Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik (Berkelas) menggelar konsolidasi dan Bimbingan Teknik (Bimtek) di wilayah Sidoarjo Barat. Acara menjelang Pilkada Sidoarjo 2020, diikuti para Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) dari 3 wilayah kecamatan. Yakni Kecamatan Krian, Balongbendo dan Kecamatan Tarik.
Kegiatan ini digelar di rumah Aminan warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (11/10/2020). Dalam acara itu, Cawabup Sidoarjo 2020, Dwi Astutik ikut memberikan semangat dan motivasi kepada para Korcam dan Kordes yang ada di 3 kecamatan itu. Selain itu, Cawabup nomor urut 3 itu, juga mensosialisasikan salah satu dari 9 program kerja unggulannya.
"Kami tahu yang menjadi keresahan masyarakat tentang UU Omnibus Low (Cipta Kerja). Kami akan mencoba menelaah secara maksimal keuntungan dan kerugiannya. Karena ini situasi secara nasional. Kunci utamanya adalah program yang pro-rakyat. Itu saja," kata Dwi Astutik kepada republikjatim.com, Minggu (11/10/2020).
Baca juga: Asal Kedaulatan Rakyat Tetap Terjaga, Pilkada Melalui DPRD Tidak Melanggar Konstitusi
Dwi Astutik menjelaskan dirinya bersama Kelana Aprilianto memiliki program unggulan Rp 1 miliar per desa. Anggaran itu, rencananya bakal digunakan untuk penguatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
"Kami berharap dengan program itu, setiap desa menjalankan pemberdayaan dan penguatan ekonomi untuk warganya," tegasnya.
Sementara di tengah pandemi Covid-19, kata Astutik yang diutamakan adalah penguatan sektor pangan. Baik dari sisi pertanian, perikanan maupun perindustrian.
"Yang menjadi syarat utama itu penguatan ekonomi, terutama kekuatan ekonomi keluarga. Ini sangat penting sebagai ikhtiarkan terutama untuk 200.000 UMKM yang ada di Sidoarjo yang harus disentuh dan dikuatkan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya," tandasnya. Zak/Rik/Waw
Editor : Redaksi