Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di area persawahan, tepat di bawah pohon pisang, Minggu (03/05/2026).
Peristiwa ini, bermula sekitar pukul 11.30 WIB. Saat warga tengah fokus membersihkan makam desa, seorang pencari rumput memberikan informasi mengejutkan mengenai adanya tubuh manusia yang tergeletak diam di tengah sawah.
Merasa curiga, perangkat desa dan warga segera menuju lokasi. Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan tubuh seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Tim Identifikasi Polresta Sidoarjo dan Polsek Prambon yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan hasil pemeriksaan jenazah ditemukan beberapa hal penting.
Diantaranya, kondisi fisik jasad korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 5 hingga 6 hari lalu. Tubuh korban sudah dipenuhi belatung, jari tangan rusak dan terdapat luka borok pada kaki kanan yang terbungkus plastik.
Selain itu, untuk sementara petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan fisik di tubuh korban. Dugaan sementara, korban diduga merupakan orang terlantar (gelandangan).
"Di lokasi juga tidak ditemukan kartu identitas (Mr X) di sekitar penemuan jenazah korban," ujar salah seorang petugas identifikasi Polresta Sidoarjo, Minggu (03/05/2026).
Sedangkan barang bukti yang diamankan petugas diantaranya sarung motif kotak-kotak warna hijau, kaos berwarna merah dan celana pendek hijau, sepasang sandal jepit dan sisa makanan ringan yang sudah membusuk.
Usai olah TKP, jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong. Pihak kepolisian memberikan waktu selama 2x24 jam bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor.
"Kalau dalam waktu yang ditentukan tidak ada keluarga yang menjemput, maka akan dilakukan prosedur autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban," papar salah seorang petugas medis kepolisian.
Sementara bagi warga yang merasa kehilangan kerabat dengan ciri-ciri pakaian di atas, diharapkan segera menghubungi Polsek Prambon atau Polresta Sidoarjo secepatnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi