Program PIWK Tak Jalan, Jalan Dipenuhi Kubangan Warga Tanam Pisang dan Ban di Jalan Raya Sukodono - Taman

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PISANG - Warga menanami JL Raya Sukodono - Taman Desa Jemundo, Kecamatan Taman dengan pohon pisang, diberi ban dan ditulisi awas lubang di jalan aspal berlubang menganga di jalur utama Kecamatan Sukodono menuju Kecamatan Taman, Jumat (20/02/2026).
PISANG - Warga menanami JL Raya Sukodono - Taman Desa Jemundo, Kecamatan Taman dengan pohon pisang, diberi ban dan ditulisi awas lubang di jalan aspal berlubang menganga di jalur utama Kecamatan Sukodono menuju Kecamatan Taman, Jumat (20/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah warga terpaksa menanam tiga buah pohon pisang dan ban di JL Raya Sukodono - Taman, tepatnya di perbatasan Desa Jemundo dan Desa Sadang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jumat (20/02/2026). Ini menyusul, terlalu banyaknya jalan berlubang menganga di sepanjang jalan utama Kecamatan Sukodono menuju Kecamatan Taman, Sidoarjo itu.

Lubang jalan itu, tidak hanya berdiameter 20 sentimeter saja. Akan tetapi juga sudah banyak yang berdiameter 1 meter dengan kedalaman bervariasi antara 15 sampai 30 sentimeter.

Kendati jalan dipenuhi lubang selama beberapa pekan terakhir ini, akan tetapi tidak pernah ada perbaikan sama sekali dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo. Apalagi, pihak kecamatan belum ada yang melaksanakan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).

Padahal selama ini, Pemkab Sidoarjo sudah menggembar - gemborkan bakal mempercepat perbaikan jalan berulang dengan kolaborasi antara Dinas PUBM dan SDA dan pihak kecamatan. Nyatanya, puluhan lubang di tengah jalan justru terdapat di JL Raya Kebonagung, Kecamatan Sukodono tepatnya di selatan kantor Kecamatan Sukodono. Begitu pula jalan berlubang lainnya tetap dibiarkan di sejumlah ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Sidoarjo.

"Tadi pagi warga terpaksa menanam pohon pisang dan ban di tengah-tengah JL Raya Sukodono - Taman ini agar tidak ada pengguna jalan yang terjatuh. Selain lubang jalan besar juga jumlahnya sudah cukup banyak dari wilayah Sukodono sampai Desa Kletek, Kecamatan Taman," ujar Agil salah seorang warga yang ikut menanam pohon pisang tanda jalan berlubang, Jumat (20/02/2026).

Dampak penanaman pohon pisang kendaraan baik roda dua, roda empat maupun lebih bakal melaju lebih pelan. Hal ini, karena jalan berlubang besar itu jaraknya sangat dekat-dekat.

"Memang arus lalu lintas terganggu terutama saat truk dan kontainer ban lebih dari 10 biji bakal melaju zig zag. Yang penting semua pengendara jalan aman tidak terjerembab dalam kubangan jalan yang cukup besar itu," ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Khoiri salah satu pengemudi kontainer yang melintasi jalan utama Sukodono menuju Taman itu. Menurutnya, tidak masalah truk kontainer yang dikemudikan jalan bergantian maupun melaju zig zag asalkan para pengguna jalan lainnya selamat. 

"Kalau truk kontainer saya melaju lurus tanpa bergantian dengan truk yang melaju dari utara (Taman) atau sebaliknya dari selatan (Sukodono) maka pohon pisang dan bannya yang dipasang warga sebagai peringatan mala rusak semua. Kasihan pengguna jalan yang mengendarai motor kalau tidak tahu ada jalan berlubang di tengah jalan utama ini," tegasnya. 

Sementara sebelumnya, Bupati Sidoarjo, Subandi meminta perbaikan jalan dilakukan secara simultan. Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo dan seluruh Camat (Kecamatan) diminta serentak melakukan perbaikan jalan rusak. Permintaan itu, diutarakan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan PIWK yang digelar di ruang Delta Wicaksana Kantor Setda Sidoarjo, Rabu (18/02/2026) kemarin.

Seluruh camat dan Kasi Pembangunan hadir dalam rapat itu. Begitu pula dengan Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo yang juga datang bersama Kabid Jalan dan Jembatan.

Bupati Sidoarjo, Subandi meminta perbaikan jalan rusak tuntas sebelum lebaran. Karena itu, pelaksanaan perbaikan jalan dapat dilakukan secara bersamaan. Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo dan seluruh kecamatan serentak bergerak bersama menggarap jalan rusak. Pekerjaan perbaikan 25 ruas jalan yang dikerjakan Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo dapat diimbangi dengan perbaikan jalan seluruh kecamatan lewat pelaksanaan 
Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).

"Saya minta tolong Pak Camat dan Bu Camat, karena pada Minggu ini kita ada perbaikan jalan di 25 tempat, yang tidak dalam daftar ini, tolong dari pihak kecamatan segera melakukan perbaikan jalan di wilayahnya masing-masing," kata Subandi.

Subandi menjelaskan masyarakat Sidoarjo menginginkan perbaikan jalan dilakukan dengan segera. Tidak dibiarkan berminggu - minggu jalan berlubang itu harus ditangani. Karena itu, ia berharap pihak kecamatan segera mengelola PIWK yang sengaja difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan. 

"Keterlibatan seluruh kecamatan akan mempercepat pelaksanaan perbaikan jalan. Karena setiap kecamatan memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap kondisi jalan di wilayahnya masing-masing. Waktu saya jadi Wakil Bupati bersama Gus Muhdlor, PIWK sangat membantu kita," tandasnya. Hel/Waw

 

Berita Terbaru

Puluhan Tiang PJU di Jantung Kota Delta Keropos Dibiarkan Rawan Ambruk, Dishub Sidoarjo Ngaku Terbentur Anggaran

Puluhan Tiang PJU di Jantung Kota Delta Keropos Dibiarkan Rawan Ambruk, Dishub Sidoarjo Ngaku Terbentur Anggaran

Rabu, 11 Mar 2026 14:03 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 14:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kondisi sejumlah infrastruktur di pusat Kota Delta tengah menjadi sorotan tajam. Hal ini, karena aset milik Pemkab Sidoarjo itu,…

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kekompakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo memang tak diragukan lagi. Termasuk, dalam kegiatan yang…

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul…

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 11 orang perwakilan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin…

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya…

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi,…