Pemeriksaan Kades dan Perangkat Damarsi Rampung, Kejari Sidoarjo Buru Keberadaan Saksi Kunci Kasus TKD Jadi Kos Elit

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GERUDUK - Puluhan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo menggeruduk Kantor Kejari Sidoarjo mempertanyakan kasus dugaan korupsi TKD Damarsi yang sudah berubah menjadi belasan rumah kos elit, Jumat (24/07/2026) sore.
GERUDUK - Puluhan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo menggeruduk Kantor Kejari Sidoarjo mempertanyakan kasus dugaan korupsi TKD Damarsi yang sudah berubah menjadi belasan rumah kos elit, Jumat (24/07/2026) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Geram karena kasus tak kunjung usai, perwakilan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Jumat (24/07/2026). Mereka mempertanyakan kejelasan penanganan kasus dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi yang dinilai berjalan lambat sejak dilaporkan pada Januari 2026 lalu.

​Kedatangan perwakilan warga itu, diterima langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo.

​Perwakilan warga Desa Damarsi, Al Suwari mengatakan masyarakat membutuhkan kepastian hukum. Kasus ini, dinilai memicu kegelisahan dan potensi bentrok antarwarga di desa jika tidak segera dituntaskan.

​"Kedatangan kami kesini, untuk menanyakan progres pemeriksaan di Pidsus tentang tanah kas desa. Laporan dari pelapor sudah sejak Januari, tapi sampai bulan tujuh ini kenapa belum ada kepastian hukum? Kalau secepatnya tidak ada kepastian, kami warga Desa Damarsi siap menggelar aksi demo besar-besaran ke DPRD dan Kejari Sidoarjo," ujar perwakilan warga Damarsi, Al Suwari.

Selain itu, ​Al Suwari menambahkan dalam pertemuan itu, warga juga memberikan penambahan informasi dan data detail yang dinilai belum dikuasai sepenuhnya oleh tim penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo. 

"Karena itu, warga berharap agar kasus ini bisa segera dinaikkan dari penyelidikan (lid) ke penyidikan (dik)," pintanya.

​Menanggapi keluhan warga Damarsi itu, Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo menjelaskan hingga saat ini perkara penanganan TKD Damarsi masih terus berjalan dan berada dalam tahap penyelidikan. ​Sigit menegaskan, tim penyidik Kejari Sidoarjo bekerja secara objektif, profesional serta penuh kehati-hatian sebelum mengambil keputusan hukum apakah perkara ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan atau dihentikan jika kekurangan barang bukti dan keterangan.

​"Proses perkara ini, masih berlanjut dan terus berproses. Kami masih mengumpulkan sejumlah dokumen penting dan membutuhkan keterangan dari beberapa pihak terkait, baik dari unsur Pemerintah Desa (Pemdes) maupun pihak swasta," tegas Sigit Sambodo.

​Dalam penjelasannya, Sigit mengungkapkan sebagian besar pihak dari jajaran Perangkat Desa hingga Kepala Desa Damarsi sudah dipanggil dan dimintai keterangannya oleh penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo.

"Tapi, tim penyidik masih menemui kendala dalam memeriksa beberapa saksi dari pihak swasta. Salah satunya adalah saksi kunci bernama AN sebagai pengembang (pengusaha Property)," ungkapnya.

Diakui AN memang pernah ditemui di Lapas. Sayangnya, yang menemui saat itu, tim Intel Kejari Sidoarjo. Merkea sempat mendatangi yang bersangkutan (AN) saat masih menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

"Tapi saat ini, yang bersangkutan (AN) diketahui sudah keluar (bebas) dari Lapas. Tapi, keberadaan di rumah maupun tempat tinggal barunya belum diketahui pasti. Sehingga surat panggilan belum bisa diserahkan," tandas Sigit Sambodo sembari bakal meminta bantuan dan koordinasi dengan pihak lain untuk menemukan keberadaan AN itu.

Sementara ​warga Damarsi berharap adanya Win-Win Solution tanpa merugikan korban. Terutama dari pihak warga (user) yang terlanjur membeli kamar kos elit di atas TKD Damarsi itu.
​Al Suwari berharap Kejaksaan dapat menyelesaikan kasus ini secara adil. Harapannya, agar suasana di Desa Damarsi kembali kondusif, adem dan rukun.

​"Kami juga memperjuangkan nasib para pembeli (warga) penghuni kawasan kos elit (rumah) di atas lahan TKD itu, agar tidak menjadi korban yang dirugikan. Sedangkan untuk oknum yang bersalah tetap wajib diproses hukum secara tegas. Karena, kami ingin ada kepastian hukum dan solusi terbaik (win-win solution). Prinsipnya, siapa yang terbukti salah tetap harus diproses hukum secara tegas," pungkas Al Suwari didampingi pelapor perkara, Farid Efendi dan Musholin serta puluhan warga Damarsi lainnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Raih Peserta Terbaik, Ketua DPD Golkar Sumenep Ra Navis Wakili Indonesia di Pertemuan Parpol Se ASEAN

Raih Peserta Terbaik, Ketua DPD Golkar Sumenep Ra Navis Wakili Indonesia di Pertemuan Parpol Se ASEAN

Senin, 07 Sep 2026 09:38 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep, A Navis El Zuhdi, mengukir prestasi membanggakan di kancah regional. Tokoh muda yang…

Kepikat Inovasi Eco Lindi, Pemkot Jakarta Barat Boyong Ilmu Pengelolaan Sampah dari Sidoarjo

Kepikat Inovasi Eco Lindi, Pemkot Jakarta Barat Boyong Ilmu Pengelolaan Sampah dari Sidoarjo

Sabtu, 05 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberhasilan Kabupaten Sidoarjo dalam mengelola sampah secara berkelanjutan menarik perhatian Pemerintah Kota Administrasi …

Manisnya Melon Premium Candinegoro, Inovasi BUMDes Sidoarjo Sulap Greenhouse Jadi Wisata Edukasi Cuan

Manisnya Melon Premium Candinegoro, Inovasi BUMDes Sidoarjo Sulap Greenhouse Jadi Wisata Edukasi Cuan

Sabtu, 05 Sep 2026 20:19 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Inovasi pertanian modern kini hadir di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Melalui BUMDes Gapura, para pemuda desa…

Buka Pintu Pendopo Delta Wibawa untuk Warga, Bupati Subandi Anggap Ruang Bersama Masyarakat

Buka Pintu Pendopo Delta Wibawa untuk Warga, Bupati Subandi Anggap Ruang Bersama Masyarakat

Sabtu, 05 Sep 2026 19:31 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan dekat dengan…

Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo

Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo

Sabtu, 05 Sep 2026 18:08 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 18:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Antusiasme tinggi dan rasa ingin tahu yang besar mewarnai pelaksanaan program Pajak Bertutur 2026 yang digelar Kantor Wilayah…

Berbekal Semangat dan Karantina Ketat, Siswi SMAN 4 Sidoarjo Jessica Claudia Incar Mahkota Putri Kebaya Jatim 2026

Berbekal Semangat dan Karantina Ketat, Siswi SMAN 4 Sidoarjo Jessica Claudia Incar Mahkota Putri Kebaya Jatim 2026

Jumat, 04 Sep 2026 22:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah sukses mengamankan gelar sebagai Putri Kebaya Sidoarjo pada awal Januari 2026 lalu, Jessica Claudia Latif kini mantap…