Ponorogo (republikjatim.com) - Seiring status Kabupaten Ponorogo masuk dalam satu dari tiga kabupaten yang berstatus zona merah, selain Ngawi dan Bangkalan, Dinas Pariwisata Pemkab Ponorogo menutup semua destinasi wisata yang ada di Ponorogo. Termasuk Wisata Telaga Ngebel yang menjadi jujugan wisatawan Jatim dan Jateng.
Penutupan ini sebagai salah satu upaya Pemkab Ponorogo dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penutupan destinasi wisata di Ponorogo termasuk tempat wisata yang Ikon Ponorogo Telaga Ngebel ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Ponorogo nomor : 713/ 1807/ 405. 01.3/ 2021 tentang Perpanjangan Kesepuluh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona.
"Penutupan sementara mulai tanggal 24 Juni hingga 5 Juli 2021 ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah bumi reog," ujar Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Ponorogo, Agus Sugiyanto kepada republikjatim.com, Jumat (25/06/2021).
Pejabat yang akrab dipanggil Ugin ini menjelaskan penutupan sementara ini sudah disampaikan kepada paguyuban UMKM di seputar Telaga Ngebel karena Ponorogo berstatus masuk zona merah Covid-19. Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang beraktifitas di sekitar destinasi wisata agar sadar akan pentingnya kesehatan.
"Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Masyarakat harus menyadari pentingnya kesehatan dan keselamatan. Semua harus ikut disiplin melaksanakan protokol kesehatan ketat, agar angka penderita Covid-19 di Ponorogo segera menurun. Serta aktifitas dan kegiatan masyarakat dapat berjalan normal kembali," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi