Warga Damarsi Buduran Penuhi Panggilan Kejari Sidoarjo, Beri Keterangan Detail Alih Fungsi TKD Jadi Kos-Kosan Elite

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PANGGILAN - Sejumlah warga dan Tomas Damarsi memenuhi panggilan penyidik Kejari Sidoarjo untuk memberikan keterangan tambahan dan keterangan detail soal alih fungsi TKD seluas 3.500 meter persegi menjadi kos-kosan elite, Kamis (19/02/2026).
PANGGILAN - Sejumlah warga dan Tomas Damarsi memenuhi panggilan penyidik Kejari Sidoarjo untuk memberikan keterangan tambahan dan keterangan detail soal alih fungsi TKD seluas 3.500 meter persegi menjadi kos-kosan elite, Kamis (19/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyelidikan terkait dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo menjadi bangunan kos-kosan elite terus bergulir. Terbaru, sejumlah warga dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Damarsi memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo untuk memberikan keterangan tambahan dan keterangan detail soal alih fungsi TKD seluas 3.500 meter persegi itu.

​Pemeriksaan kali ini difokuskan pada pengumpulan informasi mendalam mengenai status dan kronologi pemanfaatan lahan TKD itu. Sifatnya masih dalam pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan bahan data (Puldata).

Salah satu perwakilan warga, Musolin mengatakan kehadirannya bersama beberapa perwakilan warga lainnya di Kejeri Sidoarjo. Hal itu, untuk menjawab beberapa pertanyaan penyidik Kejari Sidoarjo mengenai detail persoalan dari awal hingga kondisi TKD Damarsi saat ini.

"Selama ini, tim penyidik (Kejari) yang dikomandoi Pak Guru, belum memiliki informasi komprehensif mengenai sejarah dan asal muasal TKD Damarsi itu. Makanya tadi kami sampaikan informasinya secara detail dan gamblang bersamaan bukti administrasinya," ujar Musolin kepada republikjatim.com, Kamis (19/02/2026) usai memberi keterangan di Kejari Sidoarjo.

Dalam menjawab beberapa pertanyaan itu, Musolin juga dibantu beberapa warga lainnya. Diantaranya Alsuari, Farid Effendi dan Sujak. Mereka juga turut memberikan keterangan detail untuk melengkapi semua laporan ke tim penyidik Kejari Sidoarjo itu.

​"Fokus pertanyaan dan materinya masih soal TKD seluas 3.500 meter persegi itu. Termasuk soal bangunan di atas lahan TKD yang telah berdiri 15 unit kos-kosan. Kami menganggap pemeriksaan kali ini belum menyentuh rincian harga per unit bangunan kos-kosan. Tapi, masih fokus pada substansi penguasaan lahan TKD-nya," ungkapnya.

Musolin mengakui saat ini, warga terus menunggu hasil kajian tim Penyidik Kejari Sidoarjo soal perkembangan penyelidikan TKD Damarsi itu. Apalagi, warga sudah memberikan keterangan secara detail dan rinci. Bahkan, warga menyatakan telah membeberkan fakta-fakta di lapangan secara transparan. 

"Saat ini, warga Desa Damarsi diminta untuk bersabar menunggu hasil kajian hukum yang sedang dilakukan tim jaksa. Karena kami juga sudah menjelaskan semuanya secara detail bersama Pak Alsuari dan Pak Farid. Kami diminta bersabar menunggu hasil kajian yang dilaksanakan tim penyidik kejaksaan," tandas Alsuari sembari menyebutkan ada 1 unit pembeli kos-kosan seharga Rp 120 juta dibayar dengan cara mengangsur langsung ke pengembang.

​Kasus ini menarik perhatian publik lantaran adanya dugaan penyimpangan prosedur dalam pemanfaatan aset desa yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas akan tetapi justru dikuasai oleh pengembang perumahan. Bahkan, kini justru berubah menjadi bisnis properti pribadi yang dikuasai PT Sampurna Indo Raya itu.

Sementara tim Inteligen Kejari Sidoarjo, Guru S menegaskan pemanggilan warga dan Tomas Damarsi untuk memastikan proses beralih fungsinya TKD itu sudah sesuai dengan prosedur atau belum. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap Pulbaket dan Puldata.

"Masih sebatas mengumpulkan keterangan dan data. Tapi juga tidak menutup kemungkinan kami akan ke lapangan untuk melihat kondisi terkini di lahan TKD itu," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Diakui Nasional, Tata Kelola Arsip di Pemkab Sidoarjo Raih Predikat Sangat Memuaskan dari ANRI

Diakui Nasional, Tata Kelola Arsip di Pemkab Sidoarjo Raih Predikat Sangat Memuaskan dari ANRI

Rabu, 20 Mei 2026 21:04 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 21:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menorehkan prestasi nasional lagi dengan meraih penghargaan kategori AA dengan nilai…

Pemkab Sidoarjo Ajak Dukung Program MBG, KDMP dan Pembatasan Medsos, Saat Upacara Peringatan Harkitnas ke 118

Pemkab Sidoarjo Ajak Dukung Program MBG, KDMP dan Pembatasan Medsos, Saat Upacara Peringatan Harkitnas ke 118

Rabu, 20 Mei 2026 16:17 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 16:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo menggelar Upacara Bendara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 118 Tahun 2026 di Alun- Alun,…

DPRD Sidoarjo Desak Pemkab Beri Kepastian Status Hukum dan Nasib Pedagang Pasar Kepuhkiriman yang Bayar

DPRD Sidoarjo Desak Pemkab Beri Kepastian Status Hukum dan Nasib Pedagang Pasar Kepuhkiriman yang Bayar

Rabu, 20 Mei 2026 13:50 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 13:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Polemik pengelolaan Pasar Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo terus bergulir. Kali ini, giliran Ketua DPRD Kabupaten…

Ukir Prestasi Nasional, 70 Pengurus KORMI Sidoarjo Dikukuhkan Diapresiasi Wabup dan Pengurus Provinsi Jatim

Ukir Prestasi Nasional, 70 Pengurus KORMI Sidoarjo Dikukuhkan Diapresiasi Wabup dan Pengurus Provinsi Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 12:17 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 12:17 WIB

Sidoarjo (republikjatimm.com) - Semangat memasyarakatkan olahraga di Kota Delta semakin membara. Sebanyak 70 pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia…

Lobi Kilat Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sukses Amankan Dana Pusat untuk Pembangunan Flyover Gedangan

Lobi Kilat Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sukses Amankan Dana Pusat untuk Pembangunan Flyover Gedangan

Rabu, 20 Mei 2026 09:55 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 09:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar segar bagi warga Sidoarjo yang kerap mengelus dada saat terjebak macet di perempatan Gedangan. Kemacetan menahun di jalur…

Selang Sengkarut Pasar Kepuhkiriman, Proyek BOT Mangkrak 10 Tahun Jadi Aset Idle dan Temuan BPK RI

Selang Sengkarut Pasar Kepuhkiriman, Proyek BOT Mangkrak 10 Tahun Jadi Aset Idle dan Temuan BPK RI

Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek pembangunan Pasar Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang menggunakan skema Build-Operate-Transfer (BOT) atau Bangun…