Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangam Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik (Berkelas) menggelar kegiatan Ngopi Bareng Media di Posko Pemenangan Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo, Rabu (14/10/2020). Dalam acara itu, Paslon nomot urut 3 ini, berkeinginan menjalin sinergi bersama seluruh wartawan dan media yang ada di Sidoarjo.
"Mohon maaf kalau baru hari ini, kami berdua baru bisa berkumpul dengan teman-teman media Sidoarjo. Dalam acara ngopi bareng ini. Karena kegiatan kami cukup banyak. Dalam sehari, ada sekitar 6 sampai 7 kegiatan dalam rangka menyapa warga dan lainnya," ujar Cabup Kelana Aprilianto kepada republikjatim.com, Rabu (14/10/2020).
Saat ini, lanjut Kelana dirinya sangat meyakini jika Paslon nomor urut 3 bakal menjadi pemenang dalam kontestan Pilkada Sidoarjo yang bakal digelar 9 Desember 2020 itu. Karena itu, dirinya mengajak seluruh kru media di Sidoarjo untuk bergandengan membangun Sidoarjo lebih makmur.
"Kami kerjasama dalam memberitakan program kerja pasangan Berkelas. Kami harap kerjasama dengan baik. Karena pemerintah itu butuh media untuk mensosialisasikan baik rencana program maupun yang sudah dikerjakan," imbuhnya.
Tidak hanya itu, lanjut Kelana pihaknya juga bakal memberikan kemudahan akses bagi seluruh media. Misalnya setiap hari Jumat bakal mengajak tim media berdiskusi soal Sidoarjo.
"Semua akan kita selesaikan dengan ngopi pagi. Karena ngopi dengan diskusi akan melahirkan info-info penting dan beberapa hal yang menjadi sumbatan," tegasnya.
Sementara itu, Cawabup Dwi Astutik menegaskan Pilkada 9 Desember 2020 tinggal 56 hari lagi. Karena itu, dirinya bakal berikhtiar maksimal untuk menyapa warga Sidoarjo dengan cara yang lentur dan santun. Karena itu, timnya menyiapkan media khusus untuk meliput semua kegiatan tanpa mengabaikan media lain yang turut berpartisipasi dalam liputan di setiap kegiatan.
"Kami akan memilih momen yang pas dan sesuai karakter media agar bisa diekspose ke masyarakat. Karena kami yakin setiap media mengambil sisi pemberitaan yang tentunya berbeda-beda. Karena disesuaikan dengan kompetensinya masing-masing," tandasnya. Rik/Hel/Waw
Editor : Redaksi