Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus menggenjot pembangunan di sektor pariwisata. Bukan tanpa sebab, di sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), baik melalui devisa maupun perputaran ekonomi.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi saat Peresmian Destinasi Wisata Susur Sungai sekaligus Peresmian Cafe Kalitekung, Desa Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (27/11/2022). Turut Hadir dalam acara itu, Camat Sedati Abu Dardak, Forkopimka Sedati dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Sedati.
"Pembangunan pariwisata memiliki arti yang sangat penting ditinjau dari berbagai aspek. Dari sisi ekonomi pariwisata dan dalam beberapa tahun terakhir sektor pariwisata memberikan kontribusi terhadap PDB. Baik melalui devisa maupun perputaran ekonomi," ujar Wabup Sidoarjo, Subandi, Minggu (27/11/2022).
Selain itu, lanjut Subandi, di sektor pariwisata juga dapat membuka peluang usaha jasa pariwisata, baik langsung maupun tidak langsung. Sekaligus membuka peluang kerja. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Desa Tambakcemandi dan sekitarnya. Program Desa Wisata ini juga tidak lepas dari program Presiden RI, Joko Widodo.
"Wisata desa menjadi salah satu prioritas Presiden, terutama di Tahun 2023. Warga diarahkan untuk berwisata di desa-desa, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," jelas Subandi yang juga mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini.
Dalam kesempatan itu, Subandi mengajak seluruh elemen membantu proses pengembangan wisata. Salah satunya karang taruna. Potensi di Desa Tambakcemandi cukup besar ditambah lagi masih alami.
"Ini harus dikembangkan berkelanjutan. Tidak berhenti di sini, karena potensi lingkungan masih alami. Banyak jenis hewan dan burung ada bisa dijadikan wisata edukasi anak-anak," pintahnya.
Seusai peresmian Cafe Kalitekung, Subandi bersama Camat Sedati, Kades Tambak Cemandi dan Forkopimka berkesempatan menyusuri sungai yang rindang dengan tanaman mangrove di tepi sungai itu.
"Melihat Destinasi Wisata Susur Sungai ini saya menilai potensinya sangat besar. Kondisi alam masih alami dan sangat cocok sebagai wisata keluarga di tengah hiruk pikuk kota," ucap Subandi.
Sementara Perahu dengan kapasitas 12 penumpang menjadi moda transportasi wisata susur sungai. Dua armada perahu berwarna putih ini menjadi Bumdes Desa Tambakcemandi.
Sementara Kepala Desa (Kades) Tambakcemandi, Khoirudin berharap dengan hadirnya wisata susur sungai ini, Desa Tambakcemandi lebih dikenal masyarakat luas. Selain itu, wisata ini dapat menjadi ikon Desa Tambakcemandi.
"Dengan adanya Wisata Susur Sungai dan Cafe Kalitekung ini, semoga ke depan masyarakat Desa Tambakcemandi tambah makmur dan sejahtera," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi