati-sidoarjo-boyong-pejabat-utama-ngantor-di-dinas-pubm-sda</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 09:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Memasuki triwulan III Tahun 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi mengambil langkah tegas untuk memastikan pembangunan infrastruktur]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Memasuki triwulan III Tahun 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi mengambil langkah tegas untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tanpa hambatan. Tidak sekadar memantau dari kejauhan, Subandi memboyong jajaran pejabat utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk berkantor langsung sekaligus memberikan pembinaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Selasa (01/09/2026).</p>
<p>​Langkah memboyong Plt Sekda, para Asisten, Inspektur hingga Kepala BKD ini dilakukan untuk menyuntikkan "vitamin" serta motivasi kerja. Bahkan, sekaligus mengevaluasi berbagai Pekerjaan Rumah (PR) proyek pembangunan yang belum rampung.</p>
<p>​Terdapat beberapa evaluasi dan target yang disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi. Diantaranya percepatan pengerjaan fisik tepat waktu, tepat sasaran dan menjaga mutu kualitas.l Kemudian evaluasi &nbsp;Tahun 2025 yakni terdapat catatan keterlambatan proyek tahun lalu dijadikan pelajaran agar tidak terulang di 2026. Serta proyek flyover Gedangan yakni pengukuran lahan peta bidang sisi utara dan selatan dipastikan hampir rampung.</p>
<p>"Termasuk soal proses appraisal yakni penilaian harga lahan dimulai dalam kurun waktu 2 minggu ke depan, kesiapan anggaran pembebasan lahan, alokasikan sebesar Rp 225 Miliar di Tahun 2026 dan di Tahun 2027 sisa kebutuhan anggaran dialokasikan pada APBD 2027 serta mekanisme lahan bermasalah makaPemkab Sidoarjo menyiapkan jalur konsinyasi sesuai aturan jika terjadi sengketa pembebasan lahan," ujar Subandi di tengah arahannya.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0059.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Dalam arahan lainnya, di hadapan seluruh jajaran struktural hingga staf PUBM SDA, Subandi menekankan pentingnya sinergi antarbidang. Harapannya, agar tidak ada agenda pengerjaan yang tercecer di akhir tahun anggaran.</p>
<p>​"Banyak PR yang masih harus kita selesaikan, makanya kekompakan dan kerja sama ini kita dorong. Saya tidak mau di PUBM dan SDA masih ada kegiatan yang tertinggal. Tugas Bupati mengingatkan agar pekerjaan selesai tepat waktu dan kualitasnya bagus," tegas Subandi.</p>
<p>Sementara merespons pembinaan itu, Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Mukhammad Makhmud menyambut positif kehadiran Bupati beserta rombongan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu. Pihaknya, berjanji akan menjadikan masukan yang diterima sebagai momentum pembenahan tata kelola internal.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0062.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​"Alhamdulillah, masukan Pak Bupati beserta jajaran menjadi bahan perbaikan tata kelola di lingkungan PUBM dan SDA, sehingga ke depan seluruh program dapat berjalan jauh lebih baik dan berjalan sesuai dengan targetnya," pungkas Mukhammad Makhmud. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0064.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SIDAK - Memasuki triwulan III Tahun 2026, Bupati Sidoarjo Subandi mengambil langkah tegas dengan berkantor dan memberikan pembinaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Selasa (01/09/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Metropolis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sidak Ratusan Santri Keracunan Massal, Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa, Siapkan Evaluasi Perizinan MBG]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14191-sidak-ratusan-santri-keracunan-massal-bupati-subandi-tegaskan-tak-ada-korban-jiwa-siapkan-evaluasi-perizinan-mbg</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14191-sidak-ratusan-santri-keracunan-massal-bupati-subandi-tegaskan-tak-ada-korban-jiwa-siapkan-evaluasi-perizinan-mbg</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 08:59:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba&rsquo;ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo l. Bersama jajaran Forkopimda, orang nomor satu di Pemkab Sidoarjo ini, turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi ponpes hingga sejumlah rumah sakit rujukan, Selasa (01/09/2026) malam.</p>
<p>​Turut mendampingi dalam sidak itu, Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo Eri Sudewo.</p>
<p>​Setelah mengecek kondisi lingkungan Ponpes, rombongan bertolak menyisir ruang perawatan di RS Delta Surya, RS Siti Hajar hingga RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk memastikan seluruh santri mendapatkan penanganan medis secara intensif.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0014.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Di RSUD RT Notopuro, Bupati Subandi secara tegas membantah narasi dan simpang siur informasi di media sosial yang menyebutkan adanya korban jiwa dalam musibah keracunan massal santri ini.</p>
<p>​"Tidak ada yang meninggal. Semua pasien sudah tertangani dengan baik. Kalau nanti ada berita yang menyebut ada yang meninggal, itu tidak benar. Kami sudah memastikan dan mengecek langsung kondisi para santri di beberapa rumah sakit," ujar Bupati Subandi.</p>
<p>​Berdasarkan data sementara malam itu, RSUD RT Notopuro merawat sekitar 300 lebih santri, sementara lebih dari 58 santri lainnya ditangani di RS Siti Hajar serta lima rumah sakit lainnya.</p>
<p>"Penanganan cepat tim medis membuat kondisi para santri berangsur membaik dan sebagian sudah diperbolehkan pulang," imbuhnya.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0013.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Bupati Subandi juga menyapa dan menenangkan para wali santri agar tidak panik.</p>
<p>"Saya mengimbau para wali santri semuanya, tidak usah ada kekhawatiran. Kami sebagai pimpinan daerah sudah memaksimalkan penanganan. Insya Allah semua santri akan sembuh," tuturnya.</p>
<p>​Tidak berhenti pada penanganan medis, Bupati Subandi menginstruksikan langkah hukum dan administratif lanjutannya. Pemkab Sidoarjo menjadwalkan pemanggilan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Sidoarjo.</p>
<p>​Langkah ini diambil untuk mengusut tuntas rantai pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi pemantik keracunan massal ratusan santri itu.</p>
<p>​"Besok kami panggil Dinas Kesehatan dan Dinas Perizinan. Kalau nanti hasil pemeriksaan memastikan kejadian ini disebabkan makanan dari program MBG, tentu akan segera kami tindak lanjuti," tandas Subandi.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0015.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Sementara ​pemeriksaan komprehensif akan mencakup standardisasi pengolahan bahan baku, kebersihan penyajian hingga legalitas perizinan operasional dapur penyedia MBG.</p>
<p>"Pemkab Sidoarjo berkomitmen mengawal kasus ini hingga kondisi seluruh santri pulih total dan kepastian keamanan pangan terjamin," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0016.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[TENANGKAN - Bupati Sidoarjo Subandi mencoba menenangkan para wali santri saat sidak penangan ratusan santri korban keracunan massal di IGD RSUD RT Notopuro Sidoarjo bersama Forkopimda Sidoarjo lainnya, Selasa (01/09/2026) malam.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BGN Suspend Operasional Dapur MBG Kalitengah Tanggulangin Usai Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Massal]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14190-bgn-suspend-operasional-dapur-mbg-kalitengah-tanggulangin-usai-ratusan-santri-di-sidoarjo-keracunan-massal</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14190-bgn-suspend-operasional-dapur-mbg-kalitengah-tanggulangin-usai-ratusan-santri-di-sidoarjo-keracunan-massal</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 08:39:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Imbas kasus keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam Putat, Kecamatan Tanggulangin, ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Imbas kasus keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba&rsquo;ul Hikam Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo itu resmi di-suspend atau dihentikan operasionalnya sementara waktu.</p>
<p>​Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo mengonfirmasi BGN Pusat telah menerbitkan surat penghentian operasional dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut usai timnya turun langsung ke lokasi, Selasa (01/09/2026) malam.</p>
<p>"Sebenarnya, ​dapur SPPG Kalitengah merupakan fasilitas vital yang menyuplai ribuan porsi makanan saban harinya untuk area Tanggulangin dan sekitarnya. ​Skala distribusi dapur ini rutin memasok 2.800 porsi makanan per hari untuk sekolah dan pesantren. Dari jumlah itu, sekitar 1.000 porsi dialokasikan khusus bagi santri Ponpes Manba&rsquo;ul Hikam," ujar Teguh Bayu Wibowo.</p>
<p>Saat ini untuk uji laboratorium dadi sampel makanan yang dikonsumsi santri telah diambil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran kepolisian untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Selanjutnya, hasil uji laboratorium diperkirakan keluar dalam kurun waktu satu minggu ke depan.</p>
<p>​"BGN memastikan keputusan akhir mengenai apakah SPPG Kalitengah akan di-suspend sementara atau di-suspend permanen sangat bergantung pada hasil uji laboratorium serta evaluasi menyeluruh dari BGN Pusat," tandasnya.</p>
<p>​Saat ini, pihak BGN terus berkoordinasi dengan Dinkes Pemkab Sidoarjo dan kepolisian (Polresta Sidoarjo) untuk mengawal proses investigasi kasus dugaan keracunan massal itu.</p>
<p>"Semua langkah dan upaya ini, untuk memastikan keamanan pangan seluruh penerima manfaat MBG di wilayah Jawa Timur," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0011.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SUSPEND - Imbas keracunan massal 431 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam Putat, Tanggulangin, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah dapur SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin resmi di-suspend (dihentikan) sementara waktu.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[431 Santri di Sidoarjo Keracunan Massal Diduga Usai Santap MBG, Ditangani 8 Rumah Sakit Dilaporkan BGN]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14189-431-santri-di-sidoarjo-keracunan-massal-diduga-usai-santap-mbg-ditangani-8-rumah-sakit-dilaporkan-bgn</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14189-431-santri-di-sidoarjo-keracunan-massal-diduga-usai-santap-mbg-ditangani-8-rumah-sakit-dilaporkan-bgn</guid>
                    <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 08:20:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan T]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba&rsquo;ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo menjadi perhatian serius. Insiden yang diduga berasal dari santapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangi ini telah dilaporkan langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudarsono.</p>
<p>​Kejadian bermula, Selasa (01/09/2026) sore sekitar pukul 17.45 WIB. Pihak penanggung jawab (PIC) Ponpes Manba&rsquo;ul Hikam mendadak menghubungi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin untuk melaporkan gejala keracunan yang awalnya dialami 20 santri MA dan MTs. Pihak pondok segera meminta bantuan armada ambulans dari RSUD Notopuro dan RS Pusura Candi.</p>
<p>​Namun, jumlah korban melonjak drastis. Pada pukul 19.00 WIB, angka santri yang terdampak dilaporkan menembus lebih dari 200 orang. Data medis hingga pukul 23.15 WIB mencatat total 431 santri harus mendapatkan perawatan intensif di delapan rumah sakit rujukan, dengan konsentrasi terbanyak di RSUD Notopuro (300 pasien) dan RS Siti Hajar (62 pasien).</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img20260902081754.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Insiden ini menjadi catatan merah kedua bagi SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Sebelumnya, ditemukan ulat pada produk olahan makanan difasilitas itu. Korcam beserta Kepala SPPG kini mewajibkan evaluasi total dan pengawasan ketat dari penerimaan bahan baku hingga distribusi.</p>
<p>​Menanggapi situasi darurat ini, Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Wakil Bupati Mimik Idayana dan jajaran Forkopimda langsung turun ke lokasi Ponpes serta beberapa rumah sakit penampungan untuk memastikan para santri mendapatkan penanganan medis terbaik.</p>
<p>​Sementara Pengasuh Ponpes Manba&rsquo;ul Hikam, Gus Bahron Nafi memastikan kondisi para santri kini mulai membaik dan terkendali.</p>
<p>"Sebagian besar santri yang dirawat sudah kembali ke pondok dalam kondisi sehat dan stabil. Santri yang tersisa di rumah sakit hanya menjalani pemantauan pemulihan akhir," ujar Gus Bahron Nafi, Selasa (01/09/2026) malam.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0003.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Selain itu, pihak pengasuh &nbsp;pesantren membantah keras narasi media sosial yang menyebutkan adanya korban jiwa serta tuduhan racun berasal dari dapur internal pondok.&nbsp;</p>
<p>"Kami pastikan berita tersebut sepenuhnya hoax," tegas Gus Bahron.</p>
<p>Karena itu, Gus Bahron menghimbau seluruh wali santri dan masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi liar serta merujuk pada pengumuman resmi pondok pesantren.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260902-wa0002.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>"​Saat ini, aktivitas belajar dan mengaji di Ponpes Manba&rsquo;ul Hikam sudah kembali berjalan normal sembari pihak pondok berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengusut tuntas penyebab pasti insiden tersebut," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img20260902081807.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PANTAU - Bupati Sidoarjo Subandi dan pengurus Ponpes Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin memantau perkembangan ratusan santri yang dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Selasa (01/09/2026) malam.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ratusan Santri Korban Keracunan Dirawat di 7 Rumah Sakit, Bupati Subandi Instruksi Penanganan Maksimal Hingga Sembuh]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14188-ratusan-santri-korban-keracunan-dirawat-di-7-rumah-sakit-bupati-subandi-instruksi-penanganan-maksimal-hingga-sembuh</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14188-ratusan-santri-korban-keracunan-dirawat-di-7-rumah-sakit-bupati-subandi-instruksi-penanganan-maksimal-hingga-sembuh</guid>
                    <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 23:12:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung meninjau penanganan darurat ratusan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), D]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung meninjau penanganan darurat ratusan santri Pondok Pesantren Manba&rsquo;ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin yang diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Bertempat di depan area Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sidoarjo, Subandi memastikan pemerintah daerah bergerak cepat dan memberikan penanganan medis secara gratis serta menyeluruh hingga ratusan korban sembuh total.</p>
<p>​Hingga Selasa malam, jumlah korban yang dirawat khusus di RSUD Sidoarjo mencapai 203 santri dari total keseluruhan korban yang tersebar di 7 fasilitas kesehatan (Faskes) rumah sakit &nbsp;di Sidoarjo.</p>
<p>​Dalam keterangan persnya di hadapan awak media di area IGD, Subandi mengatakan prioritas utama Pemkab Sidoarjo saat ini adalah keselamatan jiwa para santri. Pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran direksi rumah sakit dan tenaga medis untuk memberikan perawatan paling optimal dan maksimal hingga para santri sembuh total.</p>
<p>​"Kami sudah mengecek langsung ke dalam rumah sakit. Semua pasien kami pastikan tertangani dengan cepat dan baik. Saya sudah minta kepada Dirut RSUD dan seluruh jajaran medis untuk memaksimal pelayanan. Tidak boleh ada kekhawatiran, penanganan akan dilakukan secara total sampai anak-anak (santri) kita benar-benar sehat dan diperbolehkan pulang," ujar Bupati Sidoarjo, Subandi di RSUD RT Notopuro Sidoarjo.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img20260901231747.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Subandi juga menambahkan pemerintah akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Termasuk, rencana evaluasi dan pemeriksaan teknis terkait penyediaan menu makanan (SPPG/dapur penyedia) bersama pihak-pihak terkait pada hari berikutnya.</p>
<p>​"Pasti akan dilakukan pemeriksaan terhadap dapur SPPGnya," ungkapnya.</p>
<p>​Kedatangan Bupati ke RSUD Sidoarjo disambut kesiapan tim medis yang bekerja ekstra keras menampung gelombang pasien. Berdasarkan pantauan di lokasi hampir seluruh ruang IGD dan penunjang medis difokuskan untuk menstabilkan kondisi santri yang mengalami gejala mual, muntah, dan lemas itu.</p>
<p>Sedangkan pendataan Real-Time dadi pihak rumah sakit terus memantau perkembangan fisik para santri. Hal itu, untuk memastikan tidak ada pasien yang mengalami dehidrasi berat atau komplikasi lanjutan.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0052.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Inilah ​Ringkasan Sebaran Santri Korban Keracunan Massal MBG di Sidoarjo</p>
<p>​Total sementara korban terdata di seluruh faskes mencapai 324 santri:</p>
<p>​1. RSUD RT Notopuro Sidoarjo ada sebanyak 203 santri (Pusat Penanganan Utama)</p>
<p>2. ​RS Siti Hajar ada 57 Santri</p>
<p>3. ​RS Siti Fatimah ada 21 Santri</p>
<p>4. ​RS Delta Surya ada 14 Santri</p>
<p>5. ​RS Pusura Candi ada 13 Santri</p>
<p>6. ​RSU Bhayangkara Porong ada 8 Santri</p>
<p>7. ​Klinik Azka Medika ada 8 Santri</p>
<p>"Kami (​Pemkab Sidoarjo) menghimbau para wali santri untuk tetap tenang. Karena seluruh biaya dan fasilitas penanganan telah ditanggung serta dikawal langsung oleh pemerintah daerah," pungkas Subandi. Ary/Waw</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img20260901231201.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[DIRAWAT - Korban keracunan mencapai 203 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin terbanyak dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo dari 6 rumah sakit lainnya di Sidoarjo, Selasa (01/09/2026) malam.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Perkuat Sinergi Teritorial, Dandim 0816 Sidoarjo Rangkul Media dan Konten Kreator Ajak Jaga Kondusifitas Kota Delta]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14187-perkuat-sinergi-teritorial-dandim-0816-sidoarjo-rangkul-media-dan-konten-kreator-ajak-jaga-kondusifitas-kota-delta</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14187-perkuat-sinergi-teritorial-dandim-0816-sidoarjo-rangkul-media-dan-konten-kreator-ajak-jaga-kondusifitas-kota-delta</guid>
                    <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 21:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Aula Makodim 0816 Sidoarjo saat Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Inf]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Aula Makodim 0816 Sidoarjo saat Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Abraham Prihadi<br />menggelar silaturahmi bersama awak media massa dan para konten kreator Media Sosial (Medsos). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi strategis dalam menjaga kondusifitas wilayah serta menyebarkan informasi positif bagi masyarakat Sidoarjo.</p>
<p>​Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Abraham Prihadi yang merupakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akmil 2007 mengapresiasi kondisi Sidoarjo yang selama ini dinilainya sangat aman, guyub dan rukun.&nbsp;</p>
<p>"Saya hanya menekankan hal-hal baik yang sudah berjalan harus terus dilanjutkan dan dirawat bersama," ujar Letkol Inf Abraham Prihadi membuka acara silaturrahmi itu.</p>
<p>Selain itu, terdapat beberapa poin yang disampaikan Dandim 0816 Sidoarjo yang baru menjabat sekitar 1,5 bulan ini. Diantaranya adanya jurnalisme berimbang dan konfirmasi. Abraham mengajak insan pers untuk mengedepankan pemberitaan dari dua sisi (cover both sides).&nbsp;</p>
<p>"Kalau ada isu yang kurang pas, media diharapkan melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar tidak terjadi benturan narasi antarmedia," pintanya.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0013.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Bagi Abraham ajakan itu, bukan untuk menyetir kebebasan media. Akan tetapi agar saling mengisi.</p>
<p>"Jadi kami (Kodim Sidoarjo) tidak bermaksud mengintervensi kebebasan pers, melainkan memberikan masukan konstruktif agar informasi yang sampai ke publik berimbang dan mengedukasi," tegasnya.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Abraham memaparkan adanya sinergi dan pemberitaan positif. Yakni berbagai kegiatan Kodim 0816 Sidoarjo yang selama ini sudah dikenal luas masyarakat Sidoarjo karena peran media.</p>
<p>"Karenanya, kami berharap semua itu dapat terus dibantu dalam pemberitaan maupun dipopulerkan (diviralkan) melalui platform digital," ungkapnya.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0019.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Bahkan Abraham mengaku bakal merangkul seluruh elemen masyarakat Sidoarjo. Bahkan, ke depannya Kodim 0816 Sidoarjo bakal berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan silaturahmi dengan mengundang lebih banyak insan media dan kreator konten lainnya secara berkala.</p>
<p>​"Saya datang ke Sidoarjo dalam kondisi aman, guyub dan rukun. Mari kita jaga kondusifitas ini bersama. Silaturahmi ini adalah wadah agar kita lebih sinergi, koordinatif dan aspiratif dalam menjaga wilayah teritorial kita," jelas Letkol Inf Abraham Prihadi.</p>
<p>​Dalam pertemuan itu, Letkol Inf Abraham juga membawa kabar gembira bagi para pegiat media sosial. Ia mengumumkan bakal digelarnya ajang Konten Kreator Challenge yang diinisiasi oleh Kodam V/Brawijaya. Bahkan memberi hadiah dan piagam para konten kreator yang secara positif memberikan informasi ke masyarakat soal kinerja Kodim 0816 Sidoarjo.</p>
<p>"​Kompetisi itu, menjadi peluang emas bagi para konten kreator lokal Sidoarjo untuk menunjukkan karya-karya kreatif bernuansa nasionalisme, kebangsaan<br />&nbsp;serta kemanunggalan TNI dengan rakyat," tandasnya.</p>
<p>​Melalui silaturahmi ini, Kodim 0816 Sidoarjo membuktikan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan secara fisik saja. Akan tetapi juga menjadi benteng informasi yang menyejukkan di era digital. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0022.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SILATURRAHMI - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Aula Makodim 0816 Sidoarjo saat Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Abraham Prihadi bersilaturahmi bersama awak media massa dan para konten kreator Media Sosial (Medsos), Selasa (01/]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Metropolis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kesaksian Santri dan Pengasuh Ponpes Mahika Sidoarjo, Kronologi Keracunan MBG Hingga Tepis Isu Miring Ada Korban Jiwa]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14186-kesaksian-santri-dan-pengasuh-ponpes-mahika-sidoarjo-kronologi-keracunan-mbg-hingga-tepis-isu-miring-ada-korban-jiwa</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14186-kesaksian-santri-dan-pengasuh-ponpes-mahika-sidoarjo-kronologi-keracunan-mbg-hingga-tepis-isu-miring-ada-korban-jiwa</guid>
                    <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 21:37:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putar, Kecamatan T]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa santri Yayasan Pondok Pesantren Manba&rsquo;ul Hikam (Mahika), Desa Putar, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terus mendapatkan pengawalan intensif. Pihak pesantren memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi kejadian sekaligus menepis kabar hoaks yang sempat beredar di masyarakat.</p>
<p>​Salah seorang santri, Hasan menceritakan awal mula gejala keracunan yang dirasakan oleh rekan-rekannya. Ia menyebutkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) biasanya dikirim sebelum waktu Zuhur (sekitar pukul 11.30 WIB) dan dikonsumsi oleh para santri pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.</p>
<p>​"Saya sendiri tadi tidak ikut makan, tetapi ada teman-teman yang makan. Gejalanya itu mulai terasa pas habis Asar. Ada teman saya yang bolak-balik ke kamar mandi cukup lama. Pas ditanya, katanya perutnya sakit," ungkap Hasan saat ditemui wartawan.</p>
<p>​Gejala mual dan sakit perut itu, mulai merebak hebat di sore hari. Hasan menyebut korbannya terdiri dari santri jenjang SMP (kelas 7, 8 dan 9) hingga SMA (kelas 10, 11 dan 12).&nbsp;</p>
<p>"Karena kondisi semakin parah, para santri langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat. Sekarang ada yang dibawah ke RSUD Sidoarjo, RSU Delta Surya, Siti Hajar, RSU Bhayangkara dan Siti Fatimah," ungkapnya.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0047.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Sementara itu, Ketua Asrama Wustha / Pengasuh Pondok Putra, Ferdiansyah menegaskan makanan yang menyebabkan keracunan massal tersebut murni berasal dari pasokan program MBG atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk sekolah formal siang, dan bukan dari dapur umum pondok pesantren.</p>
<p>​"Kami luruskan kembali, ini murni dari kesalahan penyedia MBG (SPPG) Tanggulangin, bukan makanan dari internal pesantren. Harap ditanda kutip, ini makanan yang dikirim dari MBG," tegas Ferdiansyah.</p>
<p>​Ferdiansyah menjelaskan, gejala mual mulai terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB atau pada jam pelajaran pertama setelah Asar.&nbsp;</p>
<p>"Pada pukul 16.20 WIB, laporan santri yang mengeluhkan sakit perut melonjak drastis di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) masing-masing unit sekolah (MTs dan MA)," tegasnya.</p>
<p>​Sementara menanggapi beredarnya rumor liar di media sosial yang menyebutkan adanya santri meninggal dunia, Ferdiansyah dengan tegas membantah berita tersebut.</p>
<p>​"Kabar miring yang menyebutkan ada santri meninggal itu semua hoaks. Kami dari pihak pondok sudah mengoordinasi dan mendata ke setiap rumah sakit, baik di RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Delta Surya, maupun RS Fatimah," ujar Ferdiansyah.</p>
<p>​Pihak pesantren memastikan seluruh santri yang terdampak telah mendapatkan perawatan medis terbaik.</p>
<p>​"Alhamdulillah, semua santri sudah tertangani dengan baik dan mendapatkan penanganan medis yang maksimal di rumah sakit. Tidak ada korban meninggal dunia," pungkasnya. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0048.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[KLARIFIKASI - Ketua Asrama Wustha / Pengasuh Pondok Putra Ferdiansyah memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam keracunan massal menu MBG di pesantrennya saat di RSUD Sidoarjo, Selasa (01/09/2026) malam.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ratusan Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Program MBG Dugaan Sementara Menu Basi]]></title>
                    <link>https://republikjatim.com/news-14185-ratusan-santri-ponpes-manbaul-hikam-sidoarjo-diduga-keracunan-program-mbg-dugaan-sementara-menu-basi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://republikjatim.com/news-14185-ratusan-santri-ponpes-manbaul-hikam-sidoarjo-diduga-keracunan-program-mbg-dugaan-sementara-menu-basi</guid>
                    <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:50:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 112 santri di Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 112 santri di Yayasan Pondok Pesantren Manba&rsquo;ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak mengalami gejala keracunan massal, Selasa (01/09/2026). Peristiwa yang dialami santri laki-laki dan perempuan ini diduga kuat dipicu oleh hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>​Camat Tanggulangin, Arie Prabowo membenarkan kejadian itu dan menyebutkan bahwa data korban masih terus diperbarui oleh pihak berwenang.</p>
<p>​"Untuk sementara korban 112 orang," ujar Arie Prabowo yang juga mantan Camat Taman ini dikonfirmasi jumlah santri yang terdampak.</p>
<p>​Para santri melaporkan keluhan kesehatan yang datang secara bersamaan. Yakni mulai dari pusing hingga mual mendadak. Proses evakuasi dan penanganan medis dilakukan secara cepat dan terpisah.</p>
<p>Sedangkan penanganan rujukan santri dengan kondisi yang membutuhkan perawatan intensif langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan setempat, termasuk RSUD RT Notopuro Sidoarjo.</p>
<p>Sedangkan penanganan lokalnya santri yang mengalami gejala lebih ringan dirawat dan dipantau secara ketat di area pondok pesantren.</p>
<p><img src="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img-20260901-wa0036.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>​Dugaan penyebab keracunan mengarah pada sajian makan siang program MBG. Yanti, salah seorang santriwati, menuturkan bahwa kondisi salah satu lauk atau sayur yang dihidangkan terlihat mencurigakan dan tidak layak konsumsi.</p>
<p>​"Menu makan siangnya tadi ada sayur buncis yang seperti basi," ujar salah seorang santri. Ia sendiri selamat dari gejala mual karena sengaja tidak memakan sayur itu.</p>
<p>​Menanggapi insiden darurat ini, Pemkab Sidoarjo langsung mengambil tindakan tegas. Malam itu, Bupati Sidoarjo, Subandi mendatangi langsung Ponpes Manba&rsquo;ul Hikam ,Selasa (1/9/2026) malam untuk memantau penanganan medis dan memastikan seluruh santri tertangani dengan optimal.</p>
<p>Selain itu, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama puskesmas setempat menerjunkan personel untuk memberikan bantuan medis lanjutan serta mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium.</p>
<p>​Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil uji laboratorium resmi guna memastikan penyebab pasti dari gangguan kesehatan massal itu. Ary/Waw</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://cdn.republikjatim.com/po-content/uploads/202609/img20260901203635.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[EVAKUASI - Para santri korban keracunan massa di Ponpes dievakuasi ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo dan masuk ruang UGD, Selasa (01/09/2026) malam.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item></channel></rss>