Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi sosial bertajuk Jumat Berkah. Berbeda dari biasanya, dalam aksi kali ini para kader mengenakan kostum bernuansa merah putih dan membagikan voucher Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis kepada pengemudi Ojek Online (Ojol) serta masyarakat umum di SPBU.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo, H Mursidi mengatakan kegiatan sosial ini, diusung sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya meneladani semangat patriotisme para pahlawan bangsa.
"Aksi Jumat Berkah ini, dilatarbelakangi momentum 17 Agustus. Kami ingin meneladani para pahlawan, tidak hanya berjuang dengan pengorbanan di masa lalu, tetapi kami mengajak masyarakat untuk mewujudkan arti kemerdekaan yang nyata melalui semangat berbagi," ujar H Mursidi.
Dalam aksi ini, Pemuda Pancasila membagikan voucher BBM senilai Rp 30.000 per kendaraan. Uniknya, penerima manfaat diberikan kebebasan penuh untuk memilih jenis bahan bakar sesuai kebutuhan kendaraan mereka, baik Pertalite maupun Pertamax.
"Hal ini menjadi evaluasi dari kegiatan serupa sebelumnya yang hanya menyediakan Pertamax," ungkap Abah Mursidi.
Menurut H Mursidi, setelah melihat kebutuhan riil di lapangan, masyarakat dan penarik ojol lebih membutuhkan keleluasaan dalam jumlah literasi bahan bakar.
"Kemarin kami sempat mengedukasi penggunaan Pertamax, tapi kebutuhan masyarakat ternyata pada kuantitas liternya. Karena itu, kali ini kami berikan kebebasan. Mau diisi Pertalite agar dapat liter lebih banyak atau Pertamax diserahkan sepenuhnya kepada warga," tegasnya.
Jumlah voucher yang disiapkan mengandung simbol filosofis sejarah kemerdekaan Indonesia. Yakni kombinasi angka 17 – 8 – 45 – 81 yang merujuk pada tanggal 17 Agustus 1945 serta peringatan HUT RI ke 81.
"Total voucher yang disalurkan hari ini, mencapai lebih dari 250 lembar," urainya.
Untuk menghindari kemacetan dan penumpukan antrean, kegiatan sengaja digelar secara spontan tanpa publikasi terlebih dahulu.
"Kami tidak mempublikasikannya secara terbuka agar tidak terjadi ledakan antrean yang menyebabkan kemacetan. Ini dibuat secara spontan sebagai kejutan (surprise) bagi warga dan pengemudi ojol yang sedang mengisi bensin," jelas Abah Mursidi.
Sementara Mursidi menegaskan kegiatan yang telah berjalan sebanyak empat kali ini, merupakan murni inisiatif kepedulian dari internal MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo.
"Ke depan, aksi bergerak ini ditargetkan dapat menjangkau seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo untuk menyebarkan semangat kepedulian sosial secara meluas," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi