Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SERAHKAN - Presidium KAHMI Sidoarjo menyerahkan rekomendasi usai kasus keracunan massal ke Wakil Menteri Agama, Dr H Romo Muhammad Syafi’i, SH M Hum di Ponpes Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Jumat (04/09/2026).
SERAHKAN - Presidium KAHMI Sidoarjo menyerahkan rekomendasi usai kasus keracunan massal ke Wakil Menteri Agama, Dr H Romo Muhammad Syafi’i, SH M Hum di Ponpes Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Jumat (04/09/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Insiden keracunan massal yang menimpa 730 santri dan pelajar di Sidoarjo memicu reaksi keras berbagai pihak. Berada di lokasi kejadian, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sidoarjo mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Termasuk operasional  SPPG yang ada di Sidoarjo.

​Langkah tegas ini, disampaikan langsung saat kunjungan Wakil Menteri Agama, Dr H Romo Muhammad Syafi’i, SH M Hum di Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jumat (04/09/2026). Kunjungan Wamenag itu, bertujuan meninjau langsung kondisi para santri pasca-insiden keracunan makanan dengan jumlah korban mencapai 730 santri dan pelajar itu.

​Majelis Daerah (MD) KAHMI Sidoarjo memanfaatkan momentum peninjauan ini dengan menyerahkan lembar pernyataan sikap resmi. Koordinator Presidium KAHMI Sidoarjo, Chairil Anwar mengatakan aspek keselamatan penerima manfaat tidak bisa ditawar.

​"Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat adalah amanah yang tidak boleh dipertaruhkan," unar Chairil Anwar di lokasi.

​Dalam tuntutannya, KAHMI mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait untuk memperketat alur pengawasan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses masak hingga tata cara distribusi makanan.

Beberapa ​Rekomendasi Utama KAHMI Sidoarjo diantaranya : 

1. ​Pengawasan Ketat Ketahanan Pangan: BGN wajib memantau rantai pasok bahan baku dan sistem distribusi hingga sampai ke tangan peserta didik.

2. ​Sertifikasi dan Uji Sampel: Seluruh personel Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus tersertifikasi serta wajib dilakukan tes uji sampel makanan sebelum dibagikan.

3. ​Inspeksi SPPG Lapangan: Memeriksa kelaikan seluruh unit SPPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

4.​ SPPG Khusus Pesantren: Mengusulkan pembentukan SPPG mandiri atau berbasis pesantren agar pemantauan gizi dan higiene dapat terpantau lebih terintegrasi.

​Presidium MD KAHMI Sidoarjo, Urip Prayitno menambahkan agar evaluasi tidak sebatas di atas kertas atau formalitas administratif belaka. Menurutnya, pembenahan teknis di lapangan menjadi kunci utama. Harapannya, agar niat baik program tidak berbalik menjadi musibah.

​"Jangan sampai program yang tujuannya meningkatkan gizi justru menimbulkan masalah kesehatan baru bagi anak-anak (didik) kita," pangkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi terus melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kali ini,…

Hadirkan 12 Praktisi dan Profesional, SMP Al Muslim Sidoarjo Bimbing Siswa Rancang Peta Karier Masa Depan Sejak Dini

Hadirkan 12 Praktisi dan Profesional, SMP Al Muslim Sidoarjo Bimbing Siswa Rancang Peta Karier Masa Depan Sejak Dini

Kamis, 03 Sep 2026 08:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana SMP Al Muslim Sidoarjo, Rabu (02/09/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX menyambut…

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pesta demokrasi beberapa tahun mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat…

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut dari insiden dugaan keracunan massal yang menimpa lebih dari 500 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam Desa Putat,…

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal menimpa sekitar 600 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, …