Malam Pergantian Tahun Baru Para Pemuda Pesta Miras, Polsek Sambit Panen Ratusan Pil Koplo

republikjatim.com
PIL KOPLO - Dua tersangka diamankan petugas beaerta barang buktinya di Polsek Sambit, Sabtu (02/01/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Malam pergantian Tahun Baru 2021, petugas Polsek Sambit, menangkan dua tersangka peredaran pil double beserta barang buktinya. Kedua tersangka diamankan beserta barang bukti berupa ratusan pil doubel L diamankan Unit Reskrim Polsek Sambit, Sabtu (02/01/2021).

Terungkapnya kasus peredaran pil double L itu, dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Sambit Aipda Khudori yang langsung menuju sasarannya yakni JL Raya Kemuning-Waduk Bendo. Selain itu, menyisir tempat mangkalnya anak-anak muda yang diduga sering digunakan pesta miras dan tempat transaksi narkoba.

Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim

Setelah dilakukan patroli dan cek lokasi rombongan Unit Redkrim Polsek Sambit berhasil mengungkap kasus pil doubel L di JL Raya Kemuning - Bendo, Desa Kemuning, Kecamatan Sambit, Ponorogo.

Hasil penyidikan Unit Reskrim Polsek Sambit membuahkan hasil dengan berhasil mengungkap para pelaku pengedar pil koplo dan pemakainya. Diantaranya mengamankan BY, GND, FSL dan YON yang sedang pesta miras pergantian Tahun Baru 2021. Kemudian saat penggeledahan, salah satunya didapati pil koplo jenis LL sebanyak 3 butir. keterangan bersangkutan mengaku membeli pil dari Bayu Tri Nuryanto yang saat itu berada di TKP pesta miras.

"Dalam kasus ini, kami mengamankan Bayu Tri Nuryanto. Selain itu mendapati 556 butir pil warna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL (pil koplo), sebuah HP Oppo A12 warna hitam yg berisi percakapan jual beli pil koplo dan uang Rp 104.000 hasil penjualan pil koplo," Aipda Khudori kepada republikjatim.com, Sabtu (02/01/2021).

Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo

Khudori menjelaskan barang bukti itu didapatkan dari Agung Mujianto alias Pentung. Setelah dilaksanakan pengembangan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku kedua yakni Agung Mujianto alias Pentung di rumahnya Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

"Saat penggerebekan rumah Agung Mujianto, petugas mendapati sebuah HP merk Oppo A 5 warna hitam, 104 butir pil berwarna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL / Pil Koplo, uang sebesar Rp 210.000 hasil penjualan," imbuhnya.

Baca juga: Dikenal Santun dan Supel, Ini Sosok Elly Widodo Adik Bupati Ponorogo yang Ikut Terjaring dalam OTT KPK

Khudori menegaskan jika kedua tersangka dan barang bukti diproses dijerat UU Kesehatan.

"Kedua tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru