Pembongkaran Paksa Tembok Mutiara Regency Tak Jamin Urai Kemacetan, Wabup Sidoarjo Bakal Panggil Kasatpol PP

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KECEWA - Perwakilan warga Perumahan Mutiara Regency mengungkapkan kekecewaannya kepada Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Emir Firdaus usai pembongkaran tembok, Kamis (29/01/2026).
KECEWA - Perwakilan warga Perumahan Mutiara Regency mengungkapkan kekecewaannya kepada Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Emir Firdaus usai pembongkaran tembok, Kamis (29/01/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembongkaran paksa pagar (tembok) Perumahan Mutiara Regency penghubung Perumahan Mutiara City di Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo dinilai tidak menjamin mampu mengurai kemacetan di JL Raya Jati Sidoarjo yang dipicu penumpukan kendaraan di pertigaan masuk Perumahan Kahuripan Nirvana Village (KNV) dan keluar masuk Jalan Jati Utara dan Selatan.

Pembongkaran paksa pagar diujung Perumahan Mutiara Regency itu, justru semakin memicu kekecewaan warga penghuni perumahan One Gate System itu. Apalagi, warga menilai tindakan represif petugas Satpol PP Pemkab Sidoarjo itu, dapat merugikan rasa aman dan kenyamanan lingkungan warga perumahan yang berada tepat di Exit Tol Sidoarjo Kota itu.

Ketua RW 16 Perumahan Mutiara Regency, Suhartono mengatakan pembongkaran paksa tembok itu sebagai bentuk tindakan yang tidak berpihak kepada warga yang sudah puluhan tahun tinggal di kawasan perumahan itu. Alasannya, karena selama ini dirinya dan warga lainnya sudah puluhan tahun hidup dengan tenang, aman dan tidak pernah ada permasalahan yang serius. 

"Sekarang tiba-tiba pagar dirusak, dijebol dan warga dibuat seperti ini. Kami merasa dikalahkan kepentingan developer (pengembang perumahan baru). Pemkab dan Bupati Sidoarjo tidak berpihak ke warga tapi justru berpihak ke pengembang perumahan. Makanya, akses jalan akan tetap kami tutup demi keamanan dan kenyamanan warga," ujar Suhartono ditemui di lokasi pembongkaran tembok usai membuat laporan ke Polresta Sidoarjo, Kamis (29/01/2026) sore.

Suhartono dan warga lainnya juga 
mempertanyakan keputusan pembukaan akses jalan yang dinilai mengabaikan aspirasi warganya itu. Menurut Suhartono, warga berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Sidoarjo seharusnya bisa lebih arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan dan kebijakan. 

"Seharusnya Bupati itu melindungi dan mengayomi masyarakatnya yang sudah lama bermukim di wilayah itu. Karena itu, kami berharap Bupati Sidoarjo melindungi warganya, bukan malah membuat warganya susah. Kalau tidak bisa membantu warga, jangan membuat warga sampai menangis seperti yang dialami ibu-ibu dan para lansia di perumahan kami ini," tegasnya.

Kekecewaan serupa dirasakan Ny Stefani (38) salah satu warga Mutiara Regency lainnya. Stefani mengaku khawatir pembukaan akses jalan akan mengganggu keamanan dan ketertiban warga di lingkungan perumahannya itu. Padahal, selama hampir 20 tahun tinggal di kawasan perumahan itu dirinya dan keluarganya merasa sangat nyaman.

"Puluhan tahun kami tinggal disini tidak pernah ada apa-apa. Semua merasa aman dan nyaman. Sekarang jalannya dibuka, kami khawatir jadi rawan kecelakaan dan kasus kriminal lainnya. Jalan ini kan jalan lingkungan tempat anak-anak, ibu-ibu dan para lansia bertemu warganya," ungkap Stefani. 

Tidak hanya itu, Stefani menambahkan, warga merasa tidak pernah benar-benar memberikan persetujuan atas pembukaan akses jalan lingkungan antar perumahan itu. 

"Kami berharap Ibu Wabup Sidoarjo (Mimik Idayana) mau memberikan perlindungan terhadap warga Perumahan Mutiara Regency. Yang kami butuhkan ketenangan, keamanan dan kenyamanan," pinta Stefani.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menyayangkan tindakan represif dan arogan dari Satpol PP Pemkab Sidoarjo. Karena itu, pihak bakal memanggil Kepala Satpol PP Pemkab Sidoarjo untuk diminta keterangan. 

"Rencana dalam waktu dekat kami akan panggil Kasatpol PP (Yany Setiawan) untuk melakukan klarifikasi terkait pembongkaran pagar (tembok) batas perumahan ini," tandas Mimik Idayana saat ke lokasi pembongkaran tembok batas perumahan itu.

Sedangkan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo yang juga anggota Fraksi PAN Sidoarjo, Emir Firdaus mengaku bakal mengusulkan ke pimpinan dewan (Ketua DPRD Sidoarjo) untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) pembongkaran tembok Perumahan Mutiara Regency itu.

"Kami bakal segera mengusulkan pembentukan Pansus atas masalah pembongkaran tembok batas perumahan ini. Karena rekomendasi DPRD Sidoarjo juga isinya melarang pembongkaran tembok Perumahan Mutiara Regency, sebelum ada Perda RTRW Sidoarjo Kota terbentuk," papar Emir Firdaus yang juga mencalonkan diri sebagai Ketua DPD PAN Sidoarjo.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo, Yany Setiawan menegaskan pembongkaran dilakukan berdasarkan perintah Bupati Sidoarjo. Alasannya, karena proses pembongkaran itu sudah melalui proses dan tahapan yang cukup panjang.

"Kami melaksanakan perintah Bapak Bupati dalam rangka pembukaan akses integrasi jalan di Perumahan Mutiara Regency. Tahapan sebelumnya, sudah dilaksanakan Dinas Perumahan Permukian Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) sebagai pemegang aset. Itu sudah ada proses panjang termasuk kesepakatan yang melibatkan warga dan Forkopimda," kilah Yany.

Menurut Yany, pembukaan akses jalan itu, bertujuan mengurangi beban kemacetan di kawasan Desa Banjarbendo dengan menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat menuju Jalan Raya Jati, Sidoarjo. Dalam pelaksanaan pembongkaran, Satpol PP Pemkab Sidoarjo menerjunkan sekitar 210 personel. Selain itu, pengamanan juga melibatkan 60 personel Polresta Sidoarjo, 30 personel TNI didukung unsur lainnya.

"Alhamdulillah kegiatan (pembongkaran) berjalan lancar. Memang masih ada warga yang menolak, tetapi pembukaan akses jalan sudah berhasil dilaksanakan hari ini," pungkasnya.

Hingga kini, sebagian besar warga Perumahan Mutiara Regency tetap menyatakan masih menolak akses jalan itu untuk jalan umum. Warga juga berharap ada dialog lanjutan dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi yang dianggap lebih adil bagi semua pihak. Hel/Waw

Berita Terbaru

Kasus Alih Fungsi TKD Damarsi Jadi Kos Elit Seharga Ratusan Juta, Pidsus Kejari Sidoarjo Periksa Mantan Kades dan LPMD

Kasus Alih Fungsi TKD Damarsi Jadi Kos Elit Seharga Ratusan Juta, Pidsus Kejari Sidoarjo Periksa Mantan Kades dan LPMD

Jumat, 05 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran,…

Diiringi Hadiah Bunga untuk Bunda, Pelepasan TK Cahaya Kita Magersari Sidoarjo Penuh Berkah dan Makna

Diiringi Hadiah Bunga untuk Bunda, Pelepasan TK Cahaya Kita Magersari Sidoarjo Penuh Berkah dan Makna

Kamis, 04 Jun 2026 18:26 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kelulusan siswa dan siswi Taman Kanak-kanak (TK) Cahaya Kita Magersari, Kecamatan Sidoarjo angkatan ke 24 mulai menjadi lentera…

Gurita Korupsi MBG, Kongkalikong Vendor Hingga Mark-Up Pengadaan Miliaran 3 Bos BGN Ditahan Kejagung Usai Dicopot

Gurita Korupsi MBG, Kongkalikong Vendor Hingga Mark-Up Pengadaan Miliaran 3 Bos BGN Ditahan Kejagung Usai Dicopot

Rabu, 03 Jun 2026 22:11 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 22:11 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI resmi menetapkan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam kasus…

Audiensi PT Minarak Lapindo Jaya dan Korban Lumpur, Bupati Sidoarjo Hidupkan Lagi Satgas Selesaikan Ganti Rugi

Audiensi PT Minarak Lapindo Jaya dan Korban Lumpur, Bupati Sidoarjo Hidupkan Lagi Satgas Selesaikan Ganti Rugi

Rabu, 03 Jun 2026 21:04 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo bertemu dengan PT Minarak Lapindo Jaya di ruang Delta Wicaksana, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo,…

Termotivasi Kepemimpinan Perempuan, Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman Undang Wabup Sidoarjo di Podcast

Termotivasi Kepemimpinan Perempuan, Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman Undang Wabup Sidoarjo di Podcast

Rabu, 03 Jun 2026 20:33 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menjadi inspiratif bagi siswa dan siswi SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman. Mereka ingin…

Geliat Ekonomi Hijau di Sidoarjo Menjanjikan, Pokmas Tsadewa Wage Taman Sukses Panen Perdana Sayur Hidroponik

Geliat Ekonomi Hijau di Sidoarjo Menjanjikan, Pokmas Tsadewa Wage Taman Sukses Panen Perdana Sayur Hidroponik

Rabu, 03 Jun 2026 20:00 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semangat kemandirian pangan dan pemberdayaan ekonomi warga kini tengah bertumbuh subur di Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo.…