Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo mencatat peningkatan signifikan pada kasus pembatalan akta kelahiran. Peningkatan ini, dipicu masalah ketidakjujuran pelaporan data awal kependudukan serta ketidaksesuaian status nasab anak.
Kepala Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo, Reddy Kusuma mengungkapkan pada tahun 2025 lalu terdapat 34 kasus pembatalan akta kelahiran. Namun, angka itu melonjak hampir dua kali lipat per September tahun ini, di mana sudah tercatat sebanyak 64 kasus.
"Hampir setiap Minggu, kami menjadi turut tergugat di Pengadilan Negeri terkait pembatalan akta kelahiran ini. Nanti setelah ada putusan pengadilan, barulah kami melakukan perubahan pada akta kelahiran yang bersangkutan," ujar Reddy Kusuma.
Menurut Reddy, penyebab utama pembatalan ini mayoritas bersumber dari masalah kesepakatan atau kejujuran mengenai nasab anak. Seringkali, terdapat niat baik dari kerabat. Misalnya, seperti paman atau bibi untuk mengasuh anak.
"Akan tetapi, saat pelaporan awal disatukan seolah-olah sebagai anak kandung," imbuhnya.
Masalah ini, umumnya baru terungkap ketika anak hendak memasuki usia pernikahan. Pada tahap itu, pihak Kantor Urusan Agama (KUA) akan melakukan pemeriksaan silang (cross-check) untuk memastikan kebenaran nasab calon pengantin.
"Kami berharap sejak awal ada keterusterangan (data). Mengasuh anak lain itu, ada mekanismenya melalui penetapan pengadilan untuk pengangkatan anak. Nantinya, akan ada catatan pinggir di akta kelahiran. Tapi, untuk di Kartu Keluarga (KK), nama orang tua kandung tetap tidak boleh diubah," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Reddy menekankan empat hal utama yang wajib diperhatikan seluruh masyarakat terkait dokumen kependudukan. Diantaranya kepemilikan dokumen seumur hidup. Yakni setiap warga negara wajib memiliki dokumen kependudukan secara lengkap sejak lahir hingga meninggal dunia. Kemudian, pemutakhiran data secara berkala. Yakni pembaruan data harus segera dilakukan setiap ada perubahan jenjang pendidikan (lulus SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi) maupun perubahan status pernikahan (dari belum kawin menjadi kawin).
"Termasuk soal linearitas data orang tua. Yakni nama orang tua harus konsisten dan linear di seluruh dokumen, mulai dari ijazah, buku nikah hingga akta kelahiran. Serta soal kejujuran status anak yakni menghindari manipulasi data asal-usul anak untuk mencegah permasalahan hukum dan pembatalan dokumen di kemudian hari," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo juga terus menghimbau masyarakat agar aktif memperbarui data kependudukan.
"Sekaligus mereka harus secara jujur dan transparan demi kelancaran administrasi di masa depan," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Sabtu, 07 Nov 2026 21:17 WIB
Sabtu, 07 Nov 2026 21:17 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketangguhan sebuah keluarga tidak semata-mata diukur dari kecukupan materi saja, melainkan dari fondasi keimanan, kasih sayang …
Sabtu, 07 Nov 2026 20:59 WIB
Sabtu, 07 Nov 2026 20:59 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersiap menyulap Pulau Lusi di wilayah Tlocor, Kecamatan Jabon menjadi destinasi wisata …
Sabtu, 07 Nov 2026 12:45 WIB
Sabtu, 07 Nov 2026 12:45 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan sikap tegas dalam mengawal kelancaran serta keamanan Program …
Jumat, 06 Nov 2026 23:10 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 23:10 WIB
Ngawi (republikjatim.com) - Kabupaten Ngawi mendapat kehormatan menjadi pusat penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur (Jatim) Tahun…
Jumat, 06 Nov 2026 21:21 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 21:21 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Kunjungan Bupati Sidoarjo, Subandi ke Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Sidoarjo Jumat (06/11/2026), tidak hanya membawa kabar…
Jumat, 06 Nov 2026 20:22 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 20:22 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Isak haru dan rasa syukur tak mampu disembunyikan Atim, warga Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Setelah sepuluh tahun…
Jumat, 06 Nov 2026 15:30 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 15:30 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Fraksi dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menggelar diskusi publik berbobot membedah konsep pemikiran…
Jumat, 06 Nov 2026 14:50 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 14:50 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengambil langkah taktis untuk mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi. Di bawah…
Jumat, 06 Nov 2026 10:54 WIB
Jumat, 06 Nov 2026 10:54 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama KONI Sidoarjo mengambil langkah agresif demi mengamankan prestasi olahraga …
Kamis, 05 Nov 2026 21:55 WIB
Kamis, 05 Nov 2026 21:55 WIB
âSidoarjo (republikjatim.com) - Angin segar berembus bagi seluruh wajib pajak di Kabupaten Sidoarjo. Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo se…
Kamis, 05 Nov 2026 20:04 WIB
Kamis, 05 Nov 2026 20:04 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib dan kepastian hukum atas tanah pemukiman warga Dusun Kalialo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo akhirnya menemui…
Kamis, 05 Nov 2026 18:49 WIB
Kamis, 05 Nov 2026 18:49 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus memacu peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya penyediaan air bersih bagi masyarakat. Bupati…
Kamis, 05 Nov 2026 18:18 WIB
Kamis, 05 Nov 2026 18:18 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi hingga ke akar-akarnya. …
Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB
Kamis, 05 Nov 2026 13:14 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo semakin mengukuhkan posisinya sebagai benteng industri dan magnet utama investasi di Jawa Timur (Jatim).…
Rabu, 04 Nov 2026 20:41 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 20:41 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan pangan program nasional Makan Bergizi…