Diproyeksikan Bebas Macet Hingga 2056, Pemkab Sidoarjo Matangkan Rencana Flyover Gedangan dengan 6 Jalur

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAKOR - Rakor pematangan DED Flyover Gedangan di Ruang Delta Wicaksana dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo M Bahrul Amig serta BBPJN Wilayah V Jatim-Bali, tim proyek Surabaya Regional Railway Line dan PDAM, Selasa (22/09/2026).
RAKOR - Rakor pematangan DED Flyover Gedangan di Ruang Delta Wicaksana dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo M Bahrul Amig serta BBPJN Wilayah V Jatim-Bali, tim proyek Surabaya Regional Railway Line dan PDAM, Selasa (22/09/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen serius dalam mengurai simpul kemacetan di kawasan Gedangan. Tidak hanya mencari solusi sesaat, Pemkab Sidoarjo memproyeksikan pembangunan Flyover (FO) Gedangan mampu menampung lonjakan kapasitas arus lalu lintas hingga 30 tahun mendatang melalui opsi pembangunan enam jalur di area bawah jembatan layang.

​Langkah strategis ini, dibahas dalam rapat koordinasi pematangan Detail Engineering Design (DED) FO Gedangan di Ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Selasa (22/09/2026). Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, M Bahrul Amig serta dihadiri Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Jawa Timur-Bali, tim proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL), dan PDAM Surabaya.

​Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, M Mahmud menjelaskan pembagian enam jalur bawah terdiri dari tiga jalur sisi timur (arah Surabaya ke Sidoarjo) dan tiga jalur sisi barat (arah Sidoarjo ke Surabaya).

"​Pilihan ini diambil berdasarkan kalkulasi teknis titik jenuh kemacetan lalu lintas. Jadi ada opsi 4 jalur yakni memiliki daya tahan kelancaran hingga 15 tahun serta opsi 6 jalur yang mampu menampung arus kendaraan secara optimal hingga 30 tahun mendatang," ujar Mahmud.

Menurut Mahmud, meski opsi enam jalur membutuhkan lahan yang lebih luas di awal, langkah ini jauh lebih efisien untuk mencegah kerumitan pembebasan lahan di masa depan Gedangan dan Sidoarjo.

"Mending kita ukur sampai dengan 30 tahun. Keputusan ini supaya jangka panjangnya tidak ada lagi pembebasan lahan di kanan-kirinya karena pasti lebih sulit ke depannya nanti," jelas Mahmud.

​Selain kapasitas jalan, tata letak enam jalur ini dirancang untuk menyelaraskan rencana pengembangan jalur ganda (double track) Kereta Api oleh PT KAI melalui proyek SRRL yang dijadwalkan mulai 2027 mendatang. 

"Koordinasi intensif dengan PT KAI terus dilakukan agar kebutuhan pembebasan lahan kedua proyek vital tersebut saling melengkapi tanpa tumpang tindih," tegasnya.

​Dari sisi teknis rekayasa lalu lintas, Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Jatim, Indi Sasongko menilai skenario enam jalur merupakan bentuk ideal. Tiga jalur di masing-masing sisi bawah flyover akan memberikan ruang gerak yang sangat memadai bagi pengendara.

"Rinciannya ​jalur kiri khusus kendaraan yang hendak belok kiri (misalnya ke arah Sedati), kemudian jalur tengah khusus kendaraan lurus dan jalur kanan memfasilitasi kendaraan yang akan belok kanan (ke arah Sukodono)," katanya.

Sementara dengan perancangan desain yang terintegrasi sejak awal, Pemkab Sidoarjo optimistis Flyover Gedangan kelak menjadi infrastruktur modern yang bebas kemacetan.

"Kami yakin dengan perencaan itu akan bertahan hingga puluhan tahun mendatang," pungkas Mahmud. Ary/Waw

Berita Terbaru

Bebas Banjir dan Limbah Industri, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Bersihkan Sungai Candi dan Tanggulangin

Bebas Banjir dan Limbah Industri, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Bersihkan Sungai Candi dan Tanggulangin

Senin, 21 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 21 Sep 2026 20:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tancap gas melakukan langkah preventif untuk mencegah…

Kasus TKD Damarsi Buduran Jadi Rumah Kos Elit Jalan di Tempat, Warga Ancam Demo Kejari Sidoarjo Berjilid-Jilid

Kasus TKD Damarsi Buduran Jadi Rumah Kos Elit Jalan di Tempat, Warga Ancam Demo Kejari Sidoarjo Berjilid-Jilid

Senin, 21 Sep 2026 12:53 WIB

Senin, 21 Sep 2026 12:53 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penanganan kasus dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran menjadi kawasan rumah kos elit yang…

Pesta Rakyat Durungbedug Pecah, CFD Perdana Bertabur 360 UMKM, Wabup Mimik Tawari Modal Usaha Bunga 2 % Tanpa Jaminan

Pesta Rakyat Durungbedug Pecah, CFD Perdana Bertabur 360 UMKM, Wabup Mimik Tawari Modal Usaha Bunga 2 % Tanpa Jaminan

Minggu, 20 Sep 2026 18:28 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Jalan Raya Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo mendadak riuh dan dipenuhi lautan manusia, Minggu (20/09/2026) pagi. …

Sapa Warga Banjarbendo hingga Urangagung, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda 5 Warga Sidoarjo Kota

Sapa Warga Banjarbendo hingga Urangagung, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda 5 Warga Sidoarjo Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 18:34 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi kembali turun langsung ke masyarakat untuk menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas berupa kursi roda…

Dedikasi Kemanusiaan 5.286 Pendonor Darah Sidoarjo Terima Penghargaan, Bupati Subandi Ajak Warga Tak Lelah Bantu Sesama

Dedikasi Kemanusiaan 5.286 Pendonor Darah Sidoarjo Terima Penghargaan, Bupati Subandi Ajak Warga Tak Lelah Bantu Sesama

Sabtu, 19 Sep 2026 18:01 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyerahkan tanda penghargaan kepada 5.286 pendonor darah sukarela dalam rangka …

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…