Pembongkaran Tembok Mutiara Regency Abaikan Rekomendasi DPRD Sidoarjo, Wakil Ketua Dewan Nilai Merusak Harmoni

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua II DPRD Sidoarjo, H Kayan
Wakil Ketua II DPRD Sidoarjo, H Kayan

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembongkaran paksa tembok pembatas Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City di Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo menuai sejumlah kecaman. Hal ini, tidak hanya disebabkan arogansi petugas di lapangan saat pembongkaran. Akan tetapi, pembongkaran paksa itu juga mengabaikan rekomendasi DPRD Sidoarjo yang disampaikan beberapa bulan lalu agar tidak membongkar tembok pembatas itu.

Salah satunya, kecaman itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Sidoarjo, H Kayan. Menurut politisi senior Partai Gerindra Sidoarjo ini, keputusan pembongkaran tembok batas perumahan itu, sudah mencederai rekomendasi DPRD Sidoarjo yang sudah secara resmi dilayangkan ke Pemkab Sidoarjo pada Tahun 2025 lalu. Padahal, kata Kayan rekomendasi resmi DPRD Sidoarjo itu, sudah melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing dengan kedua bela pihak. Selain itu, juga sudah dibahas dengan melibatkan pakar hukum tata ruang dan pakar hukum pertanahan.

"Kalau rekomendasi dewan sudah diabaikan oleh Pemkab Sidoarjo (ekskutif), dibuktikan dengan pembongkaran tembok Perumahan Mutiara Regency, maka hal itu bisa mengancam hubungan antara ekskutif dan legislatif (DPRD Sidoarjo terancam tidak akan harmonis lagi," ujar Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H Kayan kepada republikjatim.com, Kamis (29/01/2026) usai pembongkaran.

Bagi Kayan, rekomendasi yang sudah disampaikan DPRD Sidoarjo ke Pemkab Sidoarjo itu, sudah melalui berbagai kajian. Tidak hanya mendengarkan keluhan warga Perumahan Mutiara Regency serta pengembang dan warga Perumahan Mutiara City saja. Akan tetapi, komisi Gabungan DPRD Sidoarjo juga sudah mengecek ke lokasi dan berdialog dengan pejabat Pemerintah Desa Banjarbendo dan pengembang perumahan. Selain itu, juga melibatkan tenaga ahli sebelum mengeluarkan rekomendasi itu.

"Seharusnya Pemkab Sidoarjo, khususnya Bupati Sidoarjo, tidak boleh mengabaikan rekomendasi dari dewan itu. Karena itu, bisa merusak hubungan yang harmonis dengan dewan. Apalagi, rekomendasi dewan itu sudah melalui berbagai kajian dan melihatkan tenaga ahli. Kami ini ingin kondisi masyarakat Sidoarjo selalu kondusif, tapi kalau Pemkab Sidoarjo memaksakan kehendak melakukan pembongkaran tembok, saya yakin akan ada kondisi yang tidak kondusif dan bisa memicu ketidakharmonisan. Karena hubungan Pemkab dan DPRD Sidoarjo bukan hanya soal anggaran tapi juga soal pengawasan kebijakan," tegas Kayan.

Apalagi, lanjut politisi senior Partai Gerindra asal Prambon ini, rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Sidoarjo merupakan keputusan yang tidak sembarangan dikeluarkan. Rekomendasi itu, sudah melalui berbagai tahapan diskusi dan kajian dengan melibatkan tenaga ahli dan melihat kondisi wilayah. Bahkan juga melihat prosesi perizinan hingga Andalin pengembangan perumahan baru Mutiara City di belakang perumahan Mutiara Regency.

"Jadi harusnya rekomendasi dewan itu tidak diabaikan begitu saja. Karena rekomendasi itu sudah dipertimbangkan dengan cukup matang. Bahkan, ada pakar dari ITS yang dihadirkan dan dilibatkan dalam membuat kajian. Tentunya, rekomendasi itu sudah sangat penting dan melalui berbagai pertimbangan yang sesuai kondisi di lapangan," tegas Kayan yang juga mantan Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo ini.

Diberitakan sebelumnya, tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency akhirnya dibongkar paksa petugas Satpol PP Pemkab Sidoarjo dibantu satu alat berat (Bekho) dan dua dump truk, Kamis (29/01/2026). Pembongkaran paksa itu, menyebabkan belasan warga mulai anak muda, ibu-ibu hingga bapak-bapak pemilik rumah di kawasan Perumahan Mutiara Regency mengalami luka-luka mulai memar hingga berdarah.

Warga yang terluka ini, mulai kepalanya bocor, kaki dan tangan lebam serta leher dan bagian pipi warga juga mengalami luka-luka lebam. Usai aksi bentrok itu, kemudian sejumlah petugas Satpol PP membongkar spanduk dan pos pengamanan warga. Selanjutnya, alat berat yang bergerak dari jalan arah Perumahan Mutiara City dikerahkan untuk merobohkan tembok pembatas antar perumahan elit di kawasan Kota Delta itu.

Diketahui sebelumnya, DPRD Sidoarjo juga sudah menggelar rapat tertutup dengan menghadirkan pakar tata ruang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai tim ahli. Hal ini,  untuk memberikan pandangan akademis terhadap persoalan tata ruang yang muncul di kawasan batas antar perumahan itu.

Saat itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih menyampaikan hasil rapat menegaskan posisi DPRD Sidoarjo tetap netral dan berpihak pada kepentingan publik secara keseluruhan.

"Prinsipnya kami (DPRD) tidak memihak ke salah satu pihak. Dari hasil diskusi dengan tim ahli ITS, ternyata banyak hal mendasar dalam pengelolaan tata ruang di Sidoarjo yang perlu segera dibenahi. Kasus Perumahan Mutiara City dan Perumahan Mutiara Regency ini, menjadi pelajaran berharga agar ke depan perencanaan tata ruang harus lebih rigid, spesifik dan presisi," tandas Cak Nasih usai rapat, Kamis (30/10/2025) lalu.

Nasih menambahkan, peristiwa di kawasan tersebut bukan hanya persoalan dua perumahan semata, melainkan menggambarkan lemahnya sinkronisasi tata ruang antar wilayah.

"Kasus serupa di perumahan lainnya juga berpotensi terjadi di kawasan lain kalau tidak segera dilakukan pembenahan menyeluruh soal tata ruang di seluruh Sidoarjo," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Bupati Sidoarjo Keliling Pastikan Perbaikan Jalan Berlubang di Gedangan - Betro Berjalan Maksimal

Bupati Sidoarjo Keliling Pastikan Perbaikan Jalan Berlubang di Gedangan - Betro Berjalan Maksimal

Sabtu, 07 Feb 2026 18:27 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 18:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi terus menggenjot percepatan perbaikan jalan di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan. Upaya ini,…

Bupati Sidoarjo Bersama Ribuan Jamaah Panjatkan Doa untuk Sidoarjo di Usia ke 167

Bupati Sidoarjo Bersama Ribuan Jamaah Panjatkan Doa untuk Sidoarjo di Usia ke 167

Sabtu, 07 Feb 2026 10:50 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 10:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lantunan ayat suci Al Qur’an menggema mengiringi kehadiran Bupati Sidoarjo, Subandi dalam Semaan Al-Qur’an bersama Forum Com…

Targetkan Selesai Sebelum Lebaran, Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Berbagai Kecamatan

Targetkan Selesai Sebelum Lebaran, Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Berbagai Kecamatan

Sabtu, 07 Feb 2026 08:23 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 08:23 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perbaikan jalan berlubang benar-benar menjadi perhatian serius Pemkab Sidoarjo. Seperti kerusakan pada ruas Jalan Kedungrejo -…

Tindak Lanjut SE Bupati, ASN Sidoarjo Ramai - Ramai Kerja Bakti Bersihkan Alun-Alun dari Sampah dan Puntung Rokok

Tindak Lanjut SE Bupati, ASN Sidoarjo Ramai - Ramai Kerja Bakti Bersihkan Alun-Alun dari Sampah dan Puntung Rokok

Sabtu, 07 Feb 2026 00:28 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 00:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo melaksanakan kerja bakti bersih-bersih di Alun-Alun Sidoarjo,…

HPN 2026 Jadi Momen Refleksi, PWI Sidoarjo Perkuat Solidaritas, Komitmen Profesional dan Berintegritas

HPN 2026 Jadi Momen Refleksi, PWI Sidoarjo Perkuat Solidaritas, Komitmen Profesional dan Berintegritas

Jumat, 06 Feb 2026 23:56 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 23:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun…

Perkuat DTSEN Dorong Sekolah Rakyat, Kemensos Bersama Pemkab Sidoarjo Sinergikan Program Strategis Presiden Prabowo

Perkuat DTSEN Dorong Sekolah Rakyat, Kemensos Bersama Pemkab Sidoarjo Sinergikan Program Strategis Presiden Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 20:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 20:23 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo siap mendukung penuh dan mengawal program-program pemerintah pusat. Termasuk program Kementrian Sosial dalam…