Ponorogo (republikjatim.com) - Semakin ramainya arus lalu lintas di jalan Ponorogo berdampak naiknya angka kecelakaan lalu lintas . Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di beberapa jalur rawan laka lantas itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memasang Warning Light (WL) atau lampu peringatan di JL Raya milik Pemkab Ponorogo itu.
Rencananya Kemenhub RI bakal menambah lampu peringatan itu sebanyak tiga titik. Rencananya bakal dipasang di jalur rawan, cepat dan jalur padat.
"Warning Light untuk Ponorogo ada 3 unit yang dipasang di pertigaan JL Panjaitan, di depan Kantor Kecamatan Siman dan di depan SMPN Ngasinan, Kecamatan Jetis," ujar Kepala Dishub Pemkab Ponorogo, Muhammad Djunaedi kepada republikjatim.com, Senin (28/06/2021).
Djunaedi menjelaskan Kementerian Perhubungan selain memasang lampu peringatan di tiga titik itu, juga bakal memasang rambu-rambu lainnya.
"Kementerian Perhubungan selain memasang lampu peringatan juga memasang 16 rambu dan 22.000 garis marka jalan," imbuh Kepala Dishub yang tinggal hitungan hari pensiun ini.
Saat ini, kata Djunaedi di Ponorogo ada beberapa titik lampu peringatan. Diantaranya di dekat SMPN 2 Ngasinan, Kecamatan Jetis, Siman dan JL DI Panjaitan.
"Semua lampu peringatan itu bantuan dari BPTD Jawa Timur milik Kementrian Perhubungan," tegasnya.
Sementara salah seorang warga Jetis, Wasino (47) mengaku berterima kasih di depan SMPN Ngasinan dipasangi lampu peringatan. Ia mengaku akan lebih hati-hati saat melintas di jalur rawan laka itu.
"Dengan lampu ini akan membuat pengguna jalan lebih berhati-hati dan akan mengurangi kecelakaan. Apalagi kalau sekolah sudah masuk jalan semakin ramai," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi