Harga Naik Drastis Sekitar Rp 12.000, Petani Tembakau di Ponorogo Bernafas Lega Dibanding Tahun Sebelumnya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TEMBAKAU - Salah seorang petani tembakau Sahid asal Desa Tatung dan Sadikun asal Desa Purworejo sedang merawat jemuran tembakau dibawah teriknya matahari merasa semangat karena harga tembakau naik, Senin (31/10/2022).
TEMBAKAU - Salah seorang petani tembakau Sahid asal Desa Tatung dan Sadikun asal Desa Purworejo sedang merawat jemuran tembakau dibawah teriknya matahari merasa semangat karena harga tembakau naik, Senin (31/10/2022).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Kendati saat musim petik daun cuaca tak mendukung karena intensitas hujan cukup tinggi, namun petani tembakau di Ponorogo bernafas lega. Ini menyusul, harga tembakau rajangan kering harganya lebih naik berlipat-lipat dibanding tahun lalu.

Jika dibandingkan Tahun 2021 lalu, harga tembakau kering selisih naik Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kilogram.

"Kalau harganya saat ini Rp 37.000 hingga Rp 38.000 per kilogran untuk tembakau rajangan kering. Kalau tahun kemarin, hanya Rp 22.000 hingga Rp 25.000 per kilogram. Bahkan, tahun ini ada yang mencapai Rp 50.000 itu kalau kering dan warna kuning (super). Tapi karena banyak hujan jadi jarang tembakau yang daun petik pertama hingga petik ketiga," ujar Sahid petani tembakau asal Dusun Ponggok, Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo kepada republikjatim.com, Senin (31/10/2022).

Selain itu, lanjut Sahid jika tembakau yang ditanam bermitra dengan Pabrik Sampoerna ini umur 3 - 4 bulan sudah habis. Karena tembakau ini sudah petik yang terakhir.

"Karena banyak hujan bisa petik 5-6 kali. Ini rajangan terakhir. Untuk lahan satu kotak untuk benih dibutuh satu paket benih dengan harga Rp 300.000," ungkapnya.

Bagi Sahid benih dari perusahaan Sampoerna dan satu paket itu jika bisa tumbuh bagus benihnya bisa mencapai 8.000 batang. Sedangkan untuk satu kotak hanya butuh 6.000 batang.

"Alhandulillah tahun ini satu kotak bisa menghasilkan 11 bal (per bal rata-rata 50 kilogram). Sedangkan tahun lalu se kotak hanya menghasilkan 9 bal," tegas Sahid yang sudah turun temurun menanam tembakau ini.

Saat ini untuk wilayah Kecamatan Balong, yang menjadi lahan tanam tembakau diantaranya Desa Tatung, Sedarat dan Desa Purworejo. Bahkan, sudah terkenal menjadi sentra tembakau.

"Termasuk petani tembakau di desa kami ini, sudah menjadi petani tembakau sejak turun temurun," urainya.

Sementara petani tembakau asal Desa Purworejo, Kecamatan Balong, Sadikun mengaku jika tembakau yang dijemur adalah tembakau rajangan petik terakhir. Rata-rata masih dihargai di atas Rp 12.000 per kilogram.

"Sekarang lebih enak. Karena tidak harus memilah hati daun. Tapi langsung rajang beserta hati daunnya. Ini yang daun paking pucuk jadi biasanya murah," tandasnya. Mal/Waw

Berita Terbaru

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo, Bupati Sidoarjo,…

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…