Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Politisi senior Anas Urbaningrum
Politisi senior Anas Urbaningrum

i

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai dengan menurunnya hasil survei tingkat kepuasan publik (masyarakat umum).

Politisi senior Anas Urbaningrum blak-blakan menyoroti merosotnya tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap pemerintah yang dinilainya berada di angka "cukup mengkhawatirkan" itu.

"​Padahal, Presiden Prabowo mengawali masa jabatannya dengan modal kepercayaan masyarakat yang cukup membumbung tinggi saat itu," ujar Anas Urbaningrum mengawali pembicaraan.

Prihatin melihat ketimpangan antara kerja keras sang Presiden dan ritme jajaran pembantunya, Anas meracik 5 saran strategis agar bahtera pemerintahan kembali melaju kencang. Diantaranya :

​1. Stop Program 'Ad Hoc', Fokus Janji Kampanye

​Di tengah ruang anggaran yang relatif terbatas (cupet), Anas mengingatkan pemerintah untuk tidak terus-menerus memproduksi program dadakan. Fokus utama harus dikembalikan pada pemenuhan janji-janji kampanye yang konkret dan langsung dirasakan warga.

​2. Sapu Bersih Sekat "Anak Emas" di Kabinet

​Anas mencium aroma tak sedap terkait konsolidasi internal. Menurutnya, masih ada kesan sebagian personel kabinet "diutamakan" sementara yang lain "dinomorduakan". Ia mendesak agar sekat-sekat ini segera dilebur agar seluruh tim bergerak dalam satu irama di bawah komando Presiden.

​3. Komunikasi Publik Proaktif, Bukan Cuma Klarifikasi

​Pemerintah diminta merubah gaya komunikasinya. Daripada sibuk memadamkan api kontroversi dan memberi klarifikasi setelah kegaduhan terjadi, pemerintah harus lebih proaktif memproduksi narasi serta isu-isu positif.

​4. Genjot Sektor Riil dan Urusan Perut Rakyat

​Kebijakan harus menyasar langsung pada kebutuhan mendasar warga. Anas menekankan pentingnya menggenjot ketersediaan pangan, pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan, pembukaan lapangan kerja, hingga jaminan rasa aman bagi masyarakat.

​5. Rampingkan Kabinet yang Terlalu Gemuk!

​Poin paling menohok dari Anas adalah desakan untuk merampingkan postur kabinet. Ia menilai struktur yang terlalu besar justru membikin koordinasi lambat dan tidak efisien.

​"Kabinet yang terlalu gemuk bisa menciptakan mesin kerja kurang maksimal. Presiden bisa berlari kencang, bisa kerja sangat keras tetapi ada sebagian dari 'Keluarga Besar Kabinet' hanya bekerja sekadarnya atau ala kadarnya," tegas Anas.

​Meski melayangkan kritik tajam, Anas menutup masukannya dengan optimisme. Salah satunya dengan dorongan semangat bagi kepala negara demi terwujudnya harapan rakyat Indonesia bisa bangkit adil, makmur dan berdaulat.

​"Ayo Pak Presiden, Anda bisa!" pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Semangat Kemerdekaan RI di Sedati, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Kebersamaan dan Kawal Pembangunan

Semangat Kemerdekaan RI di Sedati, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Kebersamaan dan Kawal Pembangunan

Minggu, 16 Agu 2026 11:15 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana penuh kehangatan dan kekhusyukan mewarnai Car Wash Pabean, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu (15/08/2026).…

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib kepemimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo hingga kini masih menggantung. Meski jajaran calon…

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran pada 28 paket proyek infrastruktur…

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat…

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Alun-Alun Sidoarjo tampak berbeda dan dipenuhi semangat membara, Jumat pagi (14/08/2026). Ribuan anggota Pramuka…

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi sorotan Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo terkait peningkatan angka kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL),…