Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
UMKM - Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar pendampingan penyusunan anggaran operasional bagi ratusan pelaku UMKM di Sememi, Kota Surabaya.
UMKM - Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar pendampingan penyusunan anggaran operasional bagi ratusan pelaku UMKM di Sememi, Kota Surabaya.

i

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar program pendampingan penyusunan anggaran operasional bagi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Sememi, Kota Surabaya. Langkah ini, dilakukan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendorong kemandirian serta keberlanjutan usaha warga.

​Ketua Tim Pengabdi FEB UWKS, Drs Ec Iman Karyadi, MM Ak CA mengatakan sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi lima permasalahan mendasar yang sering mengancam keberlangsungan usaha (survival). Lima kendala itu meliputi anggapan UMKM hanyalah usaha sampingan, keterbatasan permodalan, lemahnya pemahaman dan pengetahuan manajerial usaha, tidak adanya pemisahan antara harta pribadi dan kekayaan perusahaan (entitas) serta
belum dilakukannya pencatatan atau pembukuan atas transaksi keuangan.

"Pengetahuan pengelolaan keuangan yang diawali dari pemahaman penyusunan anggaran operasional sangat krusial bagi pelaku usaha mikro (UMKM). Melalui penyusunan anggaran secara sistematis dan pengelolaan keuangan akan menghasilkan keputusan yang tepat. Yakni baik dalam mencari maupun mengalokasikan dana usaha," ujar Iman Karyadi kepada republikjatim.com, Sabtu (19/09/2026).

​Imam menambahkan, anggaran operasional memegang tiga peran vital sekaligus. Yakni sebagai alat perencanaan, alat koordinasi antarfungsi usaha dan alat pengendalian aktivitas bisnis. 

"Evaluasi atas realisasi anggaran nantinya menjadi tolok ukur kesesuaian antara penggunaan dana dengan rencana yang telah ditetapkan. Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Tim FEB UWKS berharap para pelaku UMKM di Sememi tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas melalui tata kelola keuangan yang rapi dan profesional," tegas Imam.

​Sementara anggota Tim Pengabdian Masyarakat, Dijah Yulindrastuti SE M Ak memaparkan penyusunan anggaran operasional usaha mencakup beberapa tahapan konkret. Diantaranya penyusunan anggaran penjualan, anggaran kas, anggaran produksi dan biaya produksi (khusus sektor industri).

"Termasuk anggaran laba/rugi hingga anggaran neraca," ungkapnya.

​Menurut Dijah, terdapat tiga indikator utama dalam mengukur realisasi anggaran. Pertama persentase realisasi belanja yakni perbandingan antara besaran anggaran yang digunakan dengan alokasi yang direncanakan. Kedua kesesuaian kegiatan. Yakni memastikan pelaksanaan kegiatan tetap berada pada koridor tujuan perusahaan.

"Terakhir, ketiga adalah ketepatan waktu. Yakni menjaga jadwal pelaksanaan anggaran, sebab keterlambatan dapat berimbas pada penurunan kualitas pekerjaan," urainya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota tim lainnya, Matheous Tamonsang SE M Si menjelaskan program pengabdian ini dirancang berlangsung komprehensif selama empat bulan hingga Desember 2026.

​"Kegiatan dilaksanakan bertahap, dimulai dari survei pendahuluan dan wawancara lapangan untuk menggali persoalan riil pelaku usaha. Selanjutnya, kami memberikan penyuluhan serta bimbingan teknis penyusunan anggaran operasional. Kemudian ditutup dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dalam penyusunan laporan keuangan sederhana," pungkas Matheous. Rit/Waw

Berita Terbaru

Klub Pagar Nusa Harmoni Panen 25 Medali di Kejurcab X Sidoarjo, Targetkan Sabet Juara Berlanjut Di Ajang Selanjutnya

Klub Pagar Nusa Harmoni Panen 25 Medali di Kejurcab X Sidoarjo, Targetkan Sabet Juara Berlanjut Di Ajang Selanjutnya

Jumat, 18 Sep 2026 18:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Klub Pagar Nusa Harmoni kembali membuktikan taringnya di gelanggang pencak silat. Bertanding dalam ajang Kejuaraan Cabang…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…