Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan siswa dan siswi SMK YPM 8 Sidoarjo serta SMP YPM 7 Sidoarjo memadati markas Kompi Kavaleri (Kikav) Panser Sumput, Kecamatan Sidoarjo, Selasa (16/06/2026) pagi. Mengenakan atribut olahraga lengkap, para pelajar ini antusias mengikuti kegiatan Fun Bike sejauh 10 kilometer dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriyah.
Acara yang menggandeng unsur TNI ini, mengambil titik start dan finish langsung dari dalam area komplek militer Kikav Panser Sumput.
Waka Kurikulum SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr Afthoni mengatakan kegiatan bersepeda bersama ini bukan sekadar perayaan hari besar Islam, melainkan juga sarana untuk membangun fisik yang sehat dan mental yang kuat bagi para siswa.
"Kami ingin menyambut Tahun Baru Hijriyah dengan semangat baru yang positif. Melalui fun bike ini, kami mengajak anak-anak untuk membiasakan hidup sehat. Selain itu, penempatan lokasi di markas militer ini sengaja dipilih untuk menanamkan kedisiplinan dan rasa cinta tanah air kepada seluruh siswa," ujar Afthoni di sela-sela acara.
Selain itu, Afthoni juga menambahkan antusiasme tahun ini sangat luar biasa, tidak hanya dari kalangan siswa saja. Akan tetapi, juga didukung penuh oleh para guru dan staf sekolah yang ikut mengayuh sepeda sepanjang rute 10 KM menyusuri jalanan Sidoarjo.
"Khusus siswa yang ikut acara Fun Bike ini sekitar 1.300 siswa. Karena hanya siswa kelas 10 dan 11 yang ikut. Untuk kelas 12 sudah lulus semua," ungkapnya.
Kekompakan dalam acara fun bike ini rupanya menjadi pemantik bagi SMK YPM 8 Sidoarjo untuk menggulirkan program lingkungan hidup dan kemandirian siswa yang lebih berkelanjutan.
Afthoni mengungkapkan, pihak sekolah saat ini tengah mematangkan rencana kebijakan baru terkait transportasi siswa. Ke depannya, para siswa yang rumahnya berjarak antara 3 hingga 5 kilometer dari sekolah bakal diwajibkan untuk menggunakan sepeda onthel.
"Ini program berkelanjutan (sustainable), karena siswa dan siswi baru sekitar 500 siswa lebih bakal diajak mengunakan sepeda ontel kalau jaraknya sekolah dari rumah hanya 3 sampai 5 kilometer di tahun ajaran 2026 besok. Karena sepeda ini juga sebagai sarana transportasi utama sehari-hari menuju sekolah," tegasnya.
Kebijakan wajib sepeda onthel ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan remaja pada kendaraan bermotor dan menekan polusi udara di sekitar sekolah
"Termasuk melatih fisik dan kedisiplinan siswa sejak dari rumah setiap hari menuju sekolah," ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kikav Panser Sumput, Kapten Reza Eko Nugroho menyambut baik inisiatif dan kolaborasi yang diinisiasi oleh SMK YPM 8 Sidoarjo itu. Termasuk, semangat hidup sehat yang terus digaungkan. Menurutnya, pintu markas kavaleri selalu terbuka untuk kegiatan-kegiatan positif kepemudaan dan pendidikan.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peringatan 1 Muharram dengan cara berolahraga bersama ini sangat positif. Ini juga menjadi momen penting bagi kami untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya generasi muda dan civitas akademika di Sidoarjo," ungkap Kapten Reza Eko Nugroho.
Selain itu, Kapten Reza berharap kehadiran para siswa di markas Kikav Panser dapat memberikan motivasi tersendiri bagi mereka untuk lebih mengenal alutsista serta mencontoh kedisiplinan yang diterapkan di lingkungan militer.
"Kalau anak-anak (didik) sehat, maka pola pikir mereka akan selalu positif karena kondisi kesehatan fisik dari kegiatan positif itu," jelasnya.
Sementara rute sepanjang 10 KM yang dilalui para peserta dipastikan aman dengan pengawalan ketat dari personel Kikav Panser Sumput dan panitia internal sekolah. Setelah mencapai garis finish, acara dilanjutkan dengan ramah tamah, pembagian doorprize serta sesi foto bersama para siswa di dekat kendaraan tempur (panser) yang menjadi daya tarik utama bagi para remaja itu.
Sedangkan kegiatan ini, berjalan dengan tertib, lancar dan penuh suasana keakraban hingga akhir acara. Ary/Waw
Editor : Redaksi