Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo, Lisdyarita, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo. Penunjukan itu menyusul penahanan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko bersama ketiga tersangka lainnya di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap dan gratifikasi jabatan hingga fee proyek RSUD dr Hardjono Ponorogo.
Penunjukan itu terkonfirmasi setelah Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menerima surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) soal penunjukkan Plt Bupati Ponorogo itu, Minggu (09/11/2025).
Dikonfirmasi soal surat penunjukkan dirinya sebagai Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita membenarkannya. Wabup yang mendampingi Sugiri Sancoko dalam dua kali pencalonan ini mengaku telah menerima radiogram (surat) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI itu, Minggu sore atau sebelum Maghrib.
"Saat ini, roda pemerintahan harus terus berjalan. Walaupun sebenarnya kita dalam kondisi keprihatinan, tetapi semua tetap harus berjalan seperti biasa untuk pelayanan publik bagi warga Ponorogo," ujar Lisdyarita, Minggu (09/11/2025) petang.
Selain itu, Lisdyarita yang dikenal sebagai kader murni PDI Perjuangan ini, menyampaikan bakal memulai bertugas sebagai Plt Bupati Ponorogo pada Senin pagi. Hal ini lantaran prosesi serah terima jabatan (Pelantikan Plt) yang diperkirakan akan dilaksanakan di Pemprov Jatim di Surabaya.
"Kami berharap (serah terima jabatan) itu dapat dilakukan Senin pagi. Walaupun seharusnya malam ini dilaksanakan. Tetapi karena Bu Gubernur masih di Sampang (Madura), kemungkinan mungkin Senin pagi," ungkapnya.
Lisdyarita mengaku saat ini dirinya melihat situasi dan kondisi yang pelik. Apalagi, mendapat tugas sebagai Plt Bupati Ponorogo itu, tugas ke depannya bakal sangat kompleks dan berat.
"Kami tetap akan fokus utama pada pemerintahan. Itu butuh pembenahan dan perubahan agar stigma bekerjanya birokasi bisa berubah. Kita mengajari Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua harus berhati-hati dalam bertindak. Terutama, dalam menjalankan tugasnya. Mulai dari pengadaan barang dan jasa juga harus ekstra hati-hati," pintanya.
Karena itu, Lisdyarita meminta dukungan penuh dari masyarakat Ponorogo selama menjabat Plt Bupati Ponorogo.
"Kami berharap bisa memegang dan menjalankan amanah itu dengan baik," katanya.
Sementara ditanya soal kekosongan posisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo juga turut kosong karena Agus Pramono ikut menjadi tersangka dalam kasus yang sama, Plt Bupati Ponorogo mengonfirmasi penunjukan Pejabat Sementara (Pj) Sekda sedang diproses.
"Nanti juga akan ada pelantikan untuk Pj Sekda, Plt Direktur RSUD dan lainnya yang masih kosong," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi