Tekan Kebocoran, 124 Wajib Pajak di Sidoarjo Dipasangi Alat Perekam Transaksi Pajak Daerah Dipantau KPK

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CEK - Spesialis Koordinasi Supervisi di Kedeputian KPK, Irawati mengecek alat rekam pajak di Hotel Luminor Sidoarjo untuk memastikan semua wajib pajak di Sidoarjo menggunakan alat itu untuk menekan angka kebocoran pajak, Rabu (28/04/2021).
CEK - Spesialis Koordinasi Supervisi di Kedeputian KPK, Irawati mengecek alat rekam pajak di Hotel Luminor Sidoarjo untuk memastikan semua wajib pajak di Sidoarjo menggunakan alat itu untuk menekan angka kebocoran pajak, Rabu (28/04/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk menekan angka kebocoran, Pemkab Sidoarjo dan Bank Jatim memasang alat perekam transaksi pajak daerah (Tapping Box) bagi 124 Wajib Pajak (WP) di Sidoarjo. Rencananya, ke depan bakal menyiapkan 1.000 WP yang bakal siap dipasangi alat perekam transaksi pajak daerah itu.

Selain alat itu dapat dipantau setiap saat transaksinya juga nyata (real). Bahkan kondisi itu, diharapkan mampu menekan angka kebocoran pajak yang ditagih secara manual dengan sistem target.

"Program ini salah satu inovasi dan inisiatif Pemkab Sidoarjo bersama Bank Jatim. Apalagi, Bank Jatim mensupport penuh khususnya pada pajak Hotel Restoran, Hiburan dan pajak Parkir. Bahkan sistemnya susah terintegrasi," ujar Spesialis Koordinasi Supervisi di Kedeputian KPK, Irawati kepada republikjatim.com, usai pemasangan alat perekam pajak di Hotel Luminor Sidoarjo, Rabu (28/04/2021).

Karena itu, lanjut Ira ke depan Sidoarjo harus mampu mendata WP potensial. Bahkan dimaksimalkan untuk ikut pajak online. Harapannya agar tahu setiap saat transaksinya dan menekan tingkat kebocoran pendapatan pajak daerah.

"KPK meminta optimalisasi pajak daerah dengan pajak online ini. Karena selama ini penerapan pajak kurang optimal, Plpenetapan tarif kurang optimal, dan laporan pajak kurang realistik," imbuhnya.

Selama ini, lanjut Ira sistem pajak di kabupaten kota di Jatim sudah banyak mulai menggunakan alat perekam transaksi pajak. Termasuk Sidoarjo yang bekerjasama dengan Bank Jatim itu. Pihaknya meyakini jika sekarang baru terpasang 124 WP, maka bisa dilanjutkan untuk 500 sampai 1.000 WP potensial yang ada di Sidoarjo.

"Seharusnya pemerintah daerah bisa menggalih 11 potensi pajak. Kemudian bekerjasama dengan BPKP dan DJP untuk pengembangan potensi pajak. Kami mengapresiasi upaya Sidoarjo dan pembaharuan ini bisa diikuti Pemkab lainnya," tegasnya.

Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini menjelaskan target pemasangan untuk 1.000 WP potensial di Sidoarjo bisa direalisasikan. Akan tetapi harus ada identifikasi terlebih dahulu. Apalagi, potensi pajak di Sidoarjo cukup besar.

"Insyaallah kalau 1.000 ada di Sidoarjo. Sekarang sudah 124 terpasang sejak tahun kemarin. Karena terbukti bisa meningkatkan pajak dan bisa diekspose setiap saat. Beda dengan pajak manual yang disesuaikan target, karena pasti ada yang minta keringanan terutama selama pandemi Covid-19," jelasnya.

Sementara Regional Director Luminor Hotel Sidoarjo, Paul Tjahja Putra mengaku senang dengan pencanangan pajak online itu.

"Kami mendukung pajak online ini. Karena kewajiban kita sebagai warga Sidoarjo termasuk dunia usaha berkewajiban membayar pajak secara terbuka dan transparan," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diskusi mengenai rekam jejak Sang Proklamator RI, Ir Soekarno seolah tidak pernah habis dikupas. Terbaru, Dewan Pimpinan Cabang…

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II terus bergerak masif dalam memperluas jaringan…

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas membenahi tata kelola pembangunan infrastruktur. Merespons tegas arahan Tim Pencegahan Komisi…

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakatnya. Kamis (18/06/2026),…

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…