Usai Membunuh Teman Perempuannya, Pria Pembunuh di Ponorogo Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RILIS - Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo saat rilis kasus pembunuhan, Senin (24/04/2023).
RILIS - Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo saat rilis kasus pembunuhan, Senin (24/04/2023).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Kasus pembunuhan yang terjadi, Minggu (16/04/2023) di Ponorogo akhirnya terungkap. Korban pembunuhan itu adalah Sri Wahyuni (50) warga RT 01 RW 02 Desa Juruk, Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo. Korban ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka tusuk.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan pihaknya segera bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terjadinya tindak pidana pembunuhan itu.

"Peristiwa itu terjadi dipastikan kasus dugaan pembunuhan," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Senin (24/04/2023) saat Pers Release di Mapolres Ponorogo.

Lebih jauh Catur menerangkan kronologi peristiwa yang merenggut nyawa korban itu. Berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa, atas nama Nurjanah yang merupakan anak korban, dia mendapatkan telepon dari korban Sri Wahyuni bahwa dirinya mengalami penganiayaan dari temannya yang bernama Pairun alias Dirun (64) warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo. Kasus itu terjadi setelah membeli nasi goreng.

"Korban yang berjalan kaki setelah makan nasi goreng ditemukan tergeletak dengan luka bacok di Jalan Pacar, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo," ungkap Catur.

Selain itu, Catur menyampaikan saksi Nurjanah yang mendapat telepon dari korban segera menuju ke lokasi. Kemudian saksi Nurjanah segera membawa ibunya itu ke RSUD Dr Hardjono, Ponorogo. Dia juga meminta orang untuk melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ponorogo.

"Tapi korban sendiri diketahui meninggal dunia saat penanganan medis di RSUD. Korban mengalami luka tusuk di leher kiri, di dada kiri, dua luka bacok di perut sebelah kanan, dua luka di perut bawah dan satu di punggung. Selain itu, beberapa bagian juga mengalami kekerasan diberbagai bagian tubuhnya," tegasnya.

Setelah melakukan olah TKP dan mendengarkan keterangan dari beberapa saksi, Kapolres Ponorogo menegaskan pihaknya segera bergerak cepat. Setelah melakukan penyidikan dan mengamankan berbagai alat bukti diantaranya pakaian korban dan pakaian tersangka.

"Termasuk dua buah HP dan tali plastik, serta sandal. Akhirnya kami menetapkan saudara Pairun sebagai tersangka," urainya.

Namun dalam proses pencarian terhadap pelaku, Kapolres Ponorogo mengakui pihaknya juga mendapatkan laporan adanya orang meninggal dunia dengan cara menggantung diri yang ciri-cirinya mirip dengan pelaku. Setelah melakukan olah TKP, dipastikan yang bersangkutan atas nama Pairun ditemukan sudah meninggal dunia menggantung di Pohon Lamtoro satu m Minggu setelah kejadian itu, tepatnya pada Minggu (23/04/2023) kemarin.

"Setelah diketemukan tersangka dalam keadaan meninggal dunia, maka proses hukum terhadap tersangka dihentikan demi hukum. Meski tersangka dijerat pasal 340 KUHP atau 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) tentang pembunuhan," pungkas orang nomor satu di Polres Ponorogo ini. Mal/Waw

Berita Terbaru

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran modernisasi, Kabupaten Sidoarjo justru membuktikan diri sebagai daerah yang enggan melupakan akar sejarahnya.…

Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Jumat, 19 Jun 2026 14:52 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses restrukturisasi kepemimpinan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo memasuki babak baru yang krusial.…

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II terus bergerak masif dalam memperluas jaringan…

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas membenahi tata kelola pembangunan infrastruktur. Merespons tegas arahan Tim Pencegahan Komisi…

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakatnya. Kamis (18/06/2026),…

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…