Asal Kedaulatan Rakyat Tetap Terjaga, Pilkada Melalui DPRD Tidak Melanggar Konstitusi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIMPOSIUM - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium Nasional bertema Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No 7C, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/01/2026).
SIMPOSIUM - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium Nasional bertema Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No 7C, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/01/2026).

i

Jakarta (republikjatim.com) - Wacana perubahan sistem pemilihan Kepala Daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika itu, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pusat menggelar Simposium Nasional bertema Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No. 7C, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/01/2026) kemarin.

Simposium nasional yang dipandu Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar ini menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar kebijakan untuk mendiskusikan kemungkinan pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD sebagai alternatif. Wacana ini, di tengah meningkatnya biaya politik dan praktik transaksional dalam setiap Pilkada langsung.

Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof Dr H Yuddy Crisnandi SE ME mengatakan demokrasi tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebagai prosedur pemungutan suara langsung saja.

"Tapi, dalam Demokrasi Pancasila, substansi kepemimpinan, stabilitas pemerintahan dan efektivitas pembangunan daerah juga menjadi ukuran penting," ujar Yuddy Crisnandi di sela simposium itu.

Prof Yuddy menilai, pada masa sebelum reformasi, termasuk era pemerintahan Presiden Soeharto, mekanisme Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD memiliki keunggulan dalam hal stabilitas dan kesinambungan kebijakan. Namun, tetap perlu dikritisi agar tidak mengulang praktik sentralisasi kekuasaan. 

"Nah, model itu dapat menjadi referensi historis untuk dirumuskan ulang secara lebih demokratis dan transparan lagi di era saat ini," ungkapnya.

Pandangan ini diperkuat Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Prof Dr Albertus Wahyurudhanto MSi. Ia menilai persoalan utama Pilkada hari ini bukan sekadar langsung atau tidak langsung saja. 

"Akan tetapi, lemahnya sistem kaderisasi dan rekrutmen elite politik," paparnya.

Menurut Prof. Albertus, pada masa pemilihan melalui DPRD, seleksi kepala daerah lebih menekankan aspek kapasitas administratif dan loyalitas terhadap sistem pemerintahan. 

"Memang ada keterbatasan demokratis di masa lalu, tetapi ada pelajaran penting tentang kontrol politik dan efisiensi biaya. Kalau dirancang ulang dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan, pemilihan lewat DPRD bisa menjadi alternatif rasional," jelasnya.

Sementara Guru Besar FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof Dr Taufiqurokhman, SH MSi menguraikan pandangan penyeimbang. Ia mengingatkan Pilkada langsung tetap memberikan legitimasi kuat kepada Kepala Daerah karena bersumber langsung dari rakyat.

"Kami mengakui diskursus pemilihan melalui DPRD patut dibahas secara objektif, terutama kalau diarahkan untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan daerah dan menekan politik uang. Yang terpenting memastikan kedaulatan rakyat tetap terjaga, apa pun model yang dipilih," tandasnya.

Simposium Nasional SMSI ini menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat menjadi salah satu alternatif kebijakan, dengan syarat dirancang secara demokratis, transparan, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. 

"Diskusi ini menjadi kontribusi strategis SMSI dalam merespon kondisi demokrasi saat ini," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Mimik Idayana Turun Bagikan 30 Kilogram Beras Bagi Warga Tulangan dan Krembung

Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Mimik Idayana Turun Bagikan 30 Kilogram Beras Bagi Warga Tulangan dan Krembung

Rabu, 09 Sep 2026 20:20 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo,…

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah konkret Pemerintah Desa (Pemdes) Krembung dalam mengelola sampah mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten…

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur dan ancaman…

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…