Sidoarjo (republikjatim.com) - Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Sidoarjo resmi digelar di Gedung Youth Center Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo, Minggu (15/03/2026). Ajang ini, menjadi momentum awal pengembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Kabupaten Sidoarjo.
Kompetisi yang berlangsung sejak pagi hari itu dibuka langsung Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Yudhi Irianto. Turut hadir sejumlah tokoh olahraga diantaranya Ketua Umum ORADO Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil, Sekretaris ORADO Jawa Timur Esti Nalurani, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo sekaligus pengurus ORADO Jawa Timur Muh Zakaria Dimas Pratama serta Ketua Harian KONI Sidoarjo, Imam Purwanto.
Kejurcab perdana ini diikuti 20 tim atau 40 atlet yang bertanding dalam dua kategori. Yakni kategori junior usia 15–17 tahun dan kategori umum. Para peserta berasal dari berbagai komunitas serta lingkungan di Kabupaten Sidoarjo.
Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil menyebut penyelenggaraan kejuaraan di Sidoarjo menunjukkan kesiapan daerah dalam mengembangkan olahraga domino secara lebih terstruktur.
"Kejuaraan di Sidoarjo ini luar biasa, karena dihadiri lengkap oleh Kepala Disporapar dan Ketua KONI. Ini memungkinkan percepatan ORADO resmi masuk sebagai cabang olahraga di bawah naungan KONI," ujar Mahenda Abdillah Kamil kepada republikjatim.com, Minggu (15/03/2026).
Mahenda menjelaskan secara nasional organisasi ORADO baru dideklarasikan sekitar tiga bulan lalu. Meski demikian, sejumlah daerah di Jawa Timur mulai bergerak cepat membangun struktur organisasi hingga menyelenggarakan kompetisi resmi.
"Sidoarjo sendiri menjadi daerah kedua di Jawa Timur yang menggelar Kejurcab setelah Banyuwangi. Sementara agenda serupa dijadwalkan berlangsung serentak di berbagai kabupaten/kota akhir Maret mendatang. Tapi, Sidoarjo mendapat kesempatan lebih awal karena dinilai siap secara teknis maupun administratifnya," ungkapnya.
Ketua Umum Pengcab ORADO Kabupaten Sidoarjo, Yonathan Toar menegaskan kejuaraan ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem olahraga domino yang profesional dan berprestasi di Sidoarjo.
"Kejurcab ini, bukan sekadar kompetisi saja. Akan tetapi, menjadi langkah awal pembinaan atlet domino di Sidoarjo. Kami ingin membangun olahraga domino yang profesional, sportif dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nanti bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional," tegas Yonathan.
Yonathan juga berharap semakin banyak komunitas dan generasi muda yang tertarik menekuni domino. Karena sebagai olahraga prestasi, bukan sekadar permainan atau hiburan belaka.
"Kami ingin mengubah perspektif masyarakat domino adalah olahraga yang membutuhkan strategi, konsentrasi dan sportivitas tinggi. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis Sidoarjo bisa menjadi salah satu kekuatan domino di Jawa Timur," pintanya.
Sementara Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Yudhi Irianto berharap kejuaraan ini dapat menjadi titik awal pembinaan atlet domino di daerah. Menurutnya, olahraga ini memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi di tingkat provinsi.
"Harapan kami, dengan kesiapan yang cepat ini, ORADO Sidoarjo bisa melahirkan atlet unggulan. Minimal kita targetkan juara dua setelah Surabaya atau bahkan bisa menjadi juara umum di Porprov Jatim mendatang," harap Yudhi.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga citra domino sebagai olahraga yang bersih dari praktik taruhan. Sosialisasi kepada masyarakat dinilai penting agar domino dipahami sebagai cabang olahraga prestasi.
"Sosialisasikan terus di lingkungan rumah atau kompleks. Jaga nama olahraga ini tetap bersih tanpa taruhan uang, murni untuk mencari bibit atlet untuk kompetisi lokal, regional dan nasional," tandasnya.
Sementara kompetisi yang berlangsung sepanjang hari itu, memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Provinsi ORADO Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026 di Surabaya. Para atlet terbaik dari tingkat provinsi nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional.
"Sesuai yang direncanakan akan berlangsung pada pertengahan April 2026 mendatang," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi