Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengisi hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo, Subandi memilih turun langsung ke masyarakat. Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di tiga desa di Kecamatan Sukodono, Selasa (16/06/2026).
Tiga desa yang menjadi sasaran penyaluran bantuan kali ini Desa Bangsri, Plumbungan dan Desa Sambungrejo. Total ada sebanyak 934 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan pangan untuk alokasi bulan Februari - Maret 2026. Masing-masing KPM berhak membawa pulang yakni 20 kilogram beras dan 4 liter Minyak Goreng (Migor).
Sedangkan rincian persebaran penerima bantuan di tiga desa itu, meliputi untuk Desa Bangsri ada sebanyak 349 KPM, di Desa Plumbungan ada sebanyak 231 KPM dan untuk Desa Sambungrejo ada sebanyak 354 KPM.
Bantuan pangan ini mernadi program dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog, dengan tujuan menjaga ketahanan pangan serta membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan penentuan penerima bantuan saat ini, jauh lebih transparan dan objektif. Hal ini, karena sudah menggunakan sistem satu pintu yang terintegrasi.
"Sekarang data sudah terintegrasi yakni melalui DTSEN. Jadi tidak ada lagi penentuan berdasarkan hubungan keluarga atau kedekatan dengan perangkat desa. Semua berdasarkan data yang sudah ditetapkan," ujar Subandi.
Selain itu, Subandi juga mengingatkan dengan tegas agar warga memanfaatkan bantuan ini untuk konsumsi pribadi dan dilarang keras untuk diperjualbelikan kembali.
"Beras dan minyak goreng yang diberikan pemerintah ini layak konsumsi. Tolong dimanfaatkan untuk keluarga, untuk kebutuhan sehari-hari, bukan untuk dijual kembali. Mengko berase niki sampean masak (nanti berasnya ini dimasak)," pesan Subandi menggunakan bahasa Jawa.
Dalam agenda penyerahan bantuan ini, Subandi turut didampingi jajaran Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Camat Sukodono, pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya serta jajaran perangkat desa setempat.
"Program ini, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi keluarga penerima manfaat serta menjadi bantalan sosial yang efektif di tingkat desa," tegasnya.
Sementara Sainah (61), salah seorang warga Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima paket bantuan kebutuhan pokok itu.
"Saya senang mendapat bantuan ini. Alhamdulillah, bisa bantuan beras dan minyak goreng ini dapat membantu kebutuhan keluarga. Kalau bisa selalu dapat bantuan terus seperti ini. Semoga, pemimpin kami panjang umur, sehat selalu dan banyak rezekinya," tandas Sainah dengan penuh syukur. Ary/Waw
Editor : Redaksi