Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek betonisasi ruas JL Raya Betro - Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo kembali dilanjutkan. Rencananya, betonisasi jalan utama menuju wisata Kampung Nelayan dan wisata Pemancingan Ikan Bandeng itu segera dikerjakan Tahun 2022 ini dengan total sepanjang 850 meter.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan pengerjaan betonisasi akan dimulai sekitar akhir Juni atau paling lambat Juli Tahun 2022. Pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Sedati timur itu masuk dalam skala prioritas Pemkab Sidoarjo.
"Kami sudah memproyeksikan sepanjang JL Raya Betro - Kalanganyar akan dibeton untuk memperlancar akses ekonomi di wilayah Sedati timur. Karena kawasan itu, sudah menjadi kawasan ekonomi wisata. Pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap. Targetnya akan dibeton sampai Kalanganyar," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini saat Gowes sambil sidak jalan rusak di Betro - Kalanganyar, Sabtu (04/06/2022).
Jalur utama menuju Kampung Nelayan Desa Kalanganyar, kata Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini sekarang sudah menjadi kawasan wisata. Khususnya wisata pemancingan. Selain itu, desa paling ujung timur Sidoarjo utara itu juga menyimpan potensi wisata alam. Yakni wisata mangroove yang bisa dikembangkan.
"Karena itu, pembangunan di kawasan Kampung Nelayan ini masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur. Terutama program betonisasi. Kami sekarang tengah meningkatkan infrastruktur jalannya terlebih dulu selanjutnya akan fokus pada pengembangan obyek wisatanya," ungkapnya.
Desa Kalanganyar dan desa sekitarnya, kata Gus Muhdlor seperti Desa Cemandi merupakan kawasan Kampung Nelayan. Selama ini program peningkatan infrastruktur dan pengembangan obyek wisatanya belum tergarap dengan maksimal. Karena itu, Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini, ingin kedua desa itu dikembangkan menjadi obyek wisata Kampung Nelayan dengan memberdayakan BUMDes - BUMDes yang ada.
"Desa Kalanganyar ini termasuk desa nelayan dan sudah menjadi obyek wisata bagi para penghobi mancing. Khususnya mancing ikan bandeng. Nanti bisa dikembangkan lagi. Seperti wisata mangroove bisa digarap. BUMDes juga dikembangkan lagi karena potensi ekonomi desanya cukup tinggi. Yang penting infrastruktur jalannya dulu yang dibenahi," tegas putra KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo ini.
Sementara Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Rizal Asnan mengaku pihaknya sudah selesai lelang dan sudah penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) proyek betonisasi JL Raya Betro - Kalanganyar. Dia berjanji dalam waktu dekat akan dimulai pengerjaannya.
"Kalau tidak molor sekitar dua minggu lagi jalan rusak ruas Betro - Kalanganyar mulai dibeton. Panjangnya sekitar 850 meter. Betonisasi akan dilanjutkan lagi tahun depan seperti yang diperintahkan Pak Bupati. Selain proyek betonisasi 17 titik dengan panjang sekitar 21 kilometer, tahun ini Dinas PUBM dan SDA akan mengerjakan proyek pemeliharaan jalan di 68 titik yang tersebar di 18 kecamatan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi