BHS - Taufiq Siapkan Subsidi Asuransi Pertanian 50 Persen untuk Petani Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ASPIRASI - Cabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) berdialog dan menampung aspirasi (keluhan) para petani Desa Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Rabu (11/11/2020).
ASPIRASI - Cabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) berdialog dan menampung aspirasi (keluhan) para petani Desa Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Rabu (11/11/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perhatian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS - Taufiq) terhadap nasib para petani di Sidoarjo sangat serius. Paslon yang diusung 5 partai dengan 18 kursi di DPRD Sidoarjo ini, menyiapkan sejumlah program agar petani Sidoarjo semakin sejahtera serta harkat dan martabatnya terangkat. Salah satunya dengan menyiapkan program skema subsidi asuransi pertanian sebesar 50 persen dari nilai asuransi sebesar Rp 50.000 dalam satu hektar itu. Subsidi asuransi ini, sebagai upaya melindungi para petani, saat mengalami gagal panen. Baik itu disebabkan karena bencana alam maupun adanya serangan hama. "Kalau saya diamanahi memimpin Sidoarjo, saya menyiapkan subsidi asuransi pertanian. Program ini sebagai upaya kami meminimalisasi kerugian yang dialami para petani Sidoarjo saat mengalami gagal panen. Pemkab Sidoarjo akan memberi subsidi 50 persen untuk biaya asuransi pertanian," ujar Cabup BHS usai berdialog dengan puluhan petani Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Rabu (11/11/2020).

Menurut politisi yang pernah meraih penghargaan anggota DPR RI Teraspiratif Tahun 2019 ini, program subsidi asuransi pertanian disiapkan, lantaran sebagian petani di Sidoarjo, termasuk para petani Desa Bendotretek serintmg mengeluh gagal panen. Selain disebabkan karena faktor alam (cuaca) juga kerap terserang hama terutama hama tikus dan wereng. Bahkan, hama tikus menjadi persoalan utama yang dihadapi para petani Desa Bendotretek.

"Hasil panen padi petani jelas berkurang saat terserang hama. Bisa jadi turunya hasil panen hingga 50 persen. Petani yang biasanya panen 8 ton turun menjadi 4 sampai 5 ton dalam satu hektar. Karena itu, selain subsidi asuransi, kami (BHS - Taufiq) juga bakal memaksimalkan penanganan hama tikus menyiapkan bantuan alat pertanian pengusir hama tikus atau lainnya," imbuhnya.

Tidak hanya itu, saat berdialog para petani juga mengeluhkan ketersediaan pupuk bersubsidi. Petani mengeluh karena jatah pupuk bersubsidi kerap mengalami keterlambatan. Yakni pupuk biasanya baru datang sebulan setelah masa tanam selesai.Padahal pupuk bersubsidi dari pemerintah jumlahnya masih sangat berkecukupan.

"Soal kelangkaan dan keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi Ini akan saya usahakan dan saya jamin aman. Kami akan selalu berkoordinasi langsung dengan PT Petrokimia (produsen pupuk) agar petani Sidoarjo diprioritaskan jatahnya," tegas Alumni Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini.

 

Sedangkan untuk mengangkat harkat dan martabat petani serta proses regenerasi petani, BHS bakal menyiapkan program petani menjadi guru. Yakni petani harus siap menjadi guru dengan mengajar ekstrakurikuler bertani di SD, SMP dan SMA. Agar para petani menularkan keahlian dan pengalamannya kepada para siswa, mulai kelas 5 dan 6 SD, siswa SMP dan siswa kelas 1 SMA dalam bertani dan bercocok tanam. Harapannya, program ini mampu mencetak generasi muda yang mau menggeluti bidang pertanian. Apalagi, selama ini program regenerasi petani di Sidoarjo sudah tidak ada. Bahkan sudah putus lantaran anak petani rata-rata memilih bekerja di industri.

"Setelah bertemu puluhan kelompok tani dari berbagai wilayah kecamatan, permasalahan yang dihadapi petani Sidoarjo hampir sama semua. Yakni mulai masalah irigasi, pupuk, hama dan penjualan (pemasaran) hasil panen padi. Kalau selama ini, setiap masa panen, petani kerap kesulitan menjual padi hingga hasil panen dijual ke tengkulak dengan harga murah, nanti kami upayakan agar hasil pertanian Sidoarjo dikonsumsi warga Sidoarjo. Khittoh Sidoarjo sebagai wilayah pertanian akan kita kembalikan," ungkap pengusaha sukses ini.

Sementara salah seorang petani Bendotretek, Munali berharap BHS - Taufiq bisa membantu para petani mendapatkan pupuk saat masa tanam padi dalam beberapa hari. Baginya, masalah utama pertanian di kampungnya adalau soal ketersediaan pupuk bersubsidi. "Sekaligus nanti Pak BHS membenahi saluran tersier untuk mengairi sawah-sawah milik para petani. Sekarang, kami sudah mengikuti asuransi pertanian agar kalau gagal panen tidak merugi besar. Alhamdulillah kalau Pak BHS bakal memberi subsidi untuk pembayaran asuransi pertanian itu," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan yang menjadi tugas anggota DPR dan MPR RI…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…