APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AMANKAN - Sebanyak 85 unit motor yang diduga sebagai tempat penadah hasil curian digrebek petugas Polrestabes Surabaya di kawasan Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Selasa (27/01/2026) malam.
AMANKAN - Sebanyak 85 unit motor yang diduga sebagai tempat penadah hasil curian digrebek petugas Polrestabes Surabaya di kawasan Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Selasa (27/01/2026) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah petugas Polrestabes Surabaya menggerebek sebuah gudang rongsokan di wilayah Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Selasa (27/01/2026) malam. Dalam penggerebekan itu, puluhan kendaraan bermotor diduga hasil kejahatan (pencurian dan perampasan) berhasil diamankan petugas dan langsung diangkut sebagai barang bukti.

Dengan penggerebekan itu, tampak petugas Aparat Penegak Hukum (APH) Sidoarjo kecolongan atas penggrebekan di wilayah hukum Polresta Sidoarjo dan Polsek Sukodono itu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebanyak 85 unit sepeda motor dan 4 unit mobil ditemukan di dalam gudang rongsokan itu. Seluruh kendaraan yang diduga hasil pencurian itu, kemudian diangkut dan disita sebagai barang bukti sekaligus untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

Penggerebekan dilakukan pada malam hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan kendaraan ditemukan tersimpan di dalam gudang semi permanen itu. Seluruh kendaraan kemudian diamankan untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sukodono, AKP Iqbal Satya Bimantara membenarkan adanya penggerebekan di wilayah hukumnya itu. Namun, Iqbal menjelaskan penanganan perkara kini,sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polrestabes Surabaya.

"Memang benar ada penggerebekan yang dilakukan malam hari. Kasusnya sudah diambil alih Polrestabes Surabaya dan akan dirilis resmi oleh petugas Polrestabes Surabaya," ujar Iqbal Satya Bimantara, Rabu (28/01/2026).

Selama ini, lokasi penggerebekan itu
diduga menjadi tempat penadahan kendaraan hasil kejahatan itu tampak sepi. Salah satu karyawan rongsokan di sekitar lokasi mengungkapkan gudang itu, selama ini dikenal warga sebagai tempat gadai motor.

"Kalau perizinannya selama ini, tempat ini dikenal orang sebagai tempat gadai motor, warga tahunya begitu," ungkap salah seorang warga sekitar gudang penggerebekan, Khasibu.

Lebih jauh, Khasibu menyebutkan, sedikitnya 85 unit sepeda motor diangkut polisi dan proses pengangkutan kendaraan itu, menggunakan beberapa truk.

"Saat motor diangkut menggunakan sekitar lima truk yang dipakai untuk mengangkut barang bukti motor itu," paparnya.

Khasibu menceritakan pemilik gudang bernama Soleh menerima kendaraan dengan sistem gadai. Warga sekitar juga kerap melihat aktivitas keluar dan masuk gudang dengan membawa sepeda motor ke dalam gudang itu.

"Memang di dalam gudang itu, banyak  motornya dan kelihatan ada STNKnya, tetapi banyak yang tidak ada BPKB," ungkapnya.

Saksi menambahkan, sebagian besar sepeda motor yang digadaikan masih berstatus kredit dan belum lunas. Bahkan, pada pagi hari sebelum penggerebekan, terdapat dua orang yang datang ke lokasi dengan maksud menebus sepeda motornya di dalam gudang itu.

"Saya arahkan ke Polrestabes Surabaya sambil membawa surat dari leasing, karena kebanyakan motornya masih kredit," pungkasnya. 

Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto belum memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus dugaan motor dan mobil hasil curian itu. Hel/Waw

Berita Terbaru

Mobil Pikap Terjun ke Sungai di Ngawi, Sopir dan 2 Penumpang Terluka

Mobil Pikap Terjun ke Sungai di Ngawi, Sopir dan 2 Penumpang Terluka

Jumat, 15 Mei 2026 18:41 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 18:41 WIB

Ngawi (republikjatim.com) - Sebuah mobil pikap jenis Mitsubishi L300 terjun ke sungai sedalam sekitar 10 meter setelah menabrak pagar pembatas jembatan di…

Diduga Tetap Beroperasi Usai SP-1, Outlet Miras di Ngawi Jadi Sorotan

Diduga Tetap Beroperasi Usai SP-1, Outlet Miras di Ngawi Jadi Sorotan

Kamis, 14 Mei 2026 14:06 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 14:06 WIB

Ngawi (republikjatim) - Kabupaten Ngawi kembali menjadi sorotan terkait pengawasan peredaran minuman beralkohol. Meski telah menerima Surat Peringatan Pertama…

Diduga Mengantuk, Pikap Tabrak Truk dan Pemotor di Ngawi, 3 Orang Luka

Diduga Mengantuk, Pikap Tabrak Truk dan Pemotor di Ngawi, 3 Orang Luka

Kamis, 14 Mei 2026 13:44 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 13:44 WIB

Ngawi (republikjatim.com) - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati, tepatnya di Desa Karangmalang, Kecamatan Kasreman, Kabupaten N…

Waspada! Rokok Ilegal di Ngawi Kini Merambah Marketplace, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan Gencar Sosialisasi

Waspada! Rokok Ilegal di Ngawi Kini Merambah Marketplace, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan Gencar Sosialisasi

Rabu, 13 Mei 2026 19:58 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 19:58 WIB

Ngawi (republikjatim.com) - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Ngawi, kini semakin marak. Jika sebelumnya banyak dijual secara sembunyi-sembunyi melalui toko …

Jelang Pilkades Serentak, 230 Calon Kades Teken Deklarasi Damai Didepan Bupati Dan Forkopimda Sidoarjo

Jelang Pilkades Serentak, 230 Calon Kades Teken Deklarasi Damai Didepan Bupati Dan Forkopimda Sidoarjo

Rabu, 13 Mei 2026 18:00 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 18:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar Deklarasi Damai menjelang pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan …

PSNB Audensi Bersama Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Bahas Masa Depan Kesenian di Kota Delta

PSNB Audensi Bersama Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Bahas Masa Depan Kesenian di Kota Delta

Rabu, 13 Mei 2026 15:45 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Paguyuban Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) bertemu langsung dengan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik…