Ada Temuan BPK Rp 4,1 Miliar, Fraksi Demokrat NasDem Sidoarjo Anggap Bukan Sekadar Masalah Administrasi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PARIPURNA - Soal pelaksanaan proyek infrastruktur soal Fraksi Demokrat NasDem DPRD Sidoarjo soroti temuan BPK bernilai miliaran rupiah akibat proyek kurang volume dan denda keterlambatan dalam pandangan umum fraksi, Rabu (01/07/2026).
PARIPURNA - Soal pelaksanaan proyek infrastruktur soal Fraksi Demokrat NasDem DPRD Sidoarjo soroti temuan BPK bernilai miliaran rupiah akibat proyek kurang volume dan denda keterlambatan dalam pandangan umum fraksi, Rabu (01/07/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sorotan tajam mengarah ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terkait pelaksanaan proyek infrastruktur. Fraksi Demokrat NasDem DPRD Sidoarjo membongkar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bernilai miliaran rupiah itu, akibat proyek yang kurang volume hingga denda keterlambatan yang belum ditarik.

​Kritik pedas ini, disampaikan dalam Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Sidoarjo, Rabu (02/07/2025), yang dihadiri langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.

​Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama mengatakan rentetan temuan BPK ini menjadi rapor merah bagi sistem pengawasan proyek di Sidoarjo. Menurutnya, persoalan ini tidak boleh dianggap remeh atau sekadar urusan administratif belaka.

​"Temuan BPK menunjukkan masih adanya kelemahan dalam pengendalian pelaksanaan proyek. Ini bukan sekedar persoalan teknis konstruksi saja. Akan tetapi, menjadi cerminan fungsi pengawasan di setiap tahapan pekerjaan belum berjalan secara optimal," ujar Zakaria Dimas, Rabu (01/07/2026).

​Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK, Fraksi Demokrat NasDem membeberkan dua poin krusial yang merugikan daerah. Yakni kekurangan volume dan spesifikasi Rp 4,124 miliar. Kekurangan itu, meliputi kekurangan volume pekerjaan di sejumlah dinas, 7 paket pembangunan gedung di 5 perangkat daerah serta ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada 28 paket pekerjaan jalan, jaringan dan irigasi.

Sedangkan denda keterlambatan belum maksimal Rp 2,387 miliar. Yakni sebanyak 39 paket pekerjaan konstruksi terbukti molor. Namun belum dikenakan denda keterlambatan secara maksimal.

Zakaria ​Dimas yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo ini, menilai kondisi itu menunjukkan tumpulnya penegakan kontrak terhadap kontraktor atau penyedia jasa.

​"Denda keterlambatan itu, hak pemerintah daerah yang bisa dipakai lagi untuk membiayai pembangunan. Jangan sampai hak keuangan daerah justru hilang karena lemahnya pengawasan," tegasnya.

​Fraksi Demokrat NasDem menilai, bocornya anggaran ini merupakan dampak berantai dari tidak maksimalnya kinerja para "penjaga gawang" proyek Pemkab Sidoarjo. Mereka mendesak evaluasi total terhadap kinerja. Diantaranya, ​Konsultan Pengawas, ​Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), ​Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan ​Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

"Sekarang ini,  tuntutan transparansi dan langkah konkret ini, untuk APBD Tahun Anggaran 2026," ungkapnya.

​Di akhir pandangan umumnya, Zakaria Dimas meminta Pemkab Sidoarjo tidak hanya menyelesaikan masalah ini di atas kertas saja. Melainkan, harus melakukan tindakan nyata untuk memulihkan kerugian daerah. Pemkab Sidoarjo ditantang untuk membuka data secara transparan terkait berapa rekomendasi BPK yang sudah diselesaikan dan berapa uang negara yang berhasil diselamatkan.

​"Bagi kami, tindak lanjut rekomendasi BPK harus menjadi ukuran kinerja pemerintah daerah. Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya laporan keuangan yang baik di atas kertas, tetapi pengelolaan APBD yang benar-benar akuntabel dan memberikan manfaat nyatanya," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Sebut Orangtua Sangat Terbantu, Ketua DPRD Sidoarjo Pasang Badan Desak Program MBG Tetap Lanjut

Sebut Orangtua Sangat Terbantu, Ketua DPRD Sidoarjo Pasang Badan Desak Program MBG Tetap Lanjut

Senin, 29 Jun 2026 13:20 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wacana penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu respons keras dari parlemen Sidoarjo. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat…

Nasib Ratusan Pekerja Diujung Tanduk, Karyawan dan Pemilik SPPG Geruduk Kantor DPRD dan Pendopo Sidoarjo

Nasib Ratusan Pekerja Diujung Tanduk, Karyawan dan Pemilik SPPG Geruduk Kantor DPRD dan Pendopo Sidoarjo

Senin, 29 Jun 2026 11:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 11:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gelombang protes melanda Kantor DPRD dan Pendopo Pemkab Sidoarjo, Senin (29/06/2026). Ratusan karyawan dan pemilik Satuan…

64 Pasangan Ganda Unjuk Gigi, Wabup Mimik Idayana Resmi Buka Turnamen Tenis Meja Cup 1 2026

64 Pasangan Ganda Unjuk Gigi, Wabup Mimik Idayana Resmi Buka Turnamen Tenis Meja Cup 1 2026

Minggu, 28 Jun 2026 23:40 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 23:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sidoarjo kembali menorehkan geliat positif di dunia olahraga. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana secara resmi membuka…

Apresiasi Wajib Pajak, BPPD Sidoarjo Gelar Undian Hadiah DIJAPRI 2026 di Alun-Alun Berhadiah Motor Hingga Televisi

Apresiasi Wajib Pajak, BPPD Sidoarjo Gelar Undian Hadiah DIJAPRI 2026 di Alun-Alun Berhadiah Motor Hingga Televisi

Minggu, 28 Jun 2026 17:05 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:05 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Bank Jatim sukses menggelar acara Puncak Pengundian…

Kobarkan Semangat Kemerdekaan RI, Bupati Subandi Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW se Sukodono

Kobarkan Semangat Kemerdekaan RI, Bupati Subandi Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW se Sukodono

Minggu, 28 Jun 2026 11:32 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 11:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidoarjo sudah mulai terasa. Untuk…

Gus Rizza Ajak Fatayat NU Jadi Garda Terdepan Tekan Kasus Penyebaran HIV dan ODGJ di Sidoarjo

Gus Rizza Ajak Fatayat NU Jadi Garda Terdepan Tekan Kasus Penyebaran HIV dan ODGJ di Sidoarjo

Sabtu, 27 Jun 2026 13:57 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 13:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua DPC PKB Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin menantang kader Fatayat NU untuk mengambil peran lebih besar dalam mengentaskan…