Wujud Rasa Syukur Raih Predikat WBK, Lapas Porong Santuni 50 Anak Yatim

republikjatim.com
SANTUNAN - Lapas Kelas I Surabaya di Porong pasca mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari KemenPAN-RB, seluruh pegawai yang dipimpin Gun Gun Gunawan menyisihkan rizki untuk anak yatim piatu, Selasa (21/12/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jajaran Kemenkumham Jatim tidak mau terlalu larut dalam euforia keberhasilan mencapai kinerja di bidang reformasi birokrasi. Alih-alih bersenang-senang, UPT jajaran justru mewujudkan rasa syukur lewat berbagi dengan sesama.

Seperti yang dilakukan Lapas I Surabaya di Desa Kebongagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Pasca mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari KemenPAN-RB, seluruh pegawai Lapas yang dipimpin Gun Gun Gunawan itu menyisihkan rizki untuk anak yatim piatu, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Total ada 50 anak yatim piatu dari Yayasan Al Kahfi, Dusun Macan Mati yang diundang dalam tasyakuran di Aula MD Arifin Lapas I Surabaya itu. Kegiatan yang dirangkai do'a bersama itu dipimpin oleh Ustaz Thoriq perwakilan dari Yayasan Al Kahfi.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bersama merupakan bagian dari amalan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gun Gun yang saat ini juga sebagai Plt Kadiv Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Jatim.

Kalapas juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat berkumpul dan bersilahturahmi dengan seluruh pegawai. Sekaligus melaksanakan tasyakuran dan berbagi dengan anak yatim piatu. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat agar para pegawai tidak lupa untuk senantiasa bersyukur.

Baca juga: Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

"Semoga dengan kegiatan ini bisa membuat lingkungan Lapas lebih sejuk serta harmonis dan mendapat kemudahan dalam bekerja dalam mengabdi kepada bangsa dan negara," imbuhnya.

Setelah doa bersama, dilanjutkan pemotongan tumpeng dan penyerahan potongan tumpeng pertama kepada Kabag TU Mohammad Kafi selaku Ketua Pembangunan Zona Integritas. Dilanjutkan kepada dua anak yatim perwakilan dari yayasan Al Kahfi.

Baca juga: Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang hadir. Sekaligus ucapan terima kasih oleh Kalapas kepada seluruh pegawai.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pegawai yang sudah berjuang mewujudkan Lapas Surabaya meraih predikat WBK. Langkah-langkah itu jangan terlalu euforia. Mari kita berusaha lagi ke depan agar bisa meraih WBBM," pungkasnya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru