Sidoarjo (republikjatim.com) - Lapas Kelas I Surabaya Kanwil Kemenkumham Jatim mengisi Ramadan dengan berbagi kepada sesama. Lapas yang dipimpin Jalu Yuswa Panjang ini menggelar bakti sosial di Panti Asuhan Masyithoh, Jumat (22/04/2022). Selain itu, Lapas yang terletak di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong ini juga memberi bantuan modal untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Jalu yang memimpin jajarannya dalam acara berbagi menjelaskan kegiatan ini sekaligus menyemarakkan rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke 58. Acara itu, berkolaborasi dengan Rutan Perempuan Surabaya, Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) juga dilibatkan.
Para santriwati yang menghuni panti menyambut para petugas dengan berbagai keahlian yang dimiliki. Mulai hadroh hingga tilawatil Al Quran. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak sangat terasa.
Jajaran Lapas Surabaya diterima pengasuh Panti Asuhan Masyitoh, Taslimah. Bantuan berupa sembako diberikan langsung kepada anak-anak dan pengasuh panti. Sedangkan bantuan berupa modal usaha diberikan secara simbolis kepada pemilik warung kopi di depan Lapas, Putro Kencono.
Jalu menerangkan maksud dan tujuan rombongan datang untuk menjumpai langsung adik-adik. Sekaligus menjalin silaturahmi baik dengan pengurus maupun anak panti asuhan sendiri.
"Semoga bisa memberikan manfaat yang positif kepada adik-adik semuanya," ujar Jalu kepada republikjatim.com, Jumat (22/04/2022).
Pria asli Madiun itu menerangkan bantuan untuk UMKM sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha. Sekaligus jadi wujud partisipasi aktif dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi.
"Upaya ini sebagai wujud partisipasi aktif kami terhadap UMKM dan anak-anak yatim," ungkapnya.
Pengasuh Yayasan Masyithoh, Taslimah menyampaikan rasa terima kasih kepada Lapas Kelas I Surabaya, Rutan Kelas IIA Surabaya dan PIPAS. Yakni karena memberikan perhatian kepada yayasan. Dia berharap dengan kebaikan ini, jajaran Lapas Porong diberi keberkahan.
"Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat serta mendapat ridho dari Allah SWT," ungkapnya.
Sementara Putro Kencono mengaku banyak terima kasih kepada pihak Lapas Porong. Alasannya, karena dipercaya untuk menerima bantuan modal UMKM.
"Nanti bantuan ini akan digunakan sebaik demi kelancaran usaha saya ini," tandasnya. Kem/Hel/Waw
Editor : Redaksi