Surabaya (republikjatim.com) - Teka-teki mengenai komposisi elite penentu kebijakan di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sidoarjo akhirnya terjawab tuntas. DPW PKB Jawa Timur secara resmi mengumumkan susunan top manajemen Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) baru untuk periode 2026 - 2031 mendatang dalam acara Ta'aruf DPC PKB se-Jawa Timur yang digelar di Trass Studio Surabaya, Sabtu (20/06/2026).
Dalam pengumuman resmi itu, tongkat komando Ketua DPC PKB Sidoarjo kini resmi dipegang oleh H Rizza Ali Faizin (Kaji Reza). Ia akan didampingi politisi muda Ibnu Azar Firdaus sebagai Sekretaris dan tokoh senior yang juga mantan Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman (Abah Usman), yang diamanahi posisi krusial sebagai Bendahara.
Langkah DPW PKB Jatim ini, langsung menyudahi spekulasi liar yang berkembang di akar rumput selama beberapa pekan terakhir. Maklum, sebagai salah satu "lumbung suara" PKB di Jawa Timur, komposisi KSB DPC Sidoarjo selalu menjadi magnet perhatian publik dan kader.
"Kombinasi antara energi muda Kaji Reza dan Ibnu serta kematangan pengalaman Abah Usman kami nilai sebagai formula strategis untuk menjaga dominasi politik DPC PKB Sidoarjo," ujar salah seorang pengurus DPW PKB Jatim kepada republikjatim.com, Sabtu (20/06/2026) sore.
Ditemui seusai acara, H Usman menegaskan komitmen dan loyalitas tegaknya kepada partai. Baginya, penugasan di posisi bendahara adalah mandat perjuangan yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Sebagai kader PKB, saya harus patuh pada keputusan partai untuk menaruh saya di posisi mana pun," tegas Abah Usman dengan nada optimis.
Menurut Abah Usman pasca pengumuman resmi ini, pengurus KSB yang baru tidak memiliki waktu untuk bersantai. Agenda politik ke depan yang semakin padat menuntut mesin partai untuk segera dipanaskan. Abah Usman membocorkan langkah terdekat yang akan dilakukan oleh trio KSB ini adalah melakukan rembuk internal untuk menyusun struktur kepengurusan yang lebih gemuk dan fungsional.
"Kami bersama ketua dan sekretaris bakal menyusun pengurus pleno sekaligus memilih kader-kader terbaik untuk mengisi pos-pos strategis di kepengurusan baru ini," ungkap Abah Usman yang juga mantan Ketua DPRD Sidoarjo periode 2019 - 2024 ini.
Bagi Abah Usman pembentukan lembaga dan divisi bakal menghidupkan sayap partai dan divisi taktis yang dibutuhkan untuk kerja-kerja pemenangan dan pengabdian kepada masyarakat Sidoarjo.
"Dengan resminya nakhoda baru ini, DPC PKB Sidoarjo diproyeksikan akan segera melakukan konsolidasi internal secara masif, memperkuat komunikasi lintas elemen serta menghadirkan kerja politik yang lebih solid, modern dan produktif bagi masyarakat Kota Delta," tandas Usman politisi senior PKB asal Dapil I meliputi Kecamatan Sidoarjo, Buduran dan Kecamatan Sedati ini.
Sementara secara terpisah Ketua DPC PKB Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin membenarkan dirinya didampingi dua pengurus partai yang sangat haus kerja-kerja politik untuk program kerja menaikkan perolehan suara dan sekaligus dekat dengan konstituen.
"Karena KSB sudah terbentuk, maka kami bertiga siap melaksanakan kerja kertas untuk mendongkrak perolehan suara termasuk merangkul semua kader muda dan gen Z atau para pemilih baru," pungkas Gus Rizza yang juga menjabat Kasat Korwil Banser Jatim ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi