Hasil Uji Lab Kasus Santri Dan Pelajar Keracunan MBG di Sidoarjo, Dinkes Temukan 3 Jenis Bakteri serta Zat Kimia Nitrit

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina M Kes.
Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina M Kes.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hasil pemeriksaan (uji) laboratorium terkait kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo akhirnya terkuak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo menemukan tiga jenis bakteri berbahaya serta kandungan zat kimia nitrit pada sampel makanan dan muntahan para korban.

​Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati Yuwantina M Kes mengatakan uji laboratorium baik melalui pemeriksaan cepat maupun kultur menunjukkan keberadaan bakteri Escherichia coli (E. coli), Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus.

​"Hasil dari kedua metode uji itu, menunjukkan temuan yang berkaitan. Kalau kandungan kimia yang muncul hanya nitrit," ujar dr Lakhsmie Herawati Yuantina usai menghadiri acara di Kampus C Unair Surabaya, Jumat (11/09/2026).

​Meski temuan bakteri dan zat kimia susah dipastikan, pihak Dinkes belum dapat menyimpulkan titik pasti terjadinya pencemaran. Kontaminasi disinyalir dapat terjadi di berbagai rantai proses. Yakni mulai dari sumber air, bahan baku, proses memasak, pengemasan hingga tahap distribusi.

​Buntut dari kejadian ini, Dinkes Sidoarjo mengambil beberapa langkah tegas. Diantaranya suspend SPPG. Yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas kasus itu, resmi dijatuhi sanksi pembekuan operasional (suspend). Kemudian, valuasi SOP. Yakni selama masa suspend, SPPG diwajibkan melakukan pembenahan total di bawah pemantauan Dinkes dan Satgas MBG Jatim.

"Terakhir, soal sorotan sertifikasi. Kami (Dinkes) memastikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bukanlah jaminan mutlak kalau standar di lapangan mengendor. Saat ini, tercatat masih ada 21 SPPG di Sidoarjo yang sudah beroperasi meski belum mengantongi SLHS," ungkapnya.

​Kasus keracunan program MBG di Sidoarjo sepanjang Tahun 2026 ternyata bukan kali pertama. Data Dinkes Pemkab Sidoarjo mencatat setidaknya ada tiga insiden terpisah.

Terkait insiden terbesar pada 1 September yang menginfeksi 726 santri dan pelajar Dinkes Sidoarjo memutuskan tidak menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Langkah ini diambil setelah berkoordinasi dengan Dinkes Pemprov Jatim agar tim medis dapat berfokus penuh pada penanganan darurat korban tanpa terhambat penanganan administratif penetapan KLB yang memakan waktu.

"Kami (​Dinkes Pemkab Sidoarjo) bakal mengevaluasi ketat dan terus dilakukan secara menyeluruh agar penyiapan MBG ke depan benar-benar higienis dan aman bagi anak-anak penerima manfaat MBG," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Kabar Gembira Warga Sedati, Bupati Subandi Bocorkan Rencana Pembangunan RSUD Baru dan Betonisasi Jalan

Kabar Gembira Warga Sedati, Bupati Subandi Bocorkan Rencana Pembangunan RSUD Baru dan Betonisasi Jalan

Kamis, 10 Sep 2026 10:39 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Masyarakat Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mendapat angin segar terkait fasilitas kesehatan dan infrastruktur jalan. …

Garap Potensi Pendapatan ZIS Raksasa Rp 2,2 Triliun, Pemkab Sidoarjo Wajibkan Bentuk UPZ di 346 Desa dan Kelurahan

Garap Potensi Pendapatan ZIS Raksasa Rp 2,2 Triliun, Pemkab Sidoarjo Wajibkan Bentuk UPZ di 346 Desa dan Kelurahan

Rabu, 09 Sep 2026 21:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melakukan terobosan besar untuk mengoptimalkan potensi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di…

Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Mimik Idayana Turun Bagikan 30 Kilogram Beras Bagi Warga Tulangan dan Krembung

Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Mimik Idayana Turun Bagikan 30 Kilogram Beras Bagi Warga Tulangan dan Krembung

Rabu, 09 Sep 2026 20:20 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo,…

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah konkret Pemerintah Desa (Pemdes) Krembung dalam mengelola sampah mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten…

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur dan ancaman…

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…