Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TEMUAN - Proyek Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo yang menelan anggaran Rp 26,7 miliar menyisakan catatan saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) TA 2025 dan kelebihan
TEMUAN - Proyek Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo yang menelan anggaran Rp 26,7 miliar menyisakan catatan saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) TA 2025 dan kelebihan

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Sidoarjo yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp 26,7 miliar kini menyisakan catatan merah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2025.

​Akibatnya, terjadi kelebihan pembayaran kepada kontraktor pelaksana sebesar Rp 566.442.764,27 yang wajib dikembalikan ke kas daerah.

​Proyek di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo ini, dikerjakan PT Samudra Anugrah Indah Permai (SAIP) dengan pengawasan dari PT Mitra Cipta Engineering.

​Pemeriksaan fisik dan administrasi BPK menunjukkan pembayaran yang dilakukan Pemkab Sidoarjo melebihi hasil pekerjaan aktual di lapangan. Sektor mekanikal, elektrikal hingga instalasi menjadi penyumbang selisih terbesar.

​Berikut adalah rincian kelebihan pembayaran yang dicatat auditor BPK:

1. ​Pekerjaan MEP & Elektronik: Rp 402,92 juta (Temuan terbesar)

2. ​Trotoar, Akses, & Drainase: Rp 132,66 juta

3. ​Taman Palm: Rp 114,23 juta

4. ​Area Paseban: Rp 20,71 juta

5. ​Taman Play & Fasilitas Publik: Rp 22,33 juta (Amphitheater, playground, area fitness, taman balita/lansia, entrance barat)

6. ​Bangunan Penunjang: Rp 1,94 juta (Toilet umum, kantor pengelola, pos jaga, halte bus)

7. ​Pekerjaan Lainnya: Rp 85,02 juta


​Temuan BPK ini seolah membenarkan kekhawatiran yang sempat dilontarkan pimpinan daerah. Pada 16 Desember 2025 lalu, Bupati Sidoarjo Subandi sempat melayangkan peringatan keras setelah melakukan inspeksi mendadak.

​Subandi mendapati realisasi fisik di lapangan jauh dari desain perencanaan awal yang dipaparkan. Salah satunya, terkait ketidakseragaman desain lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) kawasan Alun-Alun dengan kawasan GOR Sidoarjo.

​"Yang saya terima dalam perencanaan dan paparan berbeda dengan yang ada di lapangan. Ini harus menjadi perhatian serius," ujar Subandi saat rapat internal pertengahan Desember 2025 lalu.

​Meskipun Berita Acara Serah Terima (PHO) telah ditandatangani pada 9 Januari 2026 dan Alun-Alun sudah dimanfaatkan oleh masyarakat, Pemkab Sidoarjo tetap berkewajiban menagih dan memulihkan kerugian daerah itu.

​Saat dikonfirmasi mengenai langkah pengembalian dana kelebihan bayar dari kontraktor PT SAIP, pihak DLHK Pemkab Sidoarjo menyatakan telah mengambil tindakan penagihan itu.

​"Sudah ditindaklanjuti (atas temuan BPK) itu," ujar Plt Kepala DLHK Sidoarjo, Iswadi Pribadi singkat melalui pesan WhatsApp (WA) kemarin.

Atas beberapa temuan dari BPK RI ini, masyarakat Sidoarjo berharap agar seluruh proyek di lingkungan Pemkab Sidoarjo selalu dikerjakan transparan dan memilih kontraktor yang lebih profesional.

Sebelumnya Bupati Sidoarjo, Subandi S
menyoroti ketidaksesuaian desain dengan realisasi di lapangan. Temuan BPK ini, menjadi catatan baru dalam proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo yang sejak proses pembangunannya sempat mendapat sorotan berbagai kalangan itu. Ary/Waw

Berita Terbaru

Gugat Historiografi Lewat Sarasehan Budaya di Wonoayu, Sidoarjo Ibu Kota Majapahit, Karangpuri Jadi Pusatnya

Gugat Historiografi Lewat Sarasehan Budaya di Wonoayu, Sidoarjo Ibu Kota Majapahit, Karangpuri Jadi Pusatnya

Sabtu, 08 Agu 2026 23:28 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 23:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Pendopo H. As'ari di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, menjadi saksi bisu berkumpulnya para pegiat budaya,…

Dari Desa Pinggiran Sidoarjo Menuju Panggung Nasional, Kisah Aprilia Aisatus Zahira Srikandi SMPN 1 Prambon di Jamnas

Dari Desa Pinggiran Sidoarjo Menuju Panggung Nasional, Kisah Aprilia Aisatus Zahira Srikandi SMPN 1 Prambon di Jamnas

Sabtu, 08 Agu 2026 22:00 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 22:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semangat dan dedikasi tinggi dibuktikan Aprilia Aisatus Zahira. Siswi asal SMPN 1 Prambon ini, resmi terpilih menjadi salah satu…

Bangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Bunda PAUD Sidoarjo Dorong Pembiasaan Lewat Prasiaga Pramuka

Bangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Bunda PAUD Sidoarjo Dorong Pembiasaan Lewat Prasiaga Pramuka

Sabtu, 08 Agu 2026 21:38 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 21:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembentukan karakter anak tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran akademik di dalam kelas saja. Keberanian, kemandirian,…

Cairkan Ketegangan Politik, Tim Bupati Dihajar DPRD Sidoarjo dengan Skor 3 - 1 Saat Berlaga di Stadion Gelora Delta

Cairkan Ketegangan Politik, Tim Bupati Dihajar DPRD Sidoarjo dengan Skor 3 - 1 Saat Berlaga di Stadion Gelora Delta

Sabtu, 08 Agu 2026 14:25 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 14:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinergi antara eksekutif (Pemkab) dan legislatif (DPRD) Kabupaten Sidoarjo tidak melulu dibangun di dalam ruang sidang yang…

Perkuat Peran Kader hingga Akar Rumput, Pemkab Sidoarjo Gelar Jambore PKK Meriah di Alun-Alun

Perkuat Peran Kader hingga Akar Rumput, Pemkab Sidoarjo Gelar Jambore PKK Meriah di Alun-Alun

Sabtu, 08 Agu 2026 11:28 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 11:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berkomitmen memperkuat peran kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)…

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Oleh Nikmat Harahap Merantau bukanlah perjalanan yang mudah. Jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan hidup, hingga harus berjuang memenuhi kebutuhan …