Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diwarnai beragam kegiatan sosio-kultural yang sarat nilai tradisi. Salah satunya, tradisi ruwah desa atau sedekah bumi yang kembali digelar meriah masyarakat Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo setiap menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan.
Ikon utama dalam kegiatan ini adalah Tumpeng Tempe Raksasa setinggi sekitar 13 sampai 14 meter yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus identitas Desa Sedengan Mijen sebagai desa sentra penghasil tempe. Tumpeng itu, dibuat dari kurang lebih tiga kuintal kedelai dan disusun secara gotong royong oleh warga.
Usai didoakan, ribuan warga yang sejak pagi memadati Lapangan Desa Sedengan Mijen langsung berebut potongan tempe itu. Suasana penuh kegembiraan tampak mewarnai prosesi itu. Karena tempe yang dibagikan diyakini membawa berkah bagi siapa saja yang mendapatkannya.
Tidak hanya tumpeng tempe raksasa, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan 31 tumpeng hasil bumi yang dibawa masing-masing RT. Beragam hasil pertanian, perkebunan hingga perikanan tersaji dan turut diperebutkan warga, sehingga menambah semarak kebersamaan.
Camat Krian, Nawari yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo mengapresiasi atas kekompakan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga tradisi budaya lokal itu. Mantan Camat Waru ini menyampaikan atas nama Pemkab Sidoarjo terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat serta menilai tradisi itu sangat positif.
"Karena tidak hanya melestarikan budaya saja, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata daerah," ujar Nawari.
Nawari menambahkan jika tradisi ini terus dilestarikan, kegiatan budaya seperti sedekah tumpeng tempe dapat masuk dalam agenda wisata daerah Kabupaten Sidoarjo.
"Kegiatan ini bisa masuk dalam agenda tahunan Pemkab Sidoarjo. Semoga saja bisa diusulkan di tahun-tahun berikutnya," ucapnya.
Sementara Kepala Desa Sedengan Mijen, Hasanuddin menegaskan sedekah tumpeng tempe bukan sekadar agenda tahunan saja. Melainkan wujud rasa syukur dan kebersamaan warga.
"Rasa syukur karena seluruh rangkaian ruwah desa berjalan lancar serta menyebut kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus sarana mempererat persatuan. Kamu juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang bekerja keras mensukseskan acara ini," tandasnya.
Rangkaian ruwah desa ini. Lanjut Kades sudah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Yakni mulai dari
istighotsah, barikan Khotmil Qur’an, pagelaran wayang kulit hingga pasar jajanan tradisional.
"Sedangkan puncak kegiatan ditandai dengan prosesi doa bersama dan perebutan tumpeng di lapangan desa, dengan antusiasme warga yang terlihat hingga acara berakhir," pungkasnya.
Tradisi tumpeng tempe raksasa ini terus menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat Sedengan Mijen. Bahkan, sekaligus menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Sidoarjo. Ary/Waw
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Jumat, 30 Okt 2026 14:05 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 14:05 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo resmi tancap gas mempersiapkan…
Kamis, 29 Okt 2026 18:43 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 18:43 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi menginstruksikan seluruh Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Sidoarjo untuk mengawal ketat…
Kamis, 29 Okt 2026 18:07 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 18:07 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, resmi tuntas. Proyek pavingisasi yang …
Kamis, 29 Okt 2026 16:24 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 16:24 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pembangunan daerah dan…
Kamis, 29 Okt 2026 14:12 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 14:12 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Ruang kelas madrasah tak hanya menjadi tempat menghafal rumus atau teori pelajaran saja. Akan tetapi, juga melahirkan karya…
Rabu, 28 Okt 2026 20:30 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:30 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemandangan berbeda dan penuh warna tampak di halaman KB TK Al Muslim, Rabu (28/10/2026). Ratusan siswa tampil anggun dan gagah …
Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Penantian panjang masyarakat Sidoarjo untuk bebas dari kemacetan horor di kawasan Gedangan makin mendekati kenyataan. Pemerintah…
Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik lokal di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan iklim yang hangat dan kondusif. Diinisiasi oleh DPC Partai…
Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam situasi duka.…
Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026 di Alun-Alun…
Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB
Ngawi (republikjatim.com) – Film komedi berbahasa Jawa Piye To Kih? menyapa penonton di Kabupaten Ngawi melalui agenda special screening atau pemutaran khusus d…
Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus bergerak masif dalam memperkuat benteng pengawasan internal pemerintahan. Tidak…
Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Aliran Sungai Afvour Wilayut di Jalan Raya Luwung, Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, tak lama lagi bakal punya wajah baru.…
Selasa, 27 Okt 2026 18:32 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 18:32 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ceria dan penuh antusias tampak di ruang - ruang kelas SMP Al Muslim Sidoarjo. Sekolah ini, baru saja sukses menggelar…
Selasa, 27 Okt 2026 15:43 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 15:43 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus membuktikan komitmennya dalam mengentaskan permukiman tidak layak huni melalui…