DPR RI Dan Badan POM Gembleng Warga Sidoarjo Cerdas Memilih Kosmetik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SOSIALISASI - Empat kecamatan di wilayah Sidoarjo barat mendapatkan sosialisasi dan edukasi cerdas memilih kosmetik baik dan benar bersama anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, Selasa (08/06/2021).
SOSIALISASI - Empat kecamatan di wilayah Sidoarjo barat mendapatkan sosialisasi dan edukasi cerdas memilih kosmetik baik dan benar bersama anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, Selasa (08/06/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari meradang. Hal ini lantaran saat ini semakin marak peredaran produk kosmetik yang bodong beredar luas di pasaran.

Hal inilah membuat mantan Ning Surabaya ini semakin geram. Karena itu, Lucy menyarankan ketika masyarakat menemui peredaran produk kosmetik Ilegal tanpa ada izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) bisa melaporkan ke pihak bagian hukum Badan POM. Laporan itu agar diproses bersama pihak berwajib dan dikenai hukuman (sanksi) pidana yang berlaku.

"Itu semua agar masyarakat tidak tertipu dengan iklan-iklan yang tidak bertanggung jawab. Makanya, kami mencoba sosialisasi ke masyarakat agar mendapat informasi dan edukasi cerdas memilih kosmetik baik, benar dan sehat," ujar Lucy Kurniasari kepada republikjatim.com, Selasa (08/06/2021).

Dalam acara Komunikasi dan Informasi Edukasi Cerdas Memilih Kosmetik Yang Baik dan Benar bersama kaum hawa milenial yang diikuti 4 kecamatan di wilayah Sidoarjo barat. Acara ini digelar di Parkiran Gedung Serbaguna Lokapala, JL Mohammad Yamin 405 Kelurahan Krian, Sidoarjo.

"Kewenangan DPR RI salah satunya sebagai fungsi pengawasan. Seperti mengawasi kinerja Badan POM ini. Kalau ada masyarakat yang dirugikan dengan produk Ilegal yang beredar di tengah masyarakat sebaiknya melapor," imbuhnya.

Lucy menjelaskan masyarakat bisa lapor ke dirinya. Pihaknya, nanti akan diteruskan ke Badan POM yang didalamnya ada bagian yang membidangi soal laporan dan keluhan warga itu.

"Misalnya, Badan POM bagian hukum yang bisa memproses produk-produk Ilegal. Ini agar bisa sidak bersama-sama kepolisian untuk mengecek langsung seperti ke pabrik atau home industry," tegasnya.

Sementara Direktur Pengawasan Kosmetik Badan POM, Arustiyono menegaskan pihaknya mengajari warga jangan tertipu para pelaku usaha yang nakal. Dia mencontohkan misalnya, ada pelaku usaha mengimpor kosmetik dari Cina atau Korea belum didaftarkan dari Badan POM. Kemudian dijual dengan harga murah dan dibeli masyarakat. Padahal di dalamnya mengandung merkuri dan bahan-bahan berbahaya lainnya.

"Kalau dilihat khasiatnya memang bisa membuat kulit jadi kinclong, bening, glowing. Tapi dalam jangka lama bisa merusak kulit itu," ungkapnya.

Sementara itu tugas Badan POM, Arustiyono mengawasi obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan dan pangan. Diantara lima item yang terbesar.

"Jangan pilih produk Ilegal dan yang mengandung bahan berbahaya. Kosmetik nomor satu karena usaha produk kosmetik paling menguntungkan. Jadi berhati-hati jangan tergiur harga murah dari iklan yang menyesatkan," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Berita Terbaru

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diskusi mengenai rekam jejak Sang Proklamator RI, Ir Soekarno seolah tidak pernah habis dikupas. Terbaru, Dewan Pimpinan Cabang…

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II terus bergerak masif dalam memperluas jaringan…

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas membenahi tata kelola pembangunan infrastruktur. Merespons tegas arahan Tim Pencegahan Komisi…

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakatnya. Kamis (18/06/2026),…

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…