Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan kembali terjadi di JL Raya Surabaya-Mojokerto, Senin (04/01/2021). Kali ini kecelakaan maut itu terjadi di JL Raya Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Kecelakaan ini melibatkan 2 sepeda motor akibat berserempetan. Nahasnya salah satu pemotor terjatuh hingga terlindas ban belakang bus jurusan Suarabaya - Yogyakarta. Seketika korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian karean mengalami kepala korban pecah.
Sementara lawannya (pemotor) yang berserempetan langsung melarikan diri dan belum diketahui nopolnya. Kecelakaan ini diduga kareka kurang konsentrasi dan hati-hatinya pengendara motor saat melajukan motor yang kendarainya.
Salah seorang saksi Aditya Kusuma warga Banyuurip Wetan, Kelurahan Putatjaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya menjelaskan semula motor Yamaha Jupiter bernopol AG 2603 JF yang dikemudikan Sunarko (48) warga asal Dusun Cakruk, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri berjalan dari arah Mojokerto (barat) menuju ke Surabaya (timur). Sesampainya di lokasi kejadian, diduga motor korban berserempetan dengan motor yang tidak diketahui nopol dan identitasnya karena melarikan diri itu.
"Akibatnya, korban terjatuh ke kanan," katanya.
Kemudian korban terlindas roda belakang sebelah kiri bus PO Mira bernopol S 7526 US dikendarai Gunawan (58) warga Desa Keras Kulon, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi yang berjalan di lajur sebelah kanan arah sama. Yakni Mojokerto menuju Surabaya.
"Korban mengalami pecah dikepalanya karena terjatuh dari motornya itu," ujar Kapolsek Taman, Kompol Hery Setyo Susanto, Senin (04/01/2021).
Hery menceritakan awalnya motor korban melaju dari arah Mojokerto menuju Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian motor korban terserempet sepeda motor yang identitasnya tidak di ketahui karena melarikan diri itu. Di samping kanan Bus PO Mira itu melaju dari arah yang sama dari Mojokerto menuju Surabaya langsung menyenggol motor korban hingga korban terjatuh dan terlindas bus itu.
"Kemungkinan besar motor korban bersenggolan dengan motor lawannya yang tidak diketahui identitasnya karena kabur. Kemudian korban terjatuh dan terlindas ban belakang bus hingga korban mengalami luka pecah di kepalanya," imbuhnya.
Hery menduga kecelakaan disebabkan pengendara motor berserempetan dengan motor di sebelahnya saat melajukan kendaraannya itu. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi menyebutkan motor korban bersenggolan dengan pengendara motor di sampingnya itu. Akibatnya korban terjatuh terlindas ban belakang hingga mengalami luka pecah di kepalanya itu.
"Motor yang kabur hingga kini belum diketahui identitasnya. Karena motor langsung melarikan diri usai kejadian," tegasnya.
Sementara kata Hery korban langsung dievakuasi. Sedangkan kasus Laka Lantas ini ditangani Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo.
"Petugas langsung mendatangi dan menggelar olah TKP usai mendapatkan laporan kecelakaan. Selain itu, petugas mengamankan, mencari dan menyita sejumlah barang bukti serta memintai keterangan para saksi untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi