Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hening nan sakral menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Sidoarjo, Senin (17/08/2026) dini hari. Tepat pukul 00.00 WIB, jajaran Forkopimda Sidoarjo bersama personel TNI-Polri menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) demi mengenang jasa para pejuang bangsa dalam peringatan HUT Ke 81 RI.
Momen puncak perenungan ditandai dengan nyala syahdu obor dan lilin yang menerangi setiap pusara. Kobaran api kecil itu, melambangkan semangat perjuangan para pahlawan yang tak boleh padam dalam jiwa generasi penerus bangsa ini.
Di balik tenangnya kompleks TMP Kusuma Bangsa, tersimpan jejak sejarah pengorbanan 1.195 pahlawan bangsa. Para pejuang yang disemayamkan di lokasi ini mencakup:
TNI sebanyak 793 pahlawan, Polri sebanyak 127 pahlawan, Pegawai Sipil sabanyak 5 pahlawan dan Pahlawan Tak Dikenal sebanyak 270 pahlawan.
Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Saat membacakan teks renungan suci, ia menyampaikan rasa hormat dan sumpah untuk meneruskan estafet perjuangan.
"Kami bersumpah dan berjanji perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami juga. Jalan kebaktian yang para pahlawan tempuh jalan bagi kami juga," ujar Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan.
Bupati Sidoarjo, Subandi yang turut hadir bersama Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi menekankan pentingnya merefleksikan makna kemerdekaan.
Menurut Subandi, kemerdekaan Indonesia dibayar mahal dengan cucuran darah serta pengorbanan jiwa dan raga, sehingga tidak boleh disia-siakan.
"Di masa kini, melanjutkan perjuangan tidak lagi harus mengangkat senjata. Generasi penerus dapat mengisinya dengan bekerja keras, menjaga persatuan, membangun daerah dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa," tandas Bupati Subandi. Ary/Waw
Editor : Redaksi