Sidoarjo (republikjatim.com) - Merasa iba dan sedih. Itulah yang terlihat dari raut wajah Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi ketika melihat kondisi dua bocah warga Kecamatan Waru.
Sebut saja Aisyah Azzahra penderita hidrosefalus warga Desa Waru dan Handar Galih Cahyono penderita epilepsi warga Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (25/03/2022). Kedua bocah malang itu, hidup tidak selayaknya anak seusianya karena keduanya kebanyakan terbaring di rumahnya masing-masing.
Kedatangan Wabup Sidoarjo tidak sendiri. Mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, Camat Waru, Kepala Puskesmas Waru dan Tenaga Sosial Kecamatan Waru.
Subandi menyampaikan rasa prihatinnya atas ujian yang menimpa kedua bocah malang itu. Subandi pun berjanji akan membantu pengobatan Aisyah dan Handar.
"Untuk membantu proses penyembuhan kedua bocah ini saya menugaskan Camat, Lurah (Kades) dan puskesmas untuk terus memantau perkembangan pengobatan kesehatan keduanya. Sementara Baznas akan membantu kebutuhan sehari-hari yang diperlukan dan Dinas Sosial bertugas untuk membantu urusan BPJS-nya," ujar Subandi kepada republikjatim.com, Jumat (25/03/2022).
Subandi berharap kehadirannya bersama stakeholder terkait lainnya itu, bisa mengurangi beban kedua bocah malang itu dan keluarganya. Subandi meninta Kades agar turun tangan membantu warganya yang membutuhkan pertolongan kesehatan.
"Termasuk harus segera berkoordinasi dengan Puskesmas, Dinkes dan Dinsos. Jangan sampai ada yang sakit lalu tidak mendapat perhatian," pintah mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini.
Ketika ditemui, Aisyah yang berusia 7 tahun hanya bisa lemas terkulai dalam gendongan sang ibunya. Selain badannya kurus, hingga kini anak perempuan itu belum bisa berbicara.
"Aisyah sudah menjalani pengobatan medis maupun alternatif, tak jarang pula mendapat bantuan dari warga sekitar," ungkap Ny Nanik Eka ibu kandung Aisyah.
Kondisi itu, tidak jauh berbeda dengan kondisi Handar. Remaja 18 tahun itu hanya bisa terbaring di tempat tidur. Bahkan kondisi badannya juga kurus kering.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, drg Syaf Satriawarman menegaskan sesuai instruksi Wabup Sidoarjo, Dinkes bakal siap mendampingi pengobatan Aisyah dan Handar. Selama ini, kata mantan Wakil Direktur RSUD Sidoarjo ini kedua anak itu sudah tercover jaminan kesehatan.
"Untuk Aisyah akan dilakukan penanganan kuratif. Sementara Handar dengan epilepsi perawatan melihat kondisinya. Kalau fisik memungkinkan, dilakukan rawat jalan di puskesmas. Kalau tidak, harus rawat inap di rumah sakit," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi