Polemik Izin Usaha Pertamini Setelah Adanya Panggilan Polisi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
POM MINI - Usaha Pom Mini (Pertamini) inilah yang membuat Cipto warga Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo diperiksa tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Selasa (03/09/2019).
POM MINI - Usaha Pom Mini (Pertamini) inilah yang membuat Cipto warga Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo diperiksa tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Selasa (03/09/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Polemik izin usaha untuk pembukaan usaha Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran yang kerap disebut Pertamini mulai menyeruak. Ini menyusul adanya panggilan terhadap salah seorang pemilik usaha Pertamini Cipto warga asal Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.

Di tengah makin menjamurnya usaha Pertamini mendadak pemilik usaha kecil ini dipanggil tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Bahkan usahanya itu sempat berhenti lantaran barang dagangannya sempat diamankan aparat penegak hukum. Pemilik usaha ini dituding membeli (kulakan) BBM melebihi kapasitas. Keluhan pemilik salah satu usaha Pertamini ini sempat direspon pihak Kecamatan Jabon.

"Kami dilapori ada warganya yang sempat diperiksa serta barang daganganya diamankan penyidik sekitar dua pekan lalu. Bahkan Kadesnya juga sempat dipanggil bersama pemilik usaha Pertamini. Karena dianggap kulakan BBM melebihi kapasitas," kata Camat Jabon, M Aziz Muslim, Selasa (03/09/2019).

Kendati demikian, Aziz mengaku tak tahu persis duduk persoalannya. Bahkan saat ditanya kesalahan pemilik usaha Pertamini hingga pedagang kecil itu diperiksa pihak kepolisian belum bisa memberikan jawaban detail.

"Dalam pemeriksaan warga saya ditanya siapa yang memberi surat keterangan usaha itu. Jawabannya Kepala Desa dan surat rekomendasi itu dibawah ke kecamatan. Saat itu saya dinas luar jadi yang tandatangan Sekcam. Itu yang dipermasalahkan," imbuhnya.

Bagi Aziz pihak Kecamatan Jabon memberi rekomendasi bukan berarti memberikan izin usaha. Alasannya, yang memberikan izin usaha adalah pihak dinas terkait hingga menimbulkan polemik dalam usaha ini.

"Rekomendasi bukan kewenangan kami. Kami hanya pelayan masyarakat. Misalnya sama-sama takut semua, kami (pihak kecamatan) tidak mau tandatangan, bisa jadi pelayanan di Kecamatan Jabon macet. Kami harus bersikap seperti apa kalau ada warga yang mengeluh," ungkapnya.

Selain itu, Camat Jabon menegaskan adanya usaha Pertamini di Kecamatan Jabon sangat membantu masyarakat.

"Karena wilayah Kecamatan Jabon jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakau umum (SPBU) milik Pertamina yang dianggap resmi," tegasnya.

Sementara secara terpisah, Bupati Lumbung Informasi Masyarakat (LIRA) M Nizar menyayangkan pedagang kecil seperti pemilik usaha Pertamini diperiksa pihak kepolisian. Baginya jika pemilik usaha pom mini ditertibkan bakal menjadi beban semua pihak. Padahal pemilik kulakan BBM ada bukti pembayara dari SPBU.

"Kalau memang tidak boleh, jangan tebang pilih semua tidak boleh. Tapi kalau boleh tolong diberi solusi dengan diberitahu regulasi (peraturannya)," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Nizar juga anggota Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo ini mengakui pernah mendapat keluhan dari warganya soal usaha Pertamini itu. Menurutnya, saat itu ada pedagang Pertamini kulakan dengan menggunakan mobil pikup tidak diperbolehkan karena dianggap membahayakan saat mengangkut BBM. Apalagi mobil pikup peruntukkanya bukan untuk mengangkut BBM.

"Kalau dianggap berbahaya mestinya bisa diganti menggunakan mobil resmi dari Pertamina. Menyangkut soal rekomendasi usaha dari desa seharusnya polisi dan Pertamina sosialiasi. Misalnya batasan yang tidak boleh itu seperti apa saja. Ini untuk melindungi usaha kecil. Yang jualan BBM di Pertamini keuntunganya juga tidak seberapa," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Usia 51 Tahun, IWAPI Sidoarjo Komitmen Perkuat Ekonomi Lintas Sektor Sekaligus Ajak Anggota Melek Digital

Usia 51 Tahun, IWAPI Sidoarjo Komitmen Perkuat Ekonomi Lintas Sektor Sekaligus Ajak Anggota Melek Digital

Rabu, 11 Feb 2026 21:25 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 21:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dr Fenny Apridawati mengapresiasi peran serta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)…

Ditargetkan Merata di 9 Kecamatan, Pemkab Sidoarjo Kembali Gulirkan Program Renovasi 400 Warung Rakyat

Ditargetkan Merata di 9 Kecamatan, Pemkab Sidoarjo Kembali Gulirkan Program Renovasi 400 Warung Rakyat

Rabu, 11 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 19:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menggulirkan Program Renovasi Warung Rakyat pada Tahun 2026. Ada sebanyak 400 unit warung rakyat yang…

Ngaji Bareng Gus Iqdam di MPP, Sekaligus Doa dan Ikhtiar Bersama Warga Demi Kemaslahatan dan Keselamatan Sidoarjo

Ngaji Bareng Gus Iqdam di MPP, Sekaligus Doa dan Ikhtiar Bersama Warga Demi Kemaslahatan dan Keselamatan Sidoarjo

Rabu, 11 Feb 2026 17:54 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sidoarjo Bershalawat dan Tabligh Akbar Bersama Gus Iqdam digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo…

Closing Ceremony Cukup Meriah di SMK YPM 8 Sidoarjo, Siswa SMK Sidoarjo Siap Rebut Juara Umum LKS Jatim dan Nasional

Closing Ceremony Cukup Meriah di SMK YPM 8 Sidoarjo, Siswa SMK Sidoarjo Siap Rebut Juara Umum LKS Jatim dan Nasional

Rabu, 11 Feb 2026 16:59 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 16:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 resmi…

Bareskrim Jadwalkan Pekan Depan Periksa Dua Pejabat Sidoarjo Terlapor Kasus Dugaan Invetasi Properti Rp 28 Miliar

Bareskrim Jadwalkan Pekan Depan Periksa Dua Pejabat Sidoarjo Terlapor Kasus Dugaan Invetasi Properti Rp 28 Miliar

Rabu, 11 Feb 2026 15:34 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 15:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelahpengiriman Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari tim penyidik Bareskrim, Mabes Polri ke Jampidum Kejaksaan…

Pertanyakan Perkembangan Laporan, Warga Banjarkemantren Persoalkan Pungli Rp 200.000 - Rp 600.000 BLTS Kesra

Pertanyakan Perkembangan Laporan, Warga Banjarkemantren Persoalkan Pungli Rp 200.000 - Rp 600.000 BLTS Kesra

Rabu, 11 Feb 2026 10:17 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah warga dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mendatangi tim penyidik Satuan…