Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala BNN Sidoarjo, Kombes Pol Gatot Soegeng Soesanto, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo H Mufi Imron Rosyadi serta sejumlah kepala OPD Pemkab Sidoarjo berkunjung ke sejumlah kiai, Senin (30/03/2026).
Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman KH Nur Kholis Misbah pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah Junwangi, Kecamatan Krian.
Kedatangan bupati beserta rombongan pagi tadi diterima baik KH Nur Kholis Misbah di pendopo pondok. Sebelumnya, ucapan mohon maaf lahir dan batin disampaikan Bupati beserta seluruh rombongan. Beberapa nasehat juga disampaikan kiai kepada bupati. Panjatan doa juga dilantunkan KH Nur Kholis Misbah untuk Bupati Sidoarjo.
Usai dari KH Nur Kholis Misbah, Bupati Subandi bersilaturahmi ke KH Zaenal Abidin yang menjabat sebagai Ketua PCNU Sidoarjo. Sambutan hangat juga diperlihatkan Ketua PCNU Sidoarjo itu kepada rombongan. Dirumahnya di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran KH Zaenal Abidin menyampaikan beberapa nasehat dan doanya kepada rombongan.
KH Zaenal Abidin berpesan kepada Bupati Sidoarjo agar menjalankan amanah dengan baik dalam memimpin Kabupaten Sidoarjo. Ia yakin jika amanah itu dipegang dengan erat, maka kebaikan akan selalu menyertai dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Nomor satu amanah yang diberikan Allah SWT melalui Pilkada kemarin harus dijalankan dengan baik. Insyaallah ketika amanah itu dijalankan dengan baik dan ikhlas semua akan berjalan dengan baik," ujar KH Zainal Abidin.
Menurutnya, Nahdlatul Ulama (NU) akan ikut berperan dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Ia meminta pemerintah daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Seperti halnya pelayanan bidang kesehatan maupun bidang pendidikan harus tetap menjadi perhatian.
"Nahdlatul Ulama akan terus ikut bersama - sama membantu keberlangsungan pembangunan yang ada di Kabupaten Sidoarjo," ungkap mantan Ketua KPU Sidoarjo dua periode ini.
KH Zaenal Abidin juga menegaskan hubungan ulama dengan umara selama ini berjalan dengan baik. Bupati Sidoarjo selama ini juga kerap kali meminta masukan dalam menjalankan roda pemerintahan. Bahkan, kunjungan ke Kantor PCNU Sidoarjo juga dilakukan Subandi bersama jajarannya untuk mendapatkan pesan dan masukan bagi keberlanjutan pembangunan. Ia juga melihat program - program pembangunan dijalan Bupati dan Wakil Bupati berjalan baik. Namun, ia meminta kebersamaan dalam membangun daerah lebih ditingkatkan lagi.
"Saya pikir secara umum sudah berjalan dengan baik (pembangunan).
Mungkin perlu dirajut kebersamaan lagi karena bagaimanapun kalau semua bisa bersatu, bisa rukun dan bisa guyub seperti sebuah hadist kanjeng nabi Kal bunyanil wahid, seperti bangunan satu yang kokoh. Kalau itu satu bangunan kokoh, maka siapapun yang berteduh disana merasa nyaman," tegasnya.
Sementara Bupati Sidoarjo, Subandi sendiri mengaku keberadaan para ulama memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Masukan dan bimbingan ulama menjadi salah satu modal dalam menjalankan pembangunan dengan baik. Karena itu, hubungan umara dengan ulama harus terus diperkuat.
"Salah satunya dengan bersilaturahmi seperti ini. Nasihat para ulama sangat kita butuhkan dalam membangun pemerintah daerah dan keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak pernah terlepas dari peran para kiai," katanya. Ary/Waw
Editor : Redaksi