Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga Sidoarjo mengikuti kegiatan tasyakuran menjelang dibukanya kembali Alun-Alun Sidoarjo setelah selesai direvitalisasi dengan anggaran Rp 24,6 miliar Tahun 2025, Selasa (27/01/2026) malam. Tasyakuran yang dikemas dengan Makan Bareng Mak Mimik (panggilan akrab Wabup Sidoarjo) itu digelar di bawah Monumen Jayandaru Alun - Alun Sidoarjo.
Dalam acara yang penuh nilai kebersamaan itu, juga berlangsung hangat dan khidmat. Apalagi, warga juga bisa makan bareng anggota Forkopimda Sidoarjo seperti Kapolresta, Dandim 0816 Sidoarjo, Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo serta beberapa anggota DPRD Sidoarjo dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.
Acara yang diinisiasi Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana ini mengajak masyarakat makan malam bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus perayaan ruang publik baru yang dinantikan warga Sidoarjo. Revitalisasi Alun-Alun sudah lama ditunggu masyarakat sebagai tempat rekreasi gratis, ruang terbuka dan ruang berkumpul keluarga. Keberadaan Alun-Alun yang lebih modern fasilitas umumnya ini, diharapkan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif bagi warga Sidoarjo.
"Kegiatan Makan Bareng Mak Mimik ini, meskipun tidak direncanakan, tapi saya seneng sekali melihat antusias masyarakat luar biasa besar. Saya mengucapkan terima kasih. Nanti makan sama Mak Mimik ini sebagai wujud merealisasikan keinginan warga. Karena selama ini, setiap saya live di Tiktok banyak warga yang ingin bertemu dan makan bareng Mai Mimik. Karena itu, acara digelar malam ini dengan melibatkan berbagai UMKM," ujar Mimik Idayana di sela acara Makan Bareng Mak Mimik itu.
Tidak hanya itu, Mimik menjelaskan momentum syukuran ini bukan sekadar ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan Alun-Alun Sidoarjo saja. Akan tetapi, juga menjadi awal lahirnya ruang ekonomi baru berbasis partisipasi masyarakat di sekitar Alun-Alun Sidoarjo.
"Alhamdulillah saya sangat terharu dengan antusiasme panjenengan (warga) malam ini. Makan bareng dengan Mak Mimik semoga menjadi berkah bagi masyarakat sekaligus berkah bagi Kabupaten Sidoarjo ke depannya agar bisa lebih baik lagi," pinta Mimik Idayana.
Dalam kegiatan ini, diwarnai dengan potong tumpeng. Dalam acara ini, juga disediakan sejumlah menu makanan yang kebanyakan dari para pemilik Pedagang Kaki Lima (PKL). Mulai menu rawon, mie ayam, tahu tek, nasi goreng, bakso hingga jagung rebus. Dalam kesempatan itu, Mimik Idayana juga mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian.
"Kami berharap suasana kebersamaan seperti ini membawa keberkahan dan rezeki bagi masyarakat. Saya berharap warga Sidoarjo selalu rukun dan damai. Dengan kondisi seperti ini, semoga banyak rezekinya dan masyarakat selalu diberikan kesehatan," tegas Mimik Idayana yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra ini.
Sementara acara tasyakuran di Alun-Alun ini juga ditutup dengan pesta kembang api. Pesta kembang api menambah semaraknya acara di kawasan Alun-Alun Sidoarjo itu. Turut hadir dalam tasyakuran ini, sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda. Diantaranya Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Ketua DPD Golkar Sidoarjo Adam Rusydi, Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Gatot Soegeng Soesanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tirto Adi serta pimpinan Bank Jatim Cabang Sidoarjo.
Dengan wajah baru Alun-Alun Sidoarjo itu, diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat Sidoarjo. Bahkan, sekaligus penggerak sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di Kota Delta.
Tidak hanya makan bareng tumpeng dan makanan polo Pendem. Sebagian warga juga berebut berswafoto dengan Wabup Sidoarjo dan beberapa pejabat lainnya yang hadir di tengah-tengah dua tumpeng besar dan berbagai jenis makanan lainnya itu. Ary/Waw
Editor : Redaksi