Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menghadiri acara peresmian gedung baru kantor UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Jawa Timur di Sidoarjo. Selain dihadiri Bupati Sidoarjo, acara ini juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dirlantas Polda Jatim Forkopimda Sidoarjo, Kepala OPD Provinsi Jatim, Dirut Bank Jatim, Kabag Asuransi PT Jasa Raharja Cabang Utama Jatim, Pejabat Struktural Bapenda Jatim, Kepala UPT Bapenda Jatim dan karyawan Bapenda UPT Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapenda Jatim dan Gubernur Jatim atas atensinya untuk pembangunan UPT Pendapatan di Sidoarjo.
"Bu Gubernur Jatim sering ke Sidoarjo. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua atas nama Pemkab Sidoarjo mewakili seluruh masyarakat Sidoarjo, tentunya Bapenda Jatim sudah memfasilitasi Sidoarjo dengan baik sekali," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Rabu (27/07/2022).
Selain itu, Gus Muhdlor menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan dan pengelolaan Jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pihaknya juga menyampaikan hasil pendapatan provinsi khususnya yang berkaitan dengan samsat dan sebagainya.
"Walaupun 70/30 Kabupaten Sidoarjo fix tidak akan mengoyak-ngoyaknya. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya setiap ruas yang ada di Sidoarjo. Kalau ada jalan provinsi yang bolong pasti 1-2 hari sudah tertambal. Dari 6 ruas yang panjangnya mencapai 28 kilometer. Kami sangat apresiasi pada Provinsi Jawa Timur keberadaan UPT Pendapatan mantab sekali," tegas Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Selain itu, Gus Muhdlor menyampaikan harapannya untuk pembangunan Jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Harapan pelebaran jalan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah populasi Sidoarjo yang terus naik dan meningkat.
"Harapan kami atas nama Pemkab Sidoarjo ke depan bukan hanya panjangnya yang 28 kilometer saja, tapi lebarnya juga bertambah sedikit. Pelebaran ini agar memudahkan mobilitas masyarakat Sidoarjo mengingat populasi di Sidoarjo yang terus bertambah. Ini merupakan Pekerjaan Rumah (PR) bersama. Saya yakin bisa diselesaikan bersama-sama karena pertumbuhan penduduk yang tidak sesuai dengan pertumbuhan jalan," pintah alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan harapannya mengenai percepatan vaksinasi hewan ternak yang ada di wilayah Sidoarjo. Meksi saat ini kondisinya sedang meresmikan inovasi dari Bapenda Jatim di Sidoarjo.
"Di sisi lain, ada hal yang harus diantisipasi bersama mengenai dampak ekonomi dari lambatnya proses vaksinasi hewan ternak. Sehingga saya berharap vaksinasi hewan ternak bisa dipercepat. Apalagi, vaksinnya sudah turun ke Kabupaten/Kota. Kalau ada tim vaksinator yang kurang bisa berkomunikasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Jatim. Karena Sidoarjo menjadi daerah dengan pertumbuhan yang pesat, UKMnya juga luar biasa. Jangan sampai ada dampak dari produk hewan ternak seperti nugget dan sosis yang terdampak," paparnya.
Selain itu, Khofifah berharap UPT PPD di Sidoarjo dapat memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat Sidoarjo.
"Terima kasih atas seluruh kerja keras Bapenda Jawa Timur karena UPT PPD Sidoarjo merupakan potensi terbesar di Jawa Timur, tolong tetap dijaga. Beri layanan terbaik, bangun transparasi dan akuntabilitas terbaik. Mudah-mudahan terus bisa memberikan layanan yang terbaik," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi