Para Mantan Narapidana Korupsi Kembali Lolos Cakades di Sidoarjo, PMD Ngaku Syarat Sudah Terpenuhi Semua

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PEMBEKALAN - Sebanyak 230 Calon Kepala Desa (Cakades) mengikuti acara pembekalan Cakades pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (07/05/2026).
PEMBEKALAN - Sebanyak 230 Calon Kepala Desa (Cakades) mengikuti acara pembekalan Cakades pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (07/05/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Panggung politik desa di Kabupaten Sidoarjo kembali bergejolak. Belum usai perdebatan soal perangkat desa yang bisa mencalonkan diri tanpa mundur, kini publik dikejutkan dengan munculnya sejumlah nama mantan narapidana dalam bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Tahun 2026.

​Salah satu sosok yang paling menyita perhatian adalah Imam Fauzi, mantan Kepala Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru. Pria yang baru saja menghirup udara bebas setelah terseret kasus korupsi pengelolaan Rusunawa Tambaksawah senilai Rp 9 miliar lebih ini, kini dipastikan kembali melaju dalam kontestasi Pilkades Serentak yang akan digelar 24 Mei 2026 besok itu.

​Sebagai pengingat, Imam Fauzi divonis 1 tahun 8 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Surabaya di Juanda Sidoarjo pada September 2025 lalu. Ia terbukti bersalah dalam kasus korupsi periode 2021-2022 dalam pengelolaan Rusunawa itu. Namun, hanya berselang beberapa bulan setelah bebas, namanya kini tercatat sebagai kontestan resmi yang lolos verifikasi sebagai Cakades. Bahkan sempat mengikuti pembekalan Cakades yang dihelat di Pendopo Delta Wibawa kemarin.

​Saat ditemui di Pendopo Delta Wibawa, Imam Fauzi tampak enggan membeberkan ambisinya kembali berkuasa di Tambaksawah. Dengan gaya bicara irit, ia mencoba menghindari sorotan media dan beberapa wartawan.

​"Iya, betul (mendaftar). Mbenjeng mawon (besok saja) wawancaranya kalau sudah selesai pilihan," ujar Imam Fauzi singkat, Kamis (07/05/2026) kemarin.

Selain itu, Imam Fauzi mengaku khawatir jika pencalonannya dibesar-besarkan akan merusak kondusifitas di desanya. 

"Nggak seneng aku nanti tambah ramai saja. Ini sudah kondusif semua," katanya tanpa merinci apa saja yang sudah kondusif sambil berlalu.

Sementara ​Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Sidoarjo, Probo Agus Sunarno mengonfirmasi dari 230 Cakades yang berlaga Tahun 2026 ini, memang terdapat eks (mantan) narapidana. Menurutnya, secara administratif, mereka mengantongi izin dari pengadilan. ​Meski begitu, Probo tampak berhati-hati dan tidak merinci detail jumlah maupun latar belakang kasus para calon itu.

​"(Mantan Narapidana) boleh mencalonkan diri, karena syarat sudah dipenuhi. Ada beberapa desa (eks napi), jumlahnya tidak sampai 10, tujuh pun juga tidak sampai. Hanya beberapa saja," ungkap Probo sebelum terburu-buru meninggalkan awak media.

​Berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan penjelasan PPID Kemendagri, celah hukum bagi mantan narapidana untuk maju memang terbuka lebar, asalkan memenuhi beberapa syarat berikut. Diantaranya

1. ​Jujur ke Publik: Wajib mengumumkan secara terbuka kepada masyarakat bahwa dirinya adalah mantan terpidana.

2. ​Jika ancaman hukuman di bawah 5 tahun boleh langsung mencalonkan diri setelah bebas.

3.​ Jika ancaman hukuman di atas 5 tahun, maka wajib menunggu masa jeda 5 tahun setelah bebas.

4. ​Bukan Residivis: Bukan pelaku kejahatan yang berulang - ulang.

5. ​Hak Politik: Tidak sedang dicabut hak pilihnya oleh putusan pengadilan.

Sementara fenomena para mantan Narapidana mencalonkan diri ini memicu beragam reaksi di masyarakat. Sebagian mempertanyakan aspek moralitas pemimpin desa. 

Sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai hak politik warga negara yang telah menebus kesalahan di penjara. Kini, bola panas ada di tangan pemilih Sidoarjo: Menerima "wajah lama" dengan masa lalu kelam atau memilih pembaruan. Ary/Waw

Berita Terbaru

Momen "Ngopi Pintar" Pemkab Sidoarjo dan Kemendagri, Sinyal Kuat Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tanpa Kompromi

Momen "Ngopi Pintar" Pemkab Sidoarjo dan Kemendagri, Sinyal Kuat Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tanpa Kompromi

Rabu, 05 Agu 2026 16:52 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo kian berhembus kencang. Mengusung konsep diskusi yang santai…

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan daerah tidak melulu soal megahnya gedung atau mulusnya jalan raya. Kesejahteraan dan rasa aman para pejuang nafkah…

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Sidoarjo terus ditabuh. Tiga pemilik usaha dan …

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pucanganom, Jalan Raden Patah, Kecamatan Sidoarjo, sempat digegerkan kemunculan kawanan…

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan…

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah inovasi UMKM berbasis herbal berhasil menyita perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Produk Teh Daun Kumis…