Usai Dilantik, Gus Muhdlor Langsung Teken Perbup Percepat Aliran Dana Desa Rp 600 Miliar Lebih

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TEKEN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) usai dilantik meneken Perbup No 8/2021 tentang besaran beragam dana yang akan dikucurkan ke seluruh desa mulai Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak daerah, bagi hasil retribusi daerah, dan BKA.
TEKEN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) usai dilantik meneken Perbup No 8/2021 tentang besaran beragam dana yang akan dikucurkan ke seluruh desa mulai Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak daerah, bagi hasil retribusi daerah, dan BKA.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bergerak cepat usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/02/2021) petang. Hanya dalam hitungan tiga jam seusai pelantikan, Bupati muda itu meneken Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 8/2021 yang mengatur tentang besaran beragam dana yang akan dikucurkan ke seluruh desa di Sidoarjo.

Diantaranya mulai besaran Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak daerah, bagi hasil retribusi daerah, Dana Desa, dan bantuan keuangan kepada desa.

"Alhamdulillah, semalam sudah saya teken Peraturan Bupatinya, sekitar pukul 20.00 WIB atau tiga jam usai pelantikan. Ini komitmen kami untuk mempercepat pemulihann ekonomi. Diantaranya melalui percepatan penyaluran dana ke desa hingga ekonomi lokal bisa cepat bergerak," ujar Gus Muhdlor, Sabtu (27/02/2021).

Gus Muhdlor menjelaskan, setelah Perbup terbit, secara teknis langsung ditindaklanjuti dengan mekanisme pencairan ADD maupun Dana Desa (DD) sesuai prosedur yang ada. Pihaknya menginstruksikan semua bergerak cepat.

"Soal administrasi, saya instruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk dampingi seluruh desa agar semua urusan teknis dan administratif bisa cepat beres. Sehingga dana bisa segera dikucurkan ke desa. Aparat desa yang merasa dipersulit dinas, silahkan laporkan ke saya," tegasnya.

Dalam lampiran Perbup Nomor 8/2021 itu, dirinci jumlah dana yang bakal diterima sejumlah desa di Sidoarjo. Mulai dana yang berasal dari ADD, bagi hasil pajak daerah, bagi hasil retribusi daerah, DD dan bantuan keuangan kepada desa. Jumlahnya pun bervariatif, setiap desa ada yang menerima Rp1,5 miliar hingga Rp2,6 miliar.

"Total 322 desa di seluruh Sidoarjo akan menerima Rp 600,91 miliar," ungkapnya.

Gus Muhdlor menilai di masa pandemi Covid-19 saat ini, APBD sebagai instrumen fiskal harus mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal. Fokusnya pada percepatan penyaluran dana ke desa sebagai wujud nyata mengakselerasi perekonomian rakyat hingga ke desa-desa.

"Teorinya itu, APBD ada dua pendekatan. Yakni demand side dan supply side. Percepatan penyaluran dana ke desa bentuk demand side. Kami merangsang tumbuhnya permintaan di bawah. Caranya dengan mengucurkan anggaran (keuangan) itu," ungkapnya.

Menurut Alumnus Fisip Unair Surabaya ini, dengan uang ratusan miliar berputar di desa, ada program-program agar rakyat memegang tambahan uang. Dari sana, kemudian ada belanja, ada konsumsi rumah tangga, UMKM bergerak dan industri bergerak.

"Multiplier effectnya panjang. Maka saya tidak mau menunda, setelah pelantikan langsung tanda tangan Perbup itu," paparnya.

Gus Muhdlor menyebut percepatan berbagai instrumen penyaluran dana ke desa sesuai arahan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan bupati/wali kota se Jatim.

"Karena Bu Gubernur ingin semua bergerak cepat soal penyaluran dana ke desa. Alhamdulillah, langsung kami laksanakan karena sesuai dengan spirit Sidoarjo untuk terus membantu warga desa," tandas Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Genderang perang perebutan prestasi dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 resmi Ditabuh. Wakil Bupati Sidoarjo,…

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan siswa dan siswi SMK YPM 8 Sidoarjo serta SMP YPM 7 Sidoarjo memadati markas Kompi Kavaleri (Kikav) Panser Sumput,…

Gerakkan Perekonomian Desa, Bupati Subandi Dorong Semua Pihak Turut Optimalkan Perkembangan KDMP

Gerakkan Perekonomian Desa, Bupati Subandi Dorong Semua Pihak Turut Optimalkan Perkembangan KDMP

Senin, 15 Jun 2026 22:45 WIB

Senin, 15 Jun 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa…

Ringankan Beban Warga, Wabup Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Migor untuk 1.600 KPM di Wonoayu

Ringankan Beban Warga, Wabup Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Migor untuk 1.600 KPM di Wonoayu

Senin, 15 Jun 2026 19:30 WIB

Senin, 15 Jun 2026 19:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Senyum bahagia terpancar dari wajah ribuan warga di Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Sebanyak 1.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)…

Hapus Tumpang Tindih, Pemkab Sidoarjo Satukan Data RTLH di Kominfo Demi Bantuan Tepat Sasaran

Hapus Tumpang Tindih, Pemkab Sidoarjo Satukan Data RTLH di Kominfo Demi Bantuan Tepat Sasaran

Senin, 15 Jun 2026 18:22 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat untuk menuntaskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Melalui…

Awas! 'Jasa Hapus Berita' Jalur Belakang Intai Media Siber, Ancam Kebebasan Pers

Awas! 'Jasa Hapus Berita' Jalur Belakang Intai Media Siber, Ancam Kebebasan Pers

Senin, 15 Jun 2026 18:00 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:00 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Independensi dan kebebasan pers di ruang digital, kini tengah menghadapi ancaman modus baru. Belakangan ini, mulai marak…