Ponorogo (republikjatim.com) - Seorang siswa SD, Riski Faija Admal warga Dusun Sumpel, Desa/Kecamatan Jambon, Ponorogo ditemukan tewas. Bocah 9 tahun ini diduga tewas karena tenggelam di Dam Sungkur Dusun/Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo saat memancing bersama teman-temannya, Minggu (28/03/2021) sore.
"Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto kepada republikjatim.com, Minggu (28/03/2021).
Nanang menceritakan awalnya korban memancing ikan bersama lima orang temannya di Dam Sungkur. Kelima teman korban diantaranya Yusuf, Aris, Dimas, Afif dan Firman. Bocah kelas 3 SD ini berangkat dari rumahnya untuk mencari ikan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban turun ke sungai untuk memancing ikan. Tidak berselang lama korban mendapat ikan.
"Nah, saat akan mengambil ikan korban terpeleset dan terbawa arus Dam itu. Mengetahui hal itu, teman-taman korban berusaha menolong korban. Sayangnya, teman korban tidak berani dan berteriak minta tolong hingga kemudian dibantu warga sekitar," imbuhnya.
Sayangnya, lanjut Nanang anak semata wayang pasangan suami istri Subiono (40) dan Reni Mandasari (31) yang saat ini ayahnya bekerja di Malaysia dan ibunya berada di Singapura nyawanya tidak tertolong. Korban yang selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya yakni Suwito (60) dan Suprih (59) itu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal karena terseret arus deras air Dam Sungkur itu.
"Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tenggelamnya. Hasil pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Jambon dan tim idenfikasi Polres Ponorogo korban mengalami luka benjolan di kepala bagian kanan belakang dan hidung mengeluarkan busa. Korban masih memakai kaos lengan pendek warna kuning, kaos dalam warna coklat dan celana pendek warna hitam," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi