Tak Bisa Andalkan BPJS, Suami Terserang Paru-Paru Ibu 3 Anak di Krian Harus Beli 5 Tabung Oksigen Per Hari

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SETIA - Kondisi M Sholeh Khotib ditemani istrinya Wilujeng dan ketiga yang setia menemani ayahnya yang sakit di rumahnya Desa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (28/02/2021).
SETIA - Kondisi M Sholeh Khotib ditemani istrinya Wilujeng dan ketiga yang setia menemani ayahnya yang sakit di rumahnya Desa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (28/02/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hampir setahun Wilujeng dengan telaten merawat suaminya Mohammad Sholeh Khotib (37) yang tiap hari menghabiskan 5 sampai 6 tabung oksigen per hari untuk membantu pernafasan. Perempuan 33 tahun ini harus berjuang untuk bisa membeli tabung oksigen sebanyak itu untuk merawat suami tercintanya.

Karena itu, Wilujeng pun terpaksa menyambi membuka usaha warung makanan ringan untuk anak kecil di rumahnya di sebuah gang kawasan pemukiman padat penduduk Desa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Apalagi, juga harus menghidupi ketiga anaknya yang masih berusia sekolah.

Setiap hari, Wilujeng harus membeli tabung oksigen seharga Rp 80.00 per tabung. Sedangkan kebutuhan oksigen suaminya, sehari menghabiskan 5 sampai 6 tabung. Dia pun sekarang menjadi tulang punggung keluarganya kecilnya itu.

Wilujeng menceritakan perihal gangguan pernafasan suami itu. Menurutnya sebelum menikah dengan dirinya sudah bekerja (borongan) di pabrik baja PT Hasil Karya By Pass Krian. Setelah menikah suaminya tetap bekerja meski sering merasakan sesak pernafasan. Karena sering batuk dan sesak nafas, akhirnya berhenti bekerja. Setelah keluar dari pabrik baja mendapatkan uang pesangon Rp 1 juta.

"Sejak sekira bulan Pebruari Tahun 2020 suami saya sempat menjalani rawat inap di RSUD dr Soetomo Surabaya. Hasil foto rontgen di dalam paru-paru ada gram besi yang sudah menempel di daging," ujar Wilujeng kepada republikjatim.com, Minggu (28/02/2021).

Setelah itu pulang dari rumah sakit, lanjut Wilujeng, sampai saat ini masih bergantung memakai selang di dua lubang hidungnya yang tersalurkan dengan sebuah tabung oksigen. Menurut Wilujeng, jika tidak memakai selang tabung oksigen, suaminya bisa terkulai lemas dan merasakan sesak di dadanya.

"Selama pulang menjalani rawat jalan ada program selama 8 bulan gratis dengan rincian suntiknya 2 bulan dan minum obat 6 bulan. Kami memiliki kartu BPJS Kesehatan tapi yang gratis hanya biaya berobat saat kontrol di puskesmas terdekat. Tapi untuk tabung oksigennya beli sendiri. Satu tabung harganya Rp 80.000 kan mahal. Ada yang yang bilang harganya ada yang Rp 40.000 tapi harus beli dalam jumlah banyak. Uang dari mana lagi saya," keluhnya.

Kini, Wilujeng berharap bisa mendapatkan tabung oksigen gratis bagi suaminya. Apalagi, dirinya harus menghidupi ketiga anaknya hingga harus pontang panting bekerja keras sendirian. Bahkan selama menjalani perawatan di rumah bantuan dari kampungnya hanya ada sekali.

"Itu pun kami mengajukan. Karena sudah habis-habisan untuk biaya dan merawat suami saya yang sudah hampir setahun. Ketiga anak saya juga masih sekolah semua," ungkapnya.

Wilujeng mengungkapkan, Sabtu (27/02/2021) kemarin, ada salah satu bagian organisasi NU memberikan bantuan uang sebesar Rp 500.000. Bantuan itu, bisa dibuat membeli tabung oksigen dalam sehari yang menghabiskan antara 5 sampai 6 tabung oksigen itu.

"Sehari rata-rata harus disiapkan uang Rp 400.000 hanya untuk pembelian tabung oksigen saja," jelasnya.

Sementara anak pertama pasangan suami istri M Sholeh Khotib dan Wilujeng yakni Wisnu Firmansyah yang duduk dibangkus kelas 5 SD berharap ayahnya bisa lekas sembuh.

"Harapan kami ayah cepat sembuh. Kangen, kami ingin bisa jalan-jalan dengan ayah sama adik dan ibu," tandasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Tangis Perangkat Desa Mliriprowo Tarik Pecah di DPRD Sidoarjo, 10 Bulan Tunjangan Tak Cair dan Ancam Kades Mundur

Tangis Perangkat Desa Mliriprowo Tarik Pecah di DPRD Sidoarjo, 10 Bulan Tunjangan Tak Cair dan Ancam Kades Mundur

Kamis, 15 Okt 2026 10:53 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 10:53 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana rapat dengar pendapat di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Selasa (13/10/2026) sore berlangsung haru sekaligus memanas.…

Gemakan Shalawat dan Karya, Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Sidoarjo Jadi Penggerak Kemajuan Pembangunan Daerah

Gemakan Shalawat dan Karya, Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Sidoarjo Jadi Penggerak Kemajuan Pembangunan Daerah

Kamis, 15 Okt 2026 08:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 08:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak pimpinan dan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus memperkuat peran perempuan melalui…

Gandeng IWAPI Gelorakan Woman Leadership, Sriatun Subandi Ajak Perempuan Sidoarjo Berani Memimpin dan Berkarakter

Gandeng IWAPI Gelorakan Woman Leadership, Sriatun Subandi Ajak Perempuan Sidoarjo Berani Memimpin dan Berkarakter

Rabu, 14 Okt 2026 17:17 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perempuan tidak hanya sekadar pelengkap, melainkan motor penggerak perubahan menuju daerah yang lebih maju. Pesan kuat inilah…

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Sidak Rumah Korban Kebakaran di Sukodono, Target Perbaikan Minggu Ini

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Sidak Rumah Korban Kebakaran di Sukodono, Target Perbaikan Minggu Ini

Rabu, 14 Okt 2026 14:57 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka yang menimpa keluarga Khusaini, warga Dusun Dungus, Desa/Kecamatan Sukodono langsung mendapat perhatian serius dari…

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat dengar pendapat (hearing) di Ruang Rapat Gedung…

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat memperingati Hari Santri Nasional…